She is My Dea (Mengejar Istri Gila)

She is My Dea (Mengejar Istri Gila)
mimpinya Midea


__ADS_3

# wellcome back readers. Selamat menikmati episode kali ini ya???.


"bunda". Panggil Dean.


Midea mendengar suara yang sangat ia kenal memanggil dengan sebutan bunda pada nya ia langsung membalikkan tubuhnya untuk memastikan pendengarannya.


"Dee". Panggil Midea saat melihat putranya tersenyum mendekatinya.


"Dee". Midea memanggilnya kembali seraya tersenyum senang.


Ia membuka kedua tangannya lebar lebar untuk memeluk tubuh yang sangat ia rindukan. Betapa bahagianya Midea saat Dean selangkah lagi akan berada dalam pelukannya.


"Dee". Suara seseorang dari arah lain memanggil nya.


langkah Dean terhenti saat suara laki laki memanggilnya kembali. Midea terhenyak saat Dean mulai mengarahkan netranya ke arah suara tersebut.


"Dee. Sini sama bunda". Panggil Dea mulai takut.


Tetapi Dean hanya bergeming. Ia menatap bingung pada suara suara yang memanggil nya.


"Dee". Suara laki laki itu memanggil putranya kembali.


Dean memalingkan wajahnya pada suara yang memanggilnya barusan.


"Dee. Sini sama Daddy". Panggil laki laki tersebut yang ternyata adalah suami paksanya sendiri.


"Dee. Sini sama bunda aja". Dea memanggil Dean kembali yang mulai tampak goyah karena mulai bermunculan seluruh keluarga Justin yang berusaha menarik perhatian putranya.


"Dee. Ayo sini sayang". Seluruh anggota keluarga Justin berhasil menarik perhatian putranya.


Dean berbalik arah menghadap mereka. Senyum sumringah menghiasi wajah mereka semua, terlebih Justin. Midea berusaha mencegah Dean pergi tetapi tangannya terlambat sedetik saja menggapai tubuh Dean.


Dean telah berjalan menuju Daddynya. Dea merasa ada batu yang menghimpit dadanya tiba tiba tatkala ia melihat Dean masuk ke dalam pelukan Daddynya.


"Dee". Panggilnya kembali


Tetapi Dean tak perduli malah ia sudah terlihat merasa nyaman dalam pelukan sang Daddynya. saat Justin membawa Dean pergi disitulah Dea berteriak memanggil putranya kembali.


"Dee". Panggilnya kencang.


"Dee". Teriaknya semakin kencang seraya mencoba meraih tubuh anaknya yang di bawa pergi.


Dea mencoba mengejar meskipun nafasnya terasa berat dan sesak. Saat Dea mencoba mengejar Justin yang membawa anaknya pergi, saat itu juga Sayup sayup terdengar suara beberapa orang yang memanggilnya untuk tenang.

__ADS_1


"tambahkan oxygennya. Suntikkan sedikit penenang. Cukup persekian mili ya". Suara seorang laki laki yang tak Dea kenali memerintahkan untuk melakukan tindakan medis padanya.


Ia membuka perlahan matanya dan terlihatlah beberapa orang yang berpakaian serba putih. Midea teringat saat dirinya di masukkan ke dalam rumah sakit jiwa untuk pertama kalinya. hari itu adalah sama persis seperti yang terjadi di hari ini.


"ga. Jangan lakukan apa pun terhadapku". Bathin Midea seraya memberontakkan tubuh dan kakinya.


Tetapi saat ini Midea benar benar merasakan sesak yang luar biasa. ia mencoba meraup oxygen sedalam dalamnya dengan membuka lebar lebar mulutnya meskipun kini selang oxygen berada di hidungnya. Tetapi tetap saja ia tidak bisa bernafas dan semakin sulitlah Dea bernafas tatkala ia melihat seorang perawat menyuntikkan sesuatu ke botol infus yang berhubungan dengan selang infusnya.


Midea yakin jika itu adalah obat penenang yang sama di berikan saat dia berada di rumah sakit jiwa dulu.


Dea berusaha berontak tetapi percuma. Netra Dea mulai terasa berat dan semakin berat seiring oxygen yang telah mengalir bebas dan masuk ke melalui rongga hidungnya serta membebaskan paru parunya dari himpitan yang terasa berat tadinya.


Midea bisa mengatur nafasnya kembali seiring kelopak matanya yang mulai menutup. Samar ia melihat seseorang menatap dirinya dari balik jendela kaca ruangan di mana dirinya di tempatkan.


Midea akhirnya pun tertidur untuk jangka waktu yang telah di tetapkan melalui dosis obat yang sudah di atur oleh Dokter yang menangani Dea.


...----------------...


Saat Retha mengantar Arjun hingga ke parkiran muncullah mobil milik Satria masuk ke halaman rumah sakit. Satria keluar dari mobilnya dan bergegas menyusul sang istri di dalam.


"bang". Panggil Retha saat Satria mau melewati mereka.


"sini". Panggil Retha seraya melambaikan tamgannya.


"gimana keadaan Dea?" tanya Satria kepada mereka berdua.


"entahlah bang. Mungkin Retha bisa menjelaskannya nanti sama abang mengenai apa yang Dokter sampaikan mengenai sakitnya Dea". Sahut Arjun.


"parah dek?". Tanya Satria penasaran.


"hmmmm...Dokter bilang karena selama ini kita lalai. Seharusnya Dea selalu di bawa terapi dengan frekuensi yang teratur bang". Sahut Retha.


"mumpung bang Satria ada di sini. abang coba ngomong sama Dokternya lah mengenai si Dea. Karena kalau aku liat pun si Midea itu memamg butuh therapy bang". Timpal Arjun.


"abang coba ngomong nanti". sahut Satria.


lalu Arjun pun berpamitan pulang lantaran ia mendapatkan kabar dari anak buahnya bahwa malam ini ada orderan party di taman belakang dari Cafe n Restonya Arjun.


Retha langsung mengiyakan demi kemajuan kafe dari temannya itu. Setelah Arjun pergi barulah Retha mengajak Satria menemui Dea yang masih tidur dengan pulasnya.


...----------------...


Sagita masih terngiang soal penjelasan tentang keluarga Jasminka dari teman kuliah nya yang sebagai anggota Bem di masa itu.

__ADS_1


"sudahlah Git. Ngapain pulak kau ungkit ungkit lagi masalah kematian si Jasmine. Kasian dia. Biarlah dia tenang sama mama dan papanya di sana".


"kau itu sok tau lah. memangnya dia itu dulunya anak yatim apa?". Gita mulai protes.


"ya aku tak tau. Karena waktu itu berdasarkan data mahasiswa tahun masuknya si Jasmine.di lihat dari status dalam kartu keluarganya. mamanya almarhum kan memang single parent". Sahut temannya dari balik telpon.


"eh Git. Kalau kau mau kepoin. Kau kepoin saja itu tu perempuan yang ngaku ngaku sebagai Jasmine. si Midea Hasxander". Sarannya kepada Gita.


" Ahh sudahlah pusing aku kalau mikirin kasus orang yang udah mati. Sudah ya aku mau nyetor dulu. Kebelet kali ini". sambungan telepon terputus dengan Sagita yang masih memendam tanya.


Sagita mencoba mengetikkan sebuah nama dari Midea Hasxander. Tak butuh waktu lama mbah google memberitahu perihal siapa itu Midea Hasxander yang sebenarnya.


Sagita awalnya memang sedikit terhenyak karena membaca kisah kehidupan masa lalu Midea yang tak ada bagus bagusnya. Di tambah foto foto syur dari Midea terpampang jelas memenuhi galeri foto di segala laman sosial dan website.


"sungguh sangat bertolak belakang dengan kehidupan Jasmine". Gumam Gita pelan.


ting. Sebuah notifikasi pesan masuk ke ponselnya yang memberitahukan bahwa malam ini adalah perkumpulan beberapa lawyer di kota itu sebagai bentuk reuni dan juga saling bertukar pikiran dalam menangani kasus.


Hal ini mereka lakukan demi menunjang karir mereka bersama sesama para lawyer yang memilih mandiri tanpa ada keterikatan kontrak kerja sama sekali melalui perusahaan perusahaan yang meminta bekerja sama dengan mereka.


"Git. Kita ngumpul di CR nya Arjun ya". Seorang lawyer dari satu tingkat di atasnya men chatnya.


"oke". Balas Gita.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hallo readers khususnya yang baru singgah ni. aku mohon di baca ya hingga tuntas. Jangan di boom like. Karena bisa menurunkan performa karyaku. Jadi aku mohon readers yang baik. Di baca hingga akhir. Bukan di like tanpa di baca . Oke readers. Terima kasih ya buat dukungannya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hai readers...mohon dukungannya kembali untuk novel keduaku ini dengan memberi like, vote, poin, fav, dan share link nya.


Dan jangan lupa ya buat mem Follow akun ku ya readers


Di ig Hazhilka


Di NT Hazhilka279


#Hazhilka


ig Zhil olshop


Terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2