
# wellcome back my readers yang super duper caem dan cuakep. Selamat menikmati episode kali ini ya???.
Justin masih saja merasa betah di kamar pribadinya di temani Diary Midea yang masih saja terselip rasa penasaran akan kehidupan Midea selama ini.
Melalui diary Midea, Justin juga mengetahui jika Dea merencanakan balas dendam karena kekecewaan yang di alaminya. bahkan Justin juga baru tau bahwa uang yang Dea tarik dalam jumlah besar di platinum card yang sengaja ia tinggalkan untuk Dea di malam itu hanya untuk membeli bahan bahan kimia dalam jumlah besar.
Yah Justin teringat jika satu malam bersama Dea saat itu adalah di mana seorang Midea telah gagal menjalankan misinya karena terjebak oleh sistuasi yang tanpa sengaja di buat oleh seseorang yang bernama olif syahlan.
lalu Justin kembali membaca lembaran baru tentang Midea yang di mana ia merencana kan kembali aksinya di pesta ulang tahun perusahaan.
Kini Semua terlintas jelas di benak Justin saat peristiwa Namira celaka karena Dea yang dengan sengaja meracuni lotion milik Namira di ruang kamar pribadinya saat mereka berada di kantor cabang bandung.
Sampai di sini terdapat banyak jeda tanggal dari tanggal perencanaan Dea untuk menghancurkan perusahaan hingga tanggal lembaran baru di mana Midea menuliskan jika di tanggal itu ia keluar dari rumah sakit jiwa.
Memory Justin kembali ke masa empat tahun lalu di mana setelah penangkapan Midea karena perbuatannya terhadap Namira dan perusahaan nya.
ia ingat saat detik detik Midea mulai merasa mulai terbakar gairah akibat obat perangsang yang Dea ciptakan sendiri untuk mencelaka kan Namira. Beruntung ia bisa menyelamat kan Namira saat itu. Jika saja ia dan Alan terlambat sedikit saja entah rasa trauma apa yang akan di alami istri kecilnya itu.
Disini Justin merasa kesal memang jika mengingat perbuatan Midea yang sangat keterlaluan. Karena itu Justin dngan sengaja menyemprotkan obat perangsang hasil dari ciptaan Midea untuk membalas perbuatan Midea dengan melakukan hal yang sama terhadap perempuan itu.
Justin sengaja menyerahkan Midea yang sudah terbakar gairah saat itu ke pada beberapa laki laki yang menjadi bodyguard nya untuk menuntaskan hasrat perempuan itu. Saat itu Justin berfikir bahwa apa yang di lakukannya sudah benar jika mata harus di balas mata, tubuh harus di balas tubuh. Begitu pun untuk Midea yang telah berani menyentuh istri yang ia cintai saat itu.
Justin dengan sengaja meninggalkan dan membiarkan Midea untuk dicicipi tubuhnya beramai ramai oleh para bodyguard nya. Saat itu Ia dengan bebas melenggang santai dan tersenyum sinis saat sudah merasa puas atas apa yang ia lakukan terhadap Midea sebagai hukuman.
Tapi braaakk....tiba tiba di benaknya muncul memori kelam di malam Midea jatuh tepat di atas atap mobilnya dengan tubuh bersimbah darah serta nafas Midea yang terlihat tersengal sengal. Sontak nafas Justin memburu saat teringat Midea menatap memohon pada Justin dengan jarak yang beberapa langkah saja dari hadapannya.
__ADS_1
Justin melihat mata Midea perlahan menutup dengan bibir yang sedikit bergerak gerak menyebutkan sesuatu entah apa itu. Tapi Justin berfikir mungkin itu adalah kalimat permohonan tolong.
Justin bergeming sesaat dengan hati yang kini di lingkupi rasa penyesalan saat ia mendengar ceritanya Alan bahwa Midea dengan sengaja menjatuhkan dirinya dari lantai tiga setelah ia bersusah payah memecahkan kaca jendela. Ia teringat bagaimana dirinya di lingkupi rasa cemas saat melarikan Dea ke rumah sakit terdekat di kota itu.
Justin juga ingat saat Midea sempat kritis beberapa jam. Dan ia juga ingat saat harus membawa Dea untuk di rawat di rumah sakit jiwa karena memiliki riwayat penyakit ketidak stabilan emosi.
Justin juga ingat bagaimana seorang Midea bisa melarikan diri dari rumah sakit jiwa dengan segala akal yang di miliki nya yang dapat menyusahkan hidup seorang supir taxi yang tinggal di kota tersebut. Dan akhirnya Justinlah yang harus membayar penalti dan kompensasi terhadap seorang supir yang menjadi salah satu korban nya Midea.
Justin terus membaca rencana rencana nya Midea untuk membalas kan dendam pada dirinya dan keluarganya. Hingga ia sempat menarik kecil sudut bibirnya saat Justin membaca tentang Midea menyimpan ketertarikan pada putri kecilnya saat itu.
" seandainya aku di kasih kesempatan untuk hamil dan memiliki bayi Secantik bayi mereka mungkin aku akan berhenti mengejar dan mengerjai mereka".
fikiran Justin menerawang ke hasil rekaman cctv yang ia lihat saat memeriksakan rekaman ccttv di kamarnya Keyra saat itu. Justin memang melihat bagaimana seorang Midea berlaku manis pada babynya saat itu. Sebenarnya yang membuat Keyra menangis adalah karena suara mamanya yang menggelegar meneriaki Dea sehingga baby Keyra menangis saat itu.
Justin juga membaca bagaimana usaha Midea menyamar sebagai laki laki dan hampir saja tertangkap di bandara karena ingin mencelakakan Justin dan keluarga nya kembali. Disini Midea juga menulis saat ia terpaksa menjual mobil mewah satu satunya yang tinggal hasil dari kerjanya selama ini karena terjebak situasi di kejar oleh bodyguard nya Justin. Maka Midea harus terpaksa menjual mobil tersebut.
Justin ingat bagaimana ia memblokir seluruh akun Midea. agar perempuan itu memuncul kan dirinya dan membuat aksi baru karena tidak memiliki uang.
ada satu hal dalam tulisan tangan Midea yang Justin tersenyum geli yakni saat Midea mendengar percakapan dirinya dan Namira yang mesra di telpon. Justin tersenyum geli saat ia menulis kan kata kata kejengkelan nya
"cih. najis gue dengarnya. sok mesra, sok merasa paling romantis."
"sayang sayang kepala loe peyang. habis cinta lu gue tendang. terus melayang deh".
Lalu Justin tertawa kecil saat Dea menuliskan dengan hati yang mendongkol karena sudah ketauan oleh Justin memasang sebuah alat penyadap di kamar Justin.
__ADS_1
"Brengsek..brengsek....kok bisa ketauan sihhhhh?????. Bodoh..bodoh...bodoh..."
"ha..ha..ha...ha....ha...Midea..Midea..". Kekeh Justin setelah membaca kata kata umpatan Dea untuk dirinya sendiri serta mengingat momen saat ia mendapati alat penyadap di kamarnya.
rasa penasaran Justin pada buku diary Midea semakin kuat. Ia terus membaca ke lembaran berikutnya di mana ia menyusun kembali rencana untuk mencegah agar bisa melolos kan diri dari jebakan Justin nantinya.
...----------------...
Next chap..
Perasaan Justin yang melunak dalam menatap Midea
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Mohon dukungannya untuk novel keduaku ya readers dengan memberikan like, vote, komen dan favoritnya. dan share linknya ya readers yang caem.
terimakasih
Follow my ig
Hazhilka279
#Hazhilka
__ADS_1