
# wellcome back readers. Selamat menikmati kembali episode kali ini ya???.
Di sebuah kafe dan Resto milik Arjun para lawyer yang memiliki satu visi dan misi sedang berbincang bincang santai dan saling bertukar fikiran dalam menangani sebuah kasus.
Sementara Arjun dan para chef lainnya sedang sibuk melayani pesanan yang datang. Malam ini adalah malam minggu. Malam yang di jadikan ajang bertemu para jomblo atau pun para pasangan yang telah membuat janji temu untuk memadu rindu, entah itu hanya sekedar mengobrol santai atau pun membuat rencana rencana baru ditemani sajian berbagai menu dari chef Arjun Sajjad yang di kenal si jomblo tampan nan elegan.
Dari sekian banyaknya para pengunjung wanita dan anak remaja yang terpesona oleh ketampanan pemilik dan juga sebagai chef dari cafe dan Resto Arjun tersebut hanya Sagita yang tak perduli pada apa yang mereka obrolkan tentang Arjun.
Sorak riuh menggema tatkala Arjun keluar mengeluarkan cemilan yang di buatnya untuk mereka yang khusus berulang tahun di malam ini.
"thank you kak Arjun". ucap dari gadis yang berusia tujuh belas tahun itu.
Sementara Sagita yang tampak asyik menjelaskan tentang kasus napi yang sulit mendapatkan perawatan intensif untuk penyakit kronisnya tampak kesal karena di cuekin oleh teman temannya.
"hai guys. Hallo". tegur Gita saat tak satu pun yang perduli pada tegurannya.
Ia melihat Teman temannya itu sedang asyik memperhatikan sesuatu yang berada di belakang dirinya.
"kalian lihat apaan sih.?". Tanyanya penasaran yang melihat teman temannya pada tersenyum senyum dan terkekeh geli pada sesuatu yang berada di belakangnya.
"tuh lihat". titah salah satu temannya Sagita.
Ia pun mengikuti yang di perintahkan oleh temannya itu. Ia memang melihat seorang lelaki tampan dan seorang gadis cantik yang sedang berdiri sejajar tengah tersipu malu menerima bingkisan cemilan yang di buat khusus untuknya di malam ini.
Sementara teman teman si gadis begitu antusias menggoda mereka berdua. Si gadis memang tampak merona sedangkan si pria hanya tersenyum lebar menampakkan deretan giginya yang putih bersih.
"kau tau tidak. Itu yang cowok sebenarnya adek leting kita dari alumni yang sama. Udah Keren kali dia sekarang". Celoteh salah satu kawan perempuannya yang lain.
"masa sih?". Tanya Gita tak percaya.
"iya Git. Itu si Arjun. Yang satu tahun letingnya di bawah kita. Cuma dia itu jurusannya sama kayak si Jasmine. Dan memang pun salah satu Kawannya si Jasmine". Timpal kawannya yang lain.pp
"Arjun. Jasmine". desis Gita pelan.
Ia pun memalingkan netranya menatap kembali pria jomblo yang di sebut sebut tampan itu dengan seksama. Gita mencoba membuka kembali memorinya tentang siapa saja temannya Jasmine kala itu.
Gita mengernyitkan dahinya saat memperhati kan wajah Arjun yang tak asing baginya.
__ADS_1
"bukankah pria ini yang tadi pagi aku temui saat berada di ruang praktek Dokter master?".bathin Gita.
"ada hubungan apakah mereka bertiga?". Gita bertanya di hatinya.
"Arjun, Jasmine dan Midea". Desisnya pelan seraya menarik kecil sudut bibirnya.
Jika para wanita dan gadis remaja memandang takjub pada Arjun maka hal ini sungguh jauh berbeda pada pandangan seorang Sagita. Di otaknya mulai bermunculan ide dan misi baru untuk menuntaskan rasa penasarannya itu.
" I Get it". Gumamnya di hati seraya terus menatap si jomblo tampan.
Gita tersenyum saat mendapatkan misi terbaru di weekend ini.
...----------------...
Sesuai dengan janjinya malam ini, Rendy membawa mama dan tante Alma jalan jalan serta menghabiskan malam untuk membuat kedua wanita cantik yang ia hormati itu bahagia selama tante Alma berada di sini.
"gimana uni?". Makanan disini masih enak kan. Ga kalah sama makanan di daerah padang". tanya mama Rendy memastikan pada tamu istimewanya itu.
"iyo. Terima kasih sudah di bawa ke tempat yang mewah begini. Seharusnya tak usah sampai begini. Ambo ini di ajak makan di warteg pinggir jalan sajo udah okey uni". Ujar Alma.
"ah uni. Mana bisa begitu ya kan Ren?". Protes mama Rendy.
"betul tu". Timpal mama Rendy menyetujui pendapat putranya.
Setelah Puas makan dan jalan jalan di malam ini. Alma mengajak mereka pulang karena sudah merasa lelah. Ibu dan anak itu pun mengikuti permintaan tamunya.
Selama dalam perjalanan pulang kerumah orang tuanya Rendy yang melewati sebuah rumah sakit di mana dulunya Dea dirawat saat tiba tiba penyakitnya kumat. Seketika itu juga Alma jadi teringat saat bagaimana Dea yang tiba tiba sakit.
Dan akhirnya tanpa ada yang tau jika Alma kembali galau karena memikirkan Midea.
Sementara Retha dan Satria masih menunggu di luar dari ruang intensif tersebut. Satria sendiri masih menunggu respon dari Justin tentang pesan yang ia sampaikan pada abang sepupunya.
"belum di jawab bang?". Tanya Retha ke suaminya.
"belum. Mungkin lagi sibuk. Karena tadi katanya waktu di zoom meeting lagi ada customer yang mau beli dalam jumlah yang banyak". Jelas Satria.
Retha hanya tersenyum. sementara Satria tersenyum galau karena harus menghabiskan weekendnya di rumah sakit menemani Retha yang masih khawatir akan Dea.
__ADS_1
...----------------...
Setelah memakan cookies hasil buatannya Dean terihat mulai lelah. Apa lagi sekitar lima belas menit yang lalu bocah itu sudah di beri obat oleh Mona setelah ia berhasil menyuapi Dee satu suap sop dengan nasi ke mulut sang cucu.
Justin segera menggendong bocah tersebut ke pangkuannya lalu mengelus elus lembut punggung bocah laki laki tersebut. Hingga akhirnya bocah tampan itu pun tertidur dengan bahu Justin sebagai bantalannya.
Justin membawa putranya itu ke kamar yang bertemakan robotic itu dan membaringkan pelan di atas ranjang yang cukup besar bagi seorang anak sekecil Dean
"unda....". Panggil Dean dalam igauannya.
Justin kembali menepuk nepuk paha Dean pelan agar putranya yang kurang sehat itu bisa kembali tidur dengan tenang.
"have a nice dream my son. Daddy love you". ucapnya pelan saat Dean sudah tertidur pulas.
Justin mengecup pelan kening sang putra yang masih hangat itu lalu membenarkan letak selimut putranya. Ia tersenyum menatap putranya. Ada sedikit rasa lega di hatinya karena weekend ini sang putra sudah sedikit ceria karena idenya Keyra.
"terima kasih putriku sayang". Ucapnya tulus di hatinya.
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hallo readers khususnya yang baru singgah ni. aku mohon di baca ya hingga tuntas. Jangan di boom like. Karena bisa menurunkan performa karyaku. Jadi aku mohon readers yang baik. Di baca hingga akhir. Bukan di like tanpa di baca . Oke readers. Terima kasih ya buat dukungannya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hai readers...mohon dukungannya kembali untuk novel keduaku ini dengan memberi like, vote, poin, fav, dan share link nya.
Dan jangan lupa ya buat mem Follow akun ku ya readers
Di ig Hazhilka
Di NT Hazhilka279
#Hazhilka
ig Zhil olshop
__ADS_1
Terima kasih.