WANT TO MARRY YOU

WANT TO MARRY YOU
TERKUAKNYA RAHASIA JANE


__ADS_3

DARI SEDAYU ~JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI


\~\~\~\~\~


“Itu yang dia lakukan saat menjebakku untuk menjadi dekat dengannya. Entah bagaimana kami bertemu di lobby rumah sakit, dia bilang habis keguguran anak Joseph. Namun dia tidak bersedih karena memang tak ingin terus berhubungan dengan Joseph yang sangat possessive. Dia cerita walau sedih kehilangan bayi yang dia harapkan tapi ada sedikit rasa bersyukur karena tak harus terbebani dengan keterikatan dengan Joseph sebagai bapak biologis bayi yang dia kandung!”


“Aku mulai menghiburnya saat dia sedih teringat bayi itu. Awalnya aku juga tak pernah ingin berhubungan dekat dengannya. Namun suatu malam hujan deras, kami mabuk di club dan kami melakukan hubungan pertama kali di kamar apartemen ku.”


“Sejak itu kami sering melakukannya atas dasar kesadaran hingga Joseph memberitahuku rahasia tentangnya” lanjut Charles.


“Wait,” Putra mencoba mengingat sesuatu “Aku pernah mengalami nasib yang sama denganmu, hanya saat kejadian itu tidak hujan,” kata Putra.


“Kalau tujuh tahun lalu kau sudah ada di Indonesia, artinya dia sengaja mencari korban lain saat kau menendangnya.”


“Dua tahun sebelum kepulanganku atau tepatnya 7,5 tahun lalu aku pernah One Night Stand dengannya. Namun keesokan paginya aku memberinya ultimatum untuk jangan pernah menemuiku.”


“Walau berkali-kali dia berupaya mengejarku tapi aku selalu menghindar karena aku pikir dia masih bersama Joseph. Aku tak ingin merusak persahabatanku dengan Joseph,” ulas Putra.


“Ya, 7,5 tahun lalu dia sudah aku tendang maka dia mencari mangsa baru,” jawab Charles.


“Untuk apa dia mencari mangsa?” tanya Putra bingung.


“Dia butuh dinikahi oleh orang yang bukan dari Inggris agar bisa ganti kewarganegaraan. Dia adalah pengedar narkoba, itu sebabnya kita pernah mabuk dan bisa ONS dengannya. Saat itu dia menjebak kita, tentu saja dia tidak mabuk,” jelas Charles.


“Oh my God, tidak salah feeling istriku bahwa Jane perempuan ular, karena istriku jelas-jelas mendengar Jane mengatakan sangat senang pernah punya masa indah denganku dan dia sangat menyukai saat kebersamaan kami.” Putra mengingat kalau Ririen curiga pada Jane. Tapi saat itu Putra masih berpikir positive. Dia malah mengatakan Ririen salah menilai kalimat Jane.


“Saat itu aku berkilah maksud Jane dengan masa indah adalah masa-masa indah saat aku serta Joseph bersahabat dan dia menjadi kekasih Joseph. Betapa naifnya aku hingga tidak menangkap arti sebenarnya dari rayuan Jane saat itu. Dan istriku juga marah besar karena Jane meninggalkan pesan pada putraku agar aku segera menghubunginya,” sesal Putra.


Untung saja dia bisa menyelamatkan rumah tangganya. Putra tak bisa  membayangkan bila Ririen tetap bersikap sesuai keputusannya saat itu, yaitu tetap berada disisinya hanya demi anak-anak. Tapi tidak akan menjadi istri sebenarnya. Hanya istri di depan banyak orang.

__ADS_1


Putra langsung lemas membayangkan bila hal itu terjadi. Putra trauma ditinggal. Dan tak pernah terbayangkan bila yang meninggalkannya adalah belahan jiwanya.


“Are you ok?” tanya Charles melihat Putra yang menjadi sangat pucat.


“Aku sangat tidak baik-baik saja,” jawab Putra lemas dan mulai keluar keringat dingin.


“Ada yang bisa menjemputmu, sopirmu?” tanya Charles, karena dia melihat Putra sudah sangat pucat.


“Tidak, aku akan meminta istriku saja. Aku lebih nyaman bila dia yang membantuku saat ini,” jawab Putra sambil meraih ponselnya.


“Help me please Mom,” kata Putra begitu sambungan telepon diangkat oleh Ririen.


“Kamu kenapa Dadd? Kamu di mana?” cecar Ririen yang langsung panik.


“Jemput aku di food court Malioboro mall, jangan bawa mobil karena Daddy enggak bisa stir mobil Daddy,” pinta Putra lirih.


“Daddy sabar ya, Daddy tau kan manggil taxi dari rumah kita ‘tu sulit. Mommy segera datang. Daddy tenang ya, Mommy tutup teleponnya dan segera berangkat. I love you Honey,” bujuk Ririen.


Memanggil taxi dan menunggunya datang sampai Sedayu itu membutuhkan waktu sedikitnya satu jam, Ririen memutuskan meminta satpam di rumahnya untuk ikut dengannya dan nanti membawa pulang mobilnya sedang dia akan membawa pulang mobil Putra.


***


Ririen menghubungi Putra begitu dia sudah di Malioboro mall menuju lantai atas tempat food court. Dilihatnya suaminya pucat duduk lemas ditemani seorang pria bule. Ririen berkenalan dengan Charles. Dari pria bule itu Ririen mendengar awalnya mengapa suaminya sangat shock seperti sekarang.


Ririen tak menyangka Putra sampai segitu ketakutannya bila dia sampai kejebak Jane dan membuat Ririen meninggalkannya.


Putra pernah trauma saat mengetahui Ayu selingkuh padahal menurut Putra yang dia rasakan ke Ayu itu bukan cinta, hanya perasaan suka anak ABG. Tidak seperti cintanya pada Ririen.


Putra ingat, dalam kamus hidup Ririen tidak ada kata maaf bagi seorang yang selingkuh. Bila empat tahun lalu Jane berhasil menjebaknya dan Ririen menganggapnya selingkuh, dia bisa memastikan Ririen akan membuangnya. Bayangan akan berpisah dengan Ririen ini lah yang membuat keadaan Putra seperti sekarang.

__ADS_1


Ririen memeluk suaminya erat dan menciumi pipi serta keningnya. Namun hal itu menambah depresi Putra dan membuatnya pingsan.


Charles meminta beberapa orang laki-laki membantunya untuk membawa Putra ke mobil dan Ririen membawanya ke rumah sakit terdekat yaitu rumah sakit PKU Muhamaddiyah.


Dokter menyarankan Putra dirawat untuk meredakan depresinya. Ririen langsung menghubungi pak Galih dan ibunya untuk membantu menjaga anak-anak karena dia akan selalu berada disisi Putra.


Malamnya A’ Gilar dan pak Galih sudah berada di rumah sakit, dari bandara mereka tidak mampir ke rumah dulu. Mama belum bisa meluncur karena belum ada yang bisa diminta menjaga Anjas. Sedang ibu akan datang besok pagi karena tidak dapat tiket malam ini.


“Naluri perempuan mah enggak bisa ditipu,” omel mama saat tadi sore menyiapkan baju suaminya, dia ingat waktu itu sampai ngancam akan melabrak Jane bila Ririen sampai terluka hatinya.


***


Pak Galih dan A’ Gilar langsung menemui Ririen yang masih ditemani Charles saat Putra yang belum sadar mengigau keras. “Mom, please don’t leave me. Please don’t ever leave me. Mom……” ceracau Putra sambil tangannya menggapai seakan memanggil orang yang pergi untuk tetap disisinya.


“Pa…,” Ririen menangis dipelukan mertuanya, sementara A’ Gilar menepuk-nepuk lengan Putra berupaya menenangkan adiknya setelah dia memencet bell untuk memanggil dokter.


“Alam bawah sadarnya sangat ketakutan, saya tidak tahu apa yang telah terjadi pada bapak Putra ini. Saya sudah tambahkan obat suntik agar dia tenang malam ini. Saran saya yang menjaga malam ini cukup satu orang saja, karena saya jamin pasien tidak akan sadar hingga besok pagi,” demikian keterangan dokter jaga yang baru saja masuk saat A’ Gilar memanggilnya.


\===========================================


SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL NOVEL  TELL LAURA I LOVE HER  YOK!



Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa


YANKTIE  mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya

__ADS_1


Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta


__ADS_2