WANT TO MARRY YOU

WANT TO MARRY YOU
HIIIIYY


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




 "Kayaknya harus beli buat bawa pulang nih Mom. Dipanasin pas belajar tengah malam," Fajri memberi usulan. Putra keduanya ini senang ngemil makanan seperti ini tapi susah makan nasi. Persis seperti daddynya.



"Beli Bang. Pisah bumbu dan jeruk nggak usah di belah," Ririen jadi ingat kala awal hamil si kembar dan dia menangis tengah malam karena mengira Putra tak membolehkan dia makan siomay.



Fajri memanggil pegawai kedai dan menuliskan pesanan tambahan mereka termasuk tambahan uli yang Ririen minta karena terpikir bikin uli bakar itu.


\*\*\* 



"Koq udah sampe rumah Mas?" Ririen memberi salim pada suaminya yang sudah di rumah dan sudah ganti baju rumah.



"Tadi ada permintaan pertemuan dadakan dari konsumen. Dia bilang daerah Wirobrajan. Jadi daddy ajak ketemuan di cafe depan supermarket bahan bangunan kita."



"Lalu calon konsumen itu ngajak Mas ke kamar temat dia nginap karena dia bilang bagan yang dia inginkan tertinggal di kamar."



"Mas enggak mikir buruk. Namanya dia pendatang dari Lampung dan baru mau tinggal disini wajar kalau dia menginap di hotel." 



"Yang enggak wajar itu saat dikamar dia meluk Mas dan bilang suka. Hiiiyyy …."



"Mas langsung malas balik ke kantor. Mending mandi biar bekas pelukannya hilang!"



Ririen mau marah tapi pengen ngakak melihat ekspresi suaminya yang sepertinya masih merasa ji-jik mengingat kejadian tadi.

__ADS_1



Akhirnya dia tinggal suaminya ke kamar mandi sambil tersenyum geli sendiri.


\*\*\*



"Mom, Dadd, Mas mau bicara," Fajar akhirnya meminta waktu pada kedua orang tuanya. Mereka duduk di gazebo belakang rumah. Tiga gadis kecil telah tidur.



Ririen baru saja membawakan wedang uwuh dan uli bakar buatanny



![](contribute/fiction/5867678/markdown/10636434/1673934132283.jpg)



"Kenapa?" Tanya Putra lembut. Sementara Fajri masih sibuk membaca buku tentang bangunan bersejarah. Tapi tetap konsen mendengarkan percakapan kakaknya dan kedua orang tua mereka.



"Mas mau …," Fajar menjeda kalimatnya. Dia takut dianggap belum saatnya.




Sementara Fajar malah memandangi Fajri seakan minta bantu support.



"Bilang aja Mas. Mau nikah? Minta dilamarin?" Fajri yang mengerti kakaknya minta bantu langsung mengatakan apa yang terlintas dalam benaknya.



"Apa? Kamu udah mau nikah Mas?" Ririen lemas. Bagaimana mungkin lelaki kecilnya itu sudah ingin menikah di usia yang masih sangat belia?



Apakah darah Ricky kembali mendominasi sehingga diumur yang belum sampai dua dekade Fajar sudah ingin menikah?



Kalau anak perempuan mungkin Ririen akan izinkan. Tapi Fajar adalah anak lelaki walau telah lulus S1.

__ADS_1



'Kenapa anak-anak nurun daddynya? Dulu Mas juga kan naksir aku saat dia baru 20 tahun dan aku hampir 26 tahun,' pikiran Ririen kembali ke masa Putra mengejar cintanya.



'Secara darah, mereka bukan anak Putra. Mengapa sikap dan pola pikir mereka seakan nurun dari daddynya?'



'Mereka tahu sejarah daddy mereka. Aku mau berkilah bagaimana bila memang itu niat Fajar? Mereka pasti akan protes karena rule model mereka adalah daddynya.'



Putra tahu, maksud Fajar bukan ingin menikah. Tapi dia sekarang tahu istrinya sedang panik mendengar kalimat yang Fajri lontarkan.



"Mommy tenang dulu. Denger apa yang akan Mas bicarakan," Putra melihat Fajar yang menunduk.



"Abang kenapa juga punya pikiran kalau Mas-mu mau menikah?"



Tentu Putra menyesalkan kalimat Fajri barusan. Walau dia bisa menduga mengapa Fajri berpikiran demikian. Itu karena Fajar sangat kaku terhadap perempuan. Sehingga bisa jadi pikiran Fajri, kakaknya malu tapi ingin dilamarkan seorang gadis yang dia sukai. 



Ririn makin takut akan apa yang akan Fajar kemukakan. Karena Fajar tak membantah apa yang dikatakn Fajri. Ada kemungkinan benar kan?



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul TELL LAURA I LOVE HER ya.



![](contribute/fiction/5867678/markdown/10636434/1673934132281.jpg)

__ADS_1



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul TELL LAURA I LOVE HER itu ya.


__ADS_2