
DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
\~\~\~\~\~
“Minggu depan, kamu mau motor atau mobil sebagai hadiah ultahmu Mas?” tanya Ririen saat mereka sedang santai di gazebo belakang pagi ini. Seperti yang sudah digariskan, hari Sabtu dan Minggu semua wajib kumpul dirumah. Itu memang peraturan Putra sejak anak-anak kecil. Putra tak ingin weekend anggota keluarga punya kegiatan masing-masing sementara week day mereka sangat jarang bersama.
“Kalau boleh Mas mau beli motor dari uang tabungan Mas aja. Mas mau punya rasa kepuasan tersendiri,” jawab Fajar tegas.
Inilah hasil didikan Putra. Anak-anak lebih memilih membeli sesuatu dengan hasil uang tabungannya sendiri. Dulu Putra pun membeli gitar pertama saat uang tabungannya sejak SD bisa cukup ketika dia kelas delapan ( 2 SMP ).
“Kalau Mas sudah beli motor, sayang ‘kan kalau Daddy belikan mobil? Toh kamu tetap bisa pakai mobil keluarga atau pakai mobil Mommy karena Mommy jarang pakai, Mommy lebih sering pakai mobil keluarga,” Ririen memberi ulasan atas jawaban anak sulungnya.
“Ya makanya enggak usah hadiah mobil lah Mom, gimana kalau uang yang buat beli hadiah kita pakai buat jalan-jalan ke Thailand sekalian Mommy belanja buat nursery? Jadi ke Thai nya bukan Mommy and Daddy aja, tapi kita semua,” usul Fajar.
“Daddy enggak setuju,” jawab Putra cepat. “Bukan enggak setuju soal uangnya, tapi enggak setuju karena kalian ganggu waktu Momm dan Daddy pacaran!”
“Huuuuuu Daddy genit” Fajri dan Alesha barengan meneriaki daddynya.
“Ha ha haaaaaa, emang enak Dadd dikomplain anak-anak,” Ririen tertawa bahagia mendengar anak-anaknya protes pada daddynya. Bila melihat seperti ini, tak akan ada yang mengira tiga anak terbesar bukan anak kandung Putra.
__ADS_1
***
Karena libur semester masih lama, tentu acara berlibur bersama ke Thailand belum bisa mereka lakukan. Jadi ulang tahun Fajar hari ini mereka hanya duduk manis di lapangan selatan keraton Jogja yang biasa disebut alun-alun kidul ( alun-alun = lapangan, kidul = selatan ).
Hanya dengan membeli wedang ronde, minuman khas yang merupakan air jahe dengan tambahan kacang dan RONDE yaitu bulatan dari tepung ketan berisi gula merah. Lalu makanan yang dibeli juga sederhana, jagung bakar, sate ayam yang dijual keliling oleh seorang ibu dengan membawa baskom diatas kepalanya. Juga sosis bakar. Anak-anak Putra memang sukanya makanan bakar seperti itu.
“Kalian aja yang naik odong-odong ya, Mommy dan Daddy tunggu ditikar aja,” Putra mendudukkan si kembar di sepeda berlampu yang bisa dinaiki enam orang dewasa. “Abang dan Mas jaga adik-adik walau kalian yang mengemudi.”
“Dadd, boleh Abang naik lagi tapi cuma yang tandem, bukan yang berbentuk mobil seperti tadi?” tanya Fajri setelah turun dari odong-odong satu putaran.
“Boleh aja, kamu mau naik sama siapa?” tanya Putra. Dia pikir Fajri akan naik berdua dengan Fajar atau Alesha.
“Kenapa dengan Mommy?” tanya Ririen kaget. Dia tak menyangka Fajri memintanya main sepeda tandem berdua.
“Karena Mommy adalah my angel,” jawab Fajri sambil menarik tangan Ririen.
“Dadd, minta uang,” Ririen tak membawa dompet ketika turun mobil tadi. Dia hanya membawa ponselnya. Putra pun memberikan selembar uang merah pada Ririen untuk membayar sewa sepeda tandem yang diinginkan Fajri.
“Mas mau naik lagi?” tanya Putra saat Fajri sudah kembali. Mereka harus gantian menjaga twins dan Alesha.
“Nanti aja Dadd, sekarang kalau Mommy mau berdua Daddy silakan aja,” jawab Fajar. Dia sedang makan sate ayam dengan lontong yang dia pesan super pedas.
__ADS_1
“Enggak, Mommy capek, nanti aja. Sekarang Daddy aja sana,” jawab Ririen. Dia kembali minum wedang ronde miliknya.
“Kalian itu, dirumah sering bikin sosis bakar, pergi keluar ya belinya sosis bakar juga,” Ririen selalu heran dengan kesukaan anak-anaknya terhadap makanan berbau bebakaran.
“Semua orang punya lidah berbeda Mom Banyak yang suka gudeg, tapi buat kita gudeg bukan makanan yang keimpi-impi ( terbawa mimpi ). Coba kalau Mas ngomong oncom, Mommy pasti ngebayangin yang enak. Entah oncom goreng, entah oncom dimasak dengan leunca, entah combro isi oncom pedas dan yang lainnya.”
\===========================================
SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL NOVEL INFIDELITY BEFORE MARRIAGE YOK!
DAN SEKALI LAGI YANKTIE INGETINI JANGAN LUPA SUBSCRIBE CERITA DENGAN JUDUL INFIDELITY BEFORE MARRIAGE ITU YA.
Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa
YANKTIE mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya
Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta
__ADS_1