WANT TO MARRY YOU

WANT TO MARRY YOU
TAK BISA MENYEIMBANGKAN POIN 3 DAN 9


__ADS_3

DARI SEDAYU ~JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI


\~\~\~\~\~


“Dadd, kalau pakai mayo seperti ini cocok enggak?” Alesha menyuapi Putra udang yang di colek mayonaise.


“Buat Daddy sih enakan pakai saos pedes, tapi selera kan enggak bisa disama ratakan Mbak?” Putra mengunyah udang bakarnya dan mengomentari kreasi putrinya.


“Mas lebih suka pakai sambal terasi yang sachet itu Dadd, apalagi di tambah lalapan, kayaknya seru tuh,” Fajar ikut komentar.


“Nah, cocok tuh ama Daddy, buat minggu besok gimana kalau kita bikin yang pakai lalapan? Inget enggak kaya waktu di puncak dulu?” tanya Putra.


Ricky memperhatikan kedekatan ketiga anaknya dengan suami Ririen. Dia merasa tersisihkan. Dia mendekati istrinya yang masih saja menampakkan wajah ketus karena sedang curiga pada dirinya.


Sebelum berangkat ke Jogja Ricky memang sedang main api lagi dengan office girl cantik di kantornya. Ricky sangat suka pada gadis lugu yang masih perawan. Dia suka sikap malu-malu dari perempuan lugu yang digodanya.


“Mau aku ambilkan salad?” tanya Ricky pada Shintia.


“Enggak,” ketus Shintia menjawab suaminya.


Akhirnya Ricky mendekati Dira, mencari titik aman karena enggak ada lagi yang bisa diajak bicara selain adik perempuannya itu.


“Daddy, my coach told me Monday night I have to go to rehearsal for my show next week. can Daddy accompany me?” Fajri berbisik pada Putra, tapi Ricky mendengarnya dengan jelas, dia tidak menyangka anaknya mahir berbicara bahasa Inggris diusianya yang masih belia. [ mohon maaf kalau banyak penulisan grammar yang tidak tepat ya, yanktie enggak pintar dalam bahasa inggris. Kira-kira Fajri bilang : Daddy, pelatih ku memberitahu ku hari Senin malam aku harus pergi latihan untuk pertunjukan ku minggu depan. Bisakah Ayah menemaniku?” ]

__ADS_1


Untuk saat itu ( balik ke bab satu, cerita selanjutnya adalah flash back kehidupan Putra mulai bertemu dengan Ririen ) anak berbahasa inggris belum umum. Tak seperti saat ini, anak SD saja banyak yang bahasa pengantar di sekolahnya menggunakan bahasa Inggris.


“Of course,  Daddy is willing to do anything for you my little boy,” sahut Putra sambil menerima suapan dari Alesha, putri kecilnya itu paling senang bila hasil masakannya dinikmati oleh daddynya. [ Tentu saja, Daddy akan melakukan apa saja untukmu anakku ] .


“And tonight I want us to discuss together in my room,” sambung Fajri lagi.[ Dan malam ini aku ingin kita berdiskusi bersama di kamarku ].


“Hei, it can’t, tonight it's my turn to discuss with Daddy, last night you did it, And again tomorrow Daddy will accompany you rehearsal, why are you selfish to want to have Daddy alone?” protes Fajar. [ “Hei, tidak bisa, malam ini giliranku untuk berdiskusi dengan Daddy, tadi malam kamu sudah melakukannya, Dan lagi besok Daddy akan menemanimu latihan, mengapa kamu egois ingin memiliki Daddy sendirian?” ].


“Can't we just discuss the three of us?” Putra mencoba menengahi perdebatan adik kakak yang menginginkan dirinya. [ "Enggak bisakah kita diskusi bertiga saja?" ].


“It can't Daddy, you know that the theme of my and Fajri's discussion is different” sahut Fajar bersikeras malam ini adalah giliran dirinya. [ “Tidak bisa Daddy, Mas dan Fajri kan topik pembicaraannya berbeda” ].


“Ok, tonight Daddy will accompany Mas, tomorrow night during the trip to the rehearsal Daddy will have a discussion with Abang” Putra memutuskan perdebatan mereka.


“Do you also want daddy to discuss with you my Sweety?” tanya Putra pada Alesha [ “Ok, nanti malam Daddy akan menemani Mas, besok malam selama perjalanan ke latihan ayah akan berdiskusi dengan Abang.” … “Kamu enggak mau diskusi dengan Daddy juga cantik?” ].


***


Di mobil yang pak Fuad sewa selama di Jogja, saat perjalanan pulang dari rumah Dewi. Pak Fuad memberi penilaian. “Sejak kasus kamu ketahuan selingkuh di Karawang, Papa sudah bilang ke Mamamu, kamu memang enggak pantas untuk Ririen.”


“Papa meng-ibaratkan Ririen punya poin sembilan, kamu hanya di poin tiga. Bagaimana kalian mau seiring sejalan?  Buat ngimbangin langkahnya aja kamu keteteran. Kalau kamu mempercepat langkah, paling kamu bisa sampai poin lima, dan kalau Ririen melambatkan langkah sampai poin tujuh. Tetap enggak akan ketemu kan?”


“Tapi Mamamu bersikeras, akhirnya kejadian kamu kepergok lagi dan lagi hingga kamu cerai. Lihat sekarang, bagaimana Ririen dan suaminya bisa mendidik anak-anak mereka dengan sangat sempurna.” Fuad menarik napas kesal.

__ADS_1


“Dengan penuh cinta dan attensi serta sangat memotivasi. Kalau kamu mau sombong anak-anak itu adalah keturunanmu! Papa bakal bilang bibit unggul tanpa perlakuan tanam yang baik, enggak akan menghasilkan panen sesuai keunggulannya!”


“Walau darahmu mengalir pada Fajar, Fajri dan Alesha, tanpa bimbingan Ririen dan suaminya, mereka tidak akan berprestasi seperti saat ini. Papa malu pada Fajar dan Fajri yang sudah bisa mendapat income diusia yang masih belia, sementara ayah mereka masih selalu meminta uang untuk keperluan rumah tangganya, karena gajinya habis buat membiayai pacar-pacarnya bukan untuk istri dan keluarganya!” keras pak Fuad menegur Ricky.


“Setelah dengan Ririen, kamu juga kandas dengan dua istrimu, dan entah masih berapa banyak lagi perempuan yang tidak kamu nikahi di luar sana. Saat ini ada Shintia istri ke empatmu, entah akan berapa lama kalian bertahan sementara sekarang kamu sudah main api lagi dan lagi, jangan dikira Papa enggak tahu kelakuanmu Rick.”


“Papa sudah lelah, itulah mengapa Papa langsung berikan harta Papa untuk cucu Papa. Karena Papa enggak rela peninggalan Papa habis kamu jual untuk main perempuan!” pak Fuad terus saja bicara tanpa ada yang bisa menghentikan


Shintia tentu kaget Papa mertuanya meragukan langgengnya pernikahannya dengan Ricky, dia hanya mengusap lembut perutnya.


“Papa tahu sebelum resign dari kantornya di Jakarta, Ririen merupakan ujung tombak perusahaan-nya. Kebetulan pemilik usahanya teman SMP Papa, dia cerita sedih saat Branch Managernya harus resign karena baru saja melahirkan bayi kembar.”


“Awalnya Papa enggak tahu siapa yang dia bicarakan, saat ketemu di reuni SMP. Saat Papa lihat photo teman Papa dengan Ririen baru Papa sadar, Ririen sangat cemerlang kariernya”.


\===========================================


SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL NOVEL  UNREQUITED LOVE  YOK!



Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa


YANKTIE  mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.

__ADS_1


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya


Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta


__ADS_2