
DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
\~\~\~\~\~
“Kamu jadi ke Bogor untuk belanja aneka tanaman?” tanya Putra. Kemarin Ririen cerita ingin ke Bogor, lalu ke Benara nursery di Karawang juga ke Bandung serta ke Kopeng.
“Belum atur jadwal sama Mas, Mommy maunya ditemani Mas,” jawab Ririen. Dia tahu keahlian Fajar bisa melindungi dirinya.
“Minta diantar sopir papa aja. Kamu nginap di Cilangkap,” Putra memberitahu istrinya dari Jakarta ke Bogor pakai mobil papanya saja.
“Itu sih gampang. Yang sulit ‘kan waktu kosongnya Mas,” jelas Ririen. Putra sulungnya sudah kuliah, mengajar karate dan juga banyak kegiatan ekstra di luar kampus. Sulit meminta jagoannya untuk kosongkan waktu lima hari menemaninya.
“Tapi Mommy sudah bilang ke Mas ‘kan?” tanya Putra.
“Sudahlah, makanya dia akan atur waktu agar bisa kosong lima hari. ‘kan enggak bisa dadakan kalau enggak urgent. Dia lebih sibuk dari kamu yang CEO,” celetuk Ririen.
“Ha ha ha, bener banget Mom. Apalagi waktunya Abang, lebih padat lagi tuh. Kadang sehari dia punya dua jadwal ekskul,” balas Putra membenarkan perkataan istrinya.
“Mommy dan Daddy ngerumpiin Abang ya?” Fajri yang baru datang langsung duduk dilantai berlapis karpet tebal tempat mommy dan daddynya sedang duduk santai. Dia langsung menaruh kepalanya dipaha daddynya.
“Ge er deh. Siapa juga yang ngomongin kamu,” Putra mengusap kepala anak lelakinya dengan lembut. Anak lelaki yang entah bagaimana semua sifat dan kelakuannya mewarisi sifat dan kelakuan dirinya yang bukan ayah biologis Fajri.
__ADS_1
“Abang tu denger Dadd,” kilah Fajri dengan percaya diri.
“Denger apa coba?” sekarang Ririen yang menyerang Fajri.
“Daddy bilang Abang super sibuk,” jawab Fajri sambil terpejam menikmati usapan tangan Putra dikepalanya.
“Ha ha ha, kalian tu ‘kan emang begitu. Masih sekolah tapi kegiatannya lebih sibuk dari Daddy yang seorang pemimpin perusahaan,” Ririen mengatakan kenyataannya. Saat itu Fajar sudah ikut duduk bersama mereka.
“Mas sudah atur jadwalnya koq Mom, lusa kita berangkat ya, sepulang Mas kuliah,” Fajar memberi jawaban permintaan ibunya minggu lalu.
“Makasih ya Mas, besok pagi Mommy akan pesan tiket.” balas Ririen. Sebenarnya dia bisa saja berangkat sendiri. Tapi rasanya lebih nyaman bila ada teman bicara selama perjalanan.
"Kalau untuk ke Karawang jadi dengan abang dan mbak Kasih?” tanya Putra.
Apalagi Kasih sering mencuri ketiga anak gadisnya untuk menginap dirumahnya. Anak Kasih dan suaminya ketiganya laki-laki. Sehingga dia suka pada Alesha, Leona dan Leoni.
Kasih dan suaminya tinggal di Jogja, tapi karena usaha Ilham Nasution suami Kasih ada di Bandung, maka mereka juga sering menetap disana saat memantau usaha Ilham.
***
Ririen dan Fajar baru saja tiba di bandara SOETA, Hilman dan pak Galih yang datang menjemput. “Assalamu’alaykum A’, Pa” sapa Ririen pada kakak ipar dan papa mertuanya. Fajar pun memberi salim pada uwak dan kakeknya.
“Wa’alaykum salam Rien,” pak Galih memeluk menantunya dan mencium keningnya. Dia sudah menganggap Ririen seperti Luna anak perempuannya.
__ADS_1
“A’ kita makan malam di rumah ayah ya, karena sampai kami pulang nanti saya tidak nginap disana,” Ririen meminta Hilman sekarang menuju rumah ayahnya terlebih dahulu.
“Iya, Utha ( Putra maksudnya ) juga semalam sudah telepon A’a soal ini,” sahut Hilman.
“Kamu bagaimana kuliahnya Kak?” tanya Hilman pada Fajar.
“Mas Uwak, mereka kan dari kecil mengatur panggilannya masing-masing. Aku juga enggak tahu bisa pas. Fajar menyebut dirinya MAS, Fajri menyebut dirinya ABANG, Alesha menyebut dirinya MBAK, Leona menyebut dirinya KAKAK dan menyebut Leoni ADEK,” Ririen menerangkan pada Hilman sapaannya tidak tepat.
\===========================================
SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL NOVEL KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR YOK!
DAN SEKALI LAGI YANKTIE INGETINI JANGAN LUPA SUBSCRIBE CERITA DENGAN JUDUL KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR ITU YA.
Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa
YANKTIE mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya
Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta
__ADS_1