
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Fajar langsung ambil S2. Dia juga mulai merintis membuka FIRMA HUKUM Atau LAW FIRM.
Belum berjalan, tapi sedang dia rintis. Gedungnya, SDM nya juga semua hal yang dibutuhkan.
Tak ada yang tahu, sekolah musik atau lebih tepatnya kursus musik yang akan Fajri buat malah lebih siap dari Law Firm milik Fajar.
Hal itu baru terungkap malam ini saat Fajri minta kedua orang tuanya untuk menjadi "penanggung jawab dan pemilik" sekolah itu karena dia masih dibawah umur dan tak punya kekuatan hukum bila akan bikin usaha.
"Kalian berdua kenapa sih hobby banget bikin kejutan?" Protes Ririen malam ini saat ditodong untuk mengurus surat izin pendirian sekolah musik milik Fajri. Bahkan Fajri telah melakukan sewa gedung untuk lima tahun kedepan dengan bantuan pengacara teman Fajar di S2 nya.
"Yang penting kami ada di koridor yang benar kan Mom?" Jawab Fajri santai.
"Mas aja enggak percaya pas dia minta bantuan buat kenalin pengacara buat kontrak gedung," sahut Fajar.
"Kalau enggak pakai pengacara, anak kecil akan disepelein. Aku enggak mau ditipu," sahut Fajri.
Putra mendekap bahu Ririen dan mengecup puncak kepala istri tercinta.
"Perjalanan kita sudah semakin jauh ya Mom. Kapal yang kita kembangkan layarnya mulai berlayar main jauh meninggalkan pantai," bisik Putra.
Ririen hanya mengangguk. Dia mensyukuri anugerah ini.
"Kita harus minta *fee* besar karena nama kita digunakan sebagai pemilik dan penanggung jawab Dadd," goda Ririen.
"Pastinya," balas Putra.
__ADS_1
"Sepiring siomay dan tape uli kan bayarannya? Atau tambah bonus pepes ikan mas?" Fajri pun tak mau kalah membalas godaan kedua orang tuanya.
Fajar tentu saja tertawa mendengar candaan mereka.
\*\*\*
Tak seperti saat launching cafe milik Fajar, maka saat pembukaan sekolah musik milih Fajri, Ririen mengundang kedua orang tuanya serta mertuanya juga mantan mertuanya. Tentu semua sudah izin pada pemilik usaha.
Dan Fajri memang mengizinkan. Dia ingin orang tsk selalu memandang anak kecil dengan sebelah mata.
Bahkan negosiasi pembayaran honor para pengajar semua Fajri lakukan sendiri.
Sebagai CEO dia tak bisa disepelekan. Kalau untuk urusan itu dia lebih dingin dan lebih tegas dari Fajar.
Dan kali ini Fuad semakin malu. Bagaimana mungkin anak dibawah umur bisa punya kursus musik?
\*\*\*
"Enggak nyangka ya Mom," bisik Putra pada istrinya saat dengan senyum manisnya Fajri memotong tumpeng tanda dibukanya sekolah musik miliknya.
Ririen hanya mengangguk dengan air mata berderai. Air mata bahagia.
Ririen ingat Fajri ditinggal ayahnya saat usia anak itu baru berusia satu tahun.
"Sudah dong air matanya. Nanti cantiknya hilang," bujuk Putra.
Ririen melepas pelukan Putra. Dia menghampiri dua perempuan yang selalu menopangnya saat dia terluka.
Rini dan Purbowati yang berdiri bersisian kaget mendapat pelukan Ririen yang sedang menangis.
__ADS_1
"Stop airmatanya. Perlihatkan senyummu. Ibu tahu kamu sangat bahagia. Tapi orang akan mengira kamu enggak rela dia tumbuh dengan cepat."
"Ibu tahu kamu enggak percaya anak yang sejak usia satu tahun dibuang papanya telah sukses diusia sangat muda."
"Itu kehebatanmu dan Putra. Kalian team yang solid dan hebat," bisik Purbowati.
Rini bangga pada besannya. Dengan dukungan sang besan lah Ririen bisa tegar berdiri menghadapi badai pernikahan pertamanya.
"Kamu perempuan kuat dan hebat Rien. Angkat wajahmu dan perlihatkan pada dunia kekuatanmu itu," sekarang Rini yang memberi support pada menantunya itu.
Ditopang dukungan dua ibu, Ririen mengangkat wajahnya. Dia hapus air matanya dan tersenyum manis pada media.
Tanpa iklan heboh, sekolah musik Fajri banyak peminatnya. Iklan utamanya adalah sang CEO belum berusia 16 tahun.
Dari mulut ke mulut "iklan" itu didengar orang membuat peserta didik semakin banyak.
Selain itu karier musik dan menyanyi Fajri juga snagat bagus. dia sudah memiliki lima singke dan satu album saat ini.
Dan dia masih tetap santai naik angkutan umum
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul CINTA KECILNYA MAZ ya.

__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul CINTA KECILNYA MAZ itu ya.