
DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
\~\~\~\~\~
Setelah puas dan lelah berbelanja, Putra mengajak anak-anak dan Ririen bersantai di banyak restoran Asiatique sambil menikmati aneka makanan seafood dengan pemandangan sungai Chao Phraya yang menawan. Lokasi wisata Bangkok satu ini memang surganya para penggemar shopping
Fajar dan Fajri mencoba jajanan khas disana seperti, Kanom Krok kue kelapa yang dibuat di pengorengan seperti takoyaki, perpaduan tepung, santan dan gula aren membuat cita rasa yang gurih.
Manggo Sticky Rice, juga enak yaitu buah mangga yang dimakan dengan ketan yang lembut dengan siraman gula santan, dijamin rasanya tak akan pernah kita lupakan. Kalau di Jakarta Fajar pernah makan durian dengan ketan dan santan seperti ini.
Ririen dan Alesha mencoba Thai Tea. Disini dikenal dengan nama Cha Yen tea. Campuran teh Thailand sama susu.
Selain makanan Thailand di Asiatique juga ada restoran Korea, Taiwan dan berbagai macan restoran bernuansa Amerika dan Eropa. Mulai dari makanan yang enak-enak hingga makan ekstrim seperti serangga goreng semua tersedia disini.Malam ini mereka kembali ke hotel dengan rasa puas. Mereka memesan dua kamar besar. Putra tidur dengan dua jagoan dan Ririen dengan tiga bidadarinya. Kamar mereka bersebrangan. Sehingga sangat mudah bila ingin masuk ke kamar lainnya. Seperti biasa Putra menunggu setiap putrinya siap tidur. Dia akan mencium mereka sebelum mereka tidur seperti biasa.
“Met bobo ya Dek,” ucap Putra sambil memeluk dan mencium pipi dan kening Leoni. Putri bungsunya.
__ADS_1
“Met bobo Kakak pintar,” sekarang Putra mengucap kata pengantar tidur untuk Leona. Dia juga menciumi pipi dan kening putri kembarnya itu.
“Met bobo princess Daddy,” ucap Putra untuk Alesha. Tak lupa dia juga mencium pipi dan kening anak gadisnya.
“Love you Mom, met bobo ya,” terakhir Putra mencium kening istrinya. Lalu segera keluar menuju kamar tidurnya.
“Sudah pada bobo Dadd?” tanya Fajar pada Putra.
“Mommy dan Alesha sepertinya paling bertahan. Leona dan Leoni sudah hampir merem. Kenapa?” tanya Putra penasaran.
“Perbekalan makanan disana semua Dadd. Susuu, mie gelas, roti dan snack. Mas mau kesana dulu. Bisa enggak aman nih perut malam ini,” Fajar langsung keluar dan mengetuk pintu kamar tidur Ririen.
“Mas mau ambil makanan dulu,” jawab Fajar. Dia mengambil susuu sachet, mie gelas serta aneka roti dan snack untuk persediaan di kamarnya.
Saat tiba di kamar Fajri malah mengajak Fajar keluar, ke SEVEL untuk membeli aneka susuu cair serta mie, kopi sachet dan roti serta mie gelas made in Thailand.
***
__ADS_1
Hari kedua Putra akan mengajak keluarganya ke Wat Arun merupakan kuil Buddha tertua yang berlokasi di hulu sungai Chao Phraya. Usianya sudah mencapai 200 tahun lebih lamanya. Keunggulan dari candi tua ini tidak akan bisa ditemukan di tempat kuil lain di Bangkok, sebab ukiran-ukiran yang menyelimuti dinding dan menara kuil Wat Arun ini semua bukan dilapisi dengan emas, melainkan terbuat dari keramik dan porselen berwarna-warni dari Tiongkok. Kuil disini akan tampak lebih eksotis saat matahari mulai terbenam.
Untuk mencapai kuil Wat Arun tentu mereka akan kembali menggunakan alat transportasi sungai karena wat arun juga berada di tepi sungai Chao Praya.
“Pemandangan tepi sungai bagus ya Mom. Gedung tinggi sepanjang sungai. Keren banget,” Fajri mengagumi arsitektur yang dia lihat.
Ditunggu komen manisnya ya.
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.
Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul UNCOMPLETED STORY ya.
__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul UNCOMPLETED STORY itu ya.