WANT TO MARRY YOU

WANT TO MARRY YOU
RENCANA LOMBA FAJRI


__ADS_3

DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA


\~\~\~\~\~


Sehabis salat Maghrib berjamaah adalah jam makan malam. Ririen memang memberlakukan jam makan malam yang lebih cepat. Tidak seperti kebiasaan yang umum berlaku. Karena menurutnya seharusnya sehabis maghrib perut berhenti diisi.


“Mbak Alesha, besok-besok belajar bantu simbok atur meja ( menata makan ) ya?” pesan Ririen. Dia ingin membiasakan gadis kecilnya untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Sejak kecil Fajar dan Fajri juga sudah belajar hal itu. Bahkan kamar keduanya tak pernah dibersihkan oleh asisten rumah tangga.


“Oke Mom,” tanpa bantah Alesha menyanggupi perintah ibunda ratu.


“Kakak?” tanya Leona.


“Mulai besok Kakak atur semua mainan, bukan hanya ditaruh di keranjang untuk diatur mbak Minah,” jawab Ririen.


“Yes, I will,” jawab Leona. Dia suka diberi tanggung jawab. Artinya dia dianggap sudah besar.


Putra merasa ketiga putrinya tak mau bicara padanya. “Kak, tolong geser mangkok sambel dong,” pinta Putra pada Leona. Dan gadis kecil itu menyorongkan mangkok sambel tanpa sepatah kata pun.


“Mas, jangan lupa yang tadi aku minta,” Fajri berkata pada Fajar.


“Iya, nanti aku tanya ke fakultas seni dan sastra,” balas Fajar.

__ADS_1


“Ada apa?” tanya Putra penasaran.


“Abang mau ikut lomba yang kampus adakan. Dia mau ikut lomba main alat musik,” jawab Fajar.


“Iya Dadd, aku minta tolong Mas ambilkan formulir. Aku mau ikut dua kategori, yaitu gitar klasik dan drum,” sahut Fajri.


“Ambil aja formulir untuk semua kategori, kali aja ada teman-temanmu yang mau ikut,” Putra memberi saran.


“Terserah Mas, yang penting dua formulir untukku itu jangan digabung dengan yang untuk orang lain,” jawab Fajri sambil mengambil kerupuk.


“Enggak bisa gitu Dadd, saat ambil formulir didata. Di formulir ada nomor pendaftaran. Dan itu dicocokkan saat pengembalian formulir. Panitia juga membebankan uang pendaftaran saat ambil blanko. Ini bukan untuk cari uang semata, karena nominalnya enggak besar. Tapi untuk membuat yang ambil formulir menghargai kerja panitia. Karena tahun-tahun sebelumnya pada seenaknya ambil formulir, lalu hanya sekedar ambil. Tak dikembalikan dan tak ikut lomba,” sahut Fajar.


“Sebenernya formulirku langsung Mas isi disana aja tanpa dibawa pulang juga enggak apa-apa. Mas kan tahu dataku?” Fajri memberi saran pada Fajar.


“Mas takut salah dikategori yang ingin kamu ikuti. Lebih bagus Mas ambilkan aja.” Fajar menyudahi makan malamnya. Dia menaruh sendok dan garpu dipiring dalam posisi tertelungkup ( menghadap kebawah ).


***


“Kak, kamu besok olah raga. Kenapa enggak ada baju olah raga dimeja?” sekarang Ririen mengingatkan Leona. Tugasnya sebagai wonder Mom memang bukan tugas ringan. Tapi Ririen menyukai dan mensyukuri semua yang dia dapatkan.


Kedua gadis kecilnya langsung melengkapi semua kekurangan yang diberitahu Ririe. “Mom, besok aku bekalnya tambah ya. Kalau habis olah raga aku lapar,” pinta Leona.


“Siap komandan,” jawab Ririen sambil memberi hormat pada Leona. Dan ketiganya tertawa bahagia.

__ADS_1


“Wah Daddy enggak diajak ketawa nih,” Putra menginterupsi tawa mereka. Seperti biasa dia memang selalu memberi ucapan selamat malam dan mencium semua anaknya menjelang mereka semua tidur.


Leoni langsung berlari ke arah Putra dan memeluk kakinya. Putra mengangkat anak bungsunya dan menciumi pipi serta keningnya. “I love you cantik. Udah siap bobo?”


“Iya, mau bobo. Night too Dadd,” jawab Leoni yang sudah dibaringkan dikasurnya oleh Putra.


Putra mendekati kasur Leona yang sudah naik sendiri. “Have a nice dream cantiknya Daddy. I love you,” Dikecupnya mata, hidung, kening dan pipi gadis kecilnya yang ekspresif ini.


“Love you too Dadd,” jawab Leona dan dia langsung memejamkan matanya. Ririen menunggu hingga Leoni tertidur. Sedang Putra keluar menuju kamar Alesha untuk menyapanya menjelang tidur.


***


\===========================================


SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL NOVEL CINTA KECILNYA MAZ YOK!


DAN SEKALI LAGI YANKTIE INGETINI JANGAN LUPA SUBSCRIBE CERITA DENGAN JUDUL CINTA KECILNYA MAZ  ITU YA.



Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa


YANKTIE  mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.

__ADS_1


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya


Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta


__ADS_2