
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Wisuda Fajri sudah berlalu. Acara kumpul keluarga pun sangat berkesan. Tak ada yang menduga bocah kecil yang sulit bicara huruf R sampai saat ini itu telah menyelesaikan kuliahnya.
Fajri mengambil kuliah arsitek seperti daddynya tapi dia sudah bilang tak ingin terjun ke bisnis daddynya, atau ambil kuliah S2, dia ingin fokus di dunia seni saja. Dia akan fokus pada sekolah seni yang dimilikinya serta beberapa studio musik miliknya.
Putra dan Ririen sampai saat ini membiarkan semua, mereka yakin lama-lama Fajri akan mau memegang semua usaha Putra dan Alesha akan memegang usaha Ririen.
Bahkan saat Fajri mulai merokok pun Ririen diam. Dia tak suka, tapi tak akan mengekang. Dia yakin suatu saat tanpa diminta Fajri akan berhenti sendiri. Seperti Putra yang sadar ketika 'memiliki' Alesha.
Alesha membuat Putra sangat berubah.
Fajri merokok tidak di rumah apalagi di kamar. Fajri biasanya merokok di studio yang sejak dulu dibuatkan Putra di halaman belakang. Dia membutuhkan rokok ketika mencipta lagu.
"Kamu kapan selesai kuliah?" Galih bertanya pada Alesha.
"Insya Allah dua semester sama yang besok0 akan dimulai. Maksimal ya tiga semesterlah," jawab Alesha yang sedang asyik mengupas kelengkeng kegemarannya.
"Kalau selesai, kamu langsung pegang supermarket yang pusat ( Jakarta ) ya," titah Galih.
"Kenapa enggak teh Inda?" Inda anak Gilar lebih tua beberapa bulan dari Alesha. Dia kandung cucu tertua Galih.
"Bagaimana Inda pegang usaha itu wong dia kuliah di IKJ? Dia malah mau jadi seniman kayak Fajri," sahut Galih.
"Kalau aku harus pegang supermarket, aku mau yang di Jogja aja. Aku sudah tak ingin jauh dari mommy and daddy Kek," Alesha memberitahu tekadnya tak ingin lebih lama tinggal di Jakarta.
Ririen yang mendengar keputusan Alesha tak mau berkomentar.
__ADS_1
Ririen dan Putra memang membebaskan anak-anak mereka dalam memilih jurusan kuliah dan pekerjaan. Mereka yakin jika saatnya tiba, Fajri dan Alesha pasti akan memegang usaha yang mereka miliki.
"Baik. Nanti Kakek akan bilang me uwak Hilman kamu hanya mau pegang cabang Jogja saja. Sebenarnya cabang Jogja itu milik daddymu sepenuhnya. Dia yang buka dari awal." Galih ingat dia tak berperan apa pun soal supermarket di Jogja ini.
\*\*\*
Minggu berlalu dengan cepat. Rezky sudah lulus bersamaan dengan Fajri. Kalau soal usia, Rezky seumuran dengan Fajar.
Lebih tua Fajar, selisih tiga bulan saja.
Tapi demi Alesha, Rezky sering datang ke kampus. Terutama sepulang kerja. Rezky bekerja di showroom mobil.
Akhirnya lama-lama Alesha mulai luluh. Dia perlahan merasa nyaman "berteman" dengan Rezky.
\*\*\*
Pagi ini Ririen sedang menyapukan sedikit make up di wajahnya yang mulai memperlihatkan sedikit kerutan. Dia bersiap menghadiri wisuda Alesha, anak perempuan pertamanya, karena kedua kakak Alesha adalah laki-laki.
Tidak seperti Fajar yang lulus S1 diusia 19, Fajri dan Alesha lulus S1 diusia 20
Fajar mengambil jurusan hukum seperti kakak daddy nya yaitu Gilar dan istrinya, Alesha mengambil jurusan hubungan Internasional di FISIP UI.
Sejak tahun terakhir kuliah Alesha sudah memperkenalkan kekasihnya, temannya saat masih di Senat. Pemuda itu mengambil kuliah Managemen dan empat tahun lebih tua dari Alesha karena dia seumuran dengan Fajar.
Rezky nama kekasih Alesha tersebut. Walau Ririen kurang sreg, tapi dia enggak akan menghalangi pilihan anak-anaknya.
Namun sebagai ibu dia sudah beberapa kali mengatakan pendapatnya pada Alesha. Namanya cinta, Alesha tetap saja keukeuh pada pendapatnya kalau Rezky pria baik.
“Mommy enggak ngelarang, namun Mommy enggak merasakan ketulusan di mata laki-laki itu untuk masuk ke keluarga kita. Dia hanya ingin bersamamu tapi tidak dengan keluarga kita” cetus Ririen. Entah mengapa sejak Alesha membawa pria itu ke rumah, dia langsung tidak suka.
__ADS_1
Sementara Putra hanya diam, dia sama sekali tidak pernah memberi komentar, tapi dalam hatinya dia merasakan kebenaran yang diungkapkan istrinya.
Sejak anak-anak kecil dikeluarganya terbiasa terbuka, dan dia tidak melihat Rezky ingin ikut terjun didalam kehangatan keluarganya.
\*\*\*
Putra senang sehabis wisuda nanti Alesha berjanji akan kembali ke Jogja dan mulai memimpin suermarket bahan bangunan yang selama ini dipimpinnya.
Di perusahaannya saja Putra sudah jarang mengerjakan gambar sendiri, dia lebih banyak menugaskan pada para pegawainya yang masih fresh graduate. Dia ingin selalu bersama dengan kekasih hatinya, dia ingin menikmati masa tua yang santai dan bahagia dengan Ririen.
\*\*\*
Wisuda Alesha sudah selesai kemarin. Saat ini semua kakak dan adiknya sekarang berkumpul di rumah keluarga eyang kakungnya.
Adil.
Selamatan wisuda Fajar dilakukan di rumah Galih. Wisuda Fajri dilakukan selamatan di Jogja dan kali ini selamatan wisuda Alesha dibuat di Cempaka Putih.
Tentu saja semua kakak dan adik dari Putra dan Ririen beserta anak-anaknya hadir.
Sehabis selamatan Alesha akan resmi pindah kembali ke Jogja. Semua barang miliknya sudah di kirim ke Jogja kecuali motornya. Motor Alesha dia tinggal untuk adik sepupunya, adiknya Inda.
\*\*\*
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul CINTA KECILNYA MAZ ya.

__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul CINTA KECILNYA MAZ itu ya.