WANT TO MARRY YOU

WANT TO MARRY YOU
IZINKAN AKU MEMELUKMU


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Setelah salat Subuh dan minum teh yang dibuatkan Alesha Garo bersiap tidur.



"Aku buatkan roti hangat bukan untuk jadi dingin lagi lho," protes Alesha. Dia tak ingin Garo tidur dengan perut kosong



Dengan senyum kecut Garo memakan roti yang dibuat penuh cinta itu. Eh … apa benar dibuat dengan penuh cinta seperti angan Garo?



Ngarep boleh dong?



"Sudah habis. Terima lasih ya Yank. Mas bobo deh," pamit Garo.



Alesha sebenarnya ingin tidur, tapi sebentar lagi jadwal Jingga bangun. Maka Alesha sengaja mengganti diapers Jingga lebih dulu lalu dia beri ASI, sehingga bayi kecilnya itu tak menangis bangun. Sehabis memberi ASI, Alesha pun ikut terlelap. 


\*\*\*



Di rumah Putra kondisinya sama. Setiba dirumah mereka segera salat Subuh lalu lanjut tidur. 



Jam sembilan Nenek dan Uthi sudah minum teh dan susuu sesuai selera mereka masing-masing



Sarapan yang disediakan adalah bubur ayam. "Sudah tak usah saling tunggu. Kita makan duluan saja," Eyang Uthi atau ibu Purbo menyuruh nenek makan. Tak usah menunggu karena mereka tak tahu jam berapa penghuni rumah akan bangun.



Selanjutnya yang mulai bangun adalah Ririen. 



"Mbak. Siapkan dua porsi bubur di termos kecil, cakwe, ayam, dan semuanya pisah termasuk kuah juga dipisah. Antar ke rumah mbak Alesha. Masuk lewat pintu samping aja. Kan ada kunci pintu samping disini.



"Kasihan kalau dia harus masak. Taruh di meja makannya aja ya. Jangan sampai dia bangun," perintah Ririen pada seorang asisten rumah tangganya. 



"Langsung maem aja Dadd," Ririen menyuruh Putra sarapan yang kesiangan. 



Kakek dan athung juga sama. Ririen meminta para lelaki itu untuk makan. 



Ririen akan membiarkan kedua gadis kembarnya puas tidur. Mereka tak pernah begadang. Jadi dari pada sakit kali ini Ririen akan membiarkan keduanya pias tidur. 



"Kalau sarapannya jam segini, kita makan siang jam berapa ini?" Seloroh kakek Galih.



"Langsung makan siang sekarang juga enggak apa-apa. Dijeda setengah jam juga no problem,"  jawab athung sambil terkekeh. 



"Nah bener tuh. Sak karepe kalau kata orang Jogja," entah mengapa Putra sulit sekali bicara dengan bahasa Jawa padahal telah lama ber KTP Jogja.


\*\*\*



Di media cetak dan elektronik konser tunggal Fajri jadi pembicaraan viral. Ricky melamun jauuuuuuh sekali.



'*Aku bahkan telah meninggalkanmu saat kau umur dua bulan di rahim mamamu*!'



'*Saat kau lahir aku sedang dalam dekapan perempuan lain walau saat itu papa telah diberi amnesti oleh mamamu karena oma merengek agar papa diberi maaf oleh mamamu Nak*.'



'*Walau sudah berjanji pada mamamu, papa terus berpetualang bahkan hingga mama dan papa bercerai*.'

__ADS_1



'*Jujur sampai saat ini hanya ada cinta mamamu di hati papa. Tapi apa mau dikata? Kesalahan papa tak termaafkan*!'



"*Saat kau berusia satu tahun kembali perselingkuhan papa diketahui mamamu*.'



'*Dan kali itu stock maaf mamamu sudah habis. Dia menggugat cerai papa*!'



'*Saat putusan cerai belum keluar, papa memaksa mamamu melayani keinginan papa. Dan maaf Nak. Dirimu yang papa jadikan sandera*.'



'*Papa mengancam akan melukaimu yang masih berusia satu tahun lebih. Dan mamamu terpaksa menerima perlakuan papa demi keselamatanmu*.' 



'*Itu pengorbanan mamamu untukmu. Cintanya pada kalian sangat besar melebihi apa pun*.'



'*Bahkan dia memilih mempunyai anak tanpa suami daripada dia tersiksa hamil punya suami tapi* "*sendirian*,"



"*Itu pertemuan terakhir kita. Saat kamu jadi sandera nafsu be-jadku*.'



'*Walau ragu. Aku yakin kita pernah bertemu saat kamu menabrakku dan menangis karena es krim mu jatuh dan mengotori celanaku*.'



'*Lelaki yang kau panggil daddy dengan lembut membujukmu. Aku sekarang ingat wajah lelaki itu setelah pertemuan di rumahnya saat kau SMP dulu*.'



'*Sekarang kau jadi tokoh idola. Tokoh pujaan banyak anak muda*.'



'*Aku tahu kau punya sekolah musik sendiri saat usiamu baru enam belas tahun*.'



'*Prestasi hasil didikan mommy dan daddymu yang sangat bagus*.'




"Rick, ayok," Fuad mengguncang tubuh Ricky yang mulai dingin.



"Rickyyyyyyy," suara Fuad terdengar lamat oleh putranya.



"Pak, sebentar. Tolong turunkan semua koper kami." Fuad meminta sopir menurunkan semua koper



dan istrinya meminta seorang pembantunya membawa masuk semua kopernya.



"Kita kembali ke rumah sakit terdekat pak," pinta Fuad pada sopir taksi itu.  



Fuad berharap Ricky bisa diselamatkan



Fuad menghubungi  Shintia istri Ricky terakhir dan saat ini sedang hamil anak ketiga mereka.



Anak kedua Ricky dan Shintia juga perempuan. Dan sejak pulang dari Jogja dulu Ricky memang benar-benar insyaf. Dia tak pernah main perempuan lagi.



Dokter langsung menangani Ricky yang terindikasi kena serangan jantung.



Tubuh Ricky dipasangi alat. Fuad dan  besannya yang menunggui Ricky.



Shintia tentu tak bisa karena dia sedang mabuk di kehamilan ke tiga. Putri pertama mereka Riani nama yang sama dengan nama kekasih Fajri. 

__ADS_1



Riani sekarang berusia sembilan tahun sudah kelas 4 SD, dan adiknya Riana berumur empat tahun sudah PAUD.



"Ada yang bernama Fajri?" Tanya seorang perawat pada yang menunggu Ricky.



"Ada apa Sus?" Tanya Fuad ragu.



"Pasien memanggil Fajri terus menerus," sahut perawat. Sepertinya dia berkata maaf. Maaf. Fajri" begitu berulang-ulang Pak," jelas perawat itu. 


\*\*"



Sore ini sesuai janji team mommy sedang pesta durian dan team daddy boleh ikut tapi tak boleh merusak suasana.



Kakek, nenek serta athung an uthi tak mau ikut. Mereka di rumah bersama Jingga buyut mereka yang tak dibawa oleh Alesha.



Team daddy makam durian manis dan menikmati dengan pelan.



Beda dengan team mommy yang makan durian pahit. Xi team mommy ada Garo, Fajri dan Fajar yang entah mengapa dia jadi pindah team! Mungkin karena kehamilan simpatik atau COUVADE SYNDROME.



"Yank. Maem durian nya jangan banyak-banyak ya," bisik Garo. Dia sangat perhatian pada kondisi Alesha yang sedang menyusui. Sama persis dengan Putra ketika Ririen menyusui Alesha dulu. 



 Bagaimana dengan Icha yang sedang hamil? 



Bumil itu malah tak ingin sama sekali mencicipi durian padahal kalau tak hamil dia berada di team mommy.



"Kayaknya ada yang tukar posisi nih. Kenapa Mas jadi masuk team Mommy?" Tanya Ririen.



Icha hanya tersenyum. Dia sejak tadi asyik ngemil duku sendirian. Gadis kembar makan durian dengan Putra dan Liani kekasih Fajri yang masih kaku masuk dalam kehangatan keluarga Purwanagara.



"Sekarang Mas juga gila kwetiauw seafood goreng Mom," Icha melaporkan kesukaan Fajar lainnya.



"Ha ha ha, dadddy mode on. Saat Mommy hamil Daddy juga gitu. Semua kesukaan Mommy dia suka."



"Untung dia enggak kena morning sickness." Ririen ingat moment kehamilan terakhirnya.



Akhirnya semua puas. Bisa tetap bercengkrama dalam kehangatan cinta.



Sejak awal sudah ada komitmen yang bayar kali ini adalah Ririen dengan alasan syukuran atas keberhasilan konser tunggal Fajri. Jadi semua tak ada yang boleh membayari duluan.



Kalau tak ada kesepakatan awal tentu Fajri atau Garo akan membayari makan durian kali ini. 



Saat Ririen hendak membayar ponsel Putra berdering. Ada panggilan masuk dari nomor Fuad



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul CINTA KECILNYA MAZ ya.



![](contribute/fiction/5867678/markdown/10636434/1674987139736.jpg)

__ADS_1



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul CINTA KECILNYA MAZ itu ya.


__ADS_2