
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Setelah menunda lama selama mengambil spesialis anak dan Fajar menyelesaikan S3 nya, pasangan itu pun melepas kontrasepsi. Hasilnya sekarang akan ada Purwanagara kecil.
Kemarin Icha baru saja test ke dokter kandungan setelah test pack yang dia gunakan membuat ragu karena hanya menampilkan garis samar.
"Minggu depan, bawa Lian ke acara rutin," titah Ririen ada Fajri.
"Eh, lusa kita makan duren bertiga Garo. Nanti keburu musim duren selesai," Ririen mengingatkan Fajri agar mengosongkan waktu. Anggap saja reward suksesnya acara kali ini.
"Mommy, aku lagi hamil," keluh Icha. Ririen lupa kalau nona Ambon satu ini juga penggila duren. Tentu kalau sedang hamil dia tak boleh makan durian seperti biasa. Paling hanya boleh makan tiga butir biji saja. Bukan tiga gelundung seperti biasa.
"Maaf sayang. Planning ini ada sebelum tahu kamu hamil. Kamu bisa ikut nongkrong tapi hanya makan dua piece aja. Mommy enggak mau diterkam daddy dan dihukum Mas," sahut Ririen.
"Lian, kamu suka duren?" Tanya Ririen pada calon menantunya.
"Saya hanya bisa makan sedikit Tante," sahut Lian.
"Kamu teamnya daddy. Dan stop panggil saya tante ya Nak," Ririen tak sabar melihat lembutnya Lian.
__ADS_1
"Semoga nanti calonnya Kakak dan Ade masuk team Mommy," cetus Ririen.
"Mana bisa. Team Daddy cowoqnya cuma Mas. Jadi semoga calonnya Twins masuk teàm Daddy," balas Putra tak mau kalah.
"Emang Kakak dan Ade udah ada calon koq Mommy dan Daddy rebutan?" Tanya Garo dengan berani di depan kedua calon mertuanya.
"Ha ha ha bener banget Ro. Mereka ngerebutin pepesan kosong," sahut Fajar.
"Aku pamit dulu anter Lian. Dan ibu hamil jangan begadang. Cepat pulang ini hampir jam tiga pagi," Fajri membubarkan perkumpulan keluarga yang sangat hangat dan akrab itu.
Cinta Fajri koq hampir sama kilatnya ama cinta Putra ya?
Cerita nembaknya Fajri nanti yanktie jabarkan di novel khusus Alesha ya. Cinta mereka enggak banyak konflik jadi enggak enak dibikin sekuel. Tak seperti kisah hidup Alesha yang sangat pedih di awal pernikahannya dengan Rezky.
\*\*\*

Garo mengantar Alesha. Jingga dan pengasuhnya juga ada dalam mobil Garo karena memang sejak berangkat tadi Garo tak membolehkan Alesha membawa mobil sendiri.
__ADS_1
Jingga di bawa karena sejak siang rumah kosong. Akan berbahaya jika ditinggal dan semua jarang ada yang pegang ponsel. Garo tentu takut kalau ada sesuatu hal lalu mereka tak bisa cepat dihubungi.
Maka Garo minta Jingga di bawa. Dia khusus meminta ruang untuk Jingga pada Putra. Dia berikan alasan mengapa Jingga harus dibawa.
Putra tentu saja sangat senang pada attensi Garo untuk cucunya. Dia pun menyampaikan pada Fajri.
Sehingga Fajri menyiapkan ruang khusus sekalian untuk istirahat para eyang dan kakek neneknya.
"Sudah hampir Subuh, salat dulu lalu Mas tidur di kamar Jingga ya. Jangan pulang sebelum tidur," pinta Alesha. Dia tak ingin Garo celaka karena menyetir dalam keadaan mengantuk.
"Salat bareng ya Bund?" Ajak Garo.
"Aku libur salat Mas." Alesha membuatkan Garo teh panas dan dia siapkan satu tangkep roti isi korned yang dipanaskan di wajan teflon. Setidaknya Garo tidur tak dalam keadaan lapar.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul CINTA KECILNYA MAZ ya.

__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul CINTA KECILNYA MAZ itu ya.