WANT TO MARRY YOU

WANT TO MARRY YOU
DIA YANG TERLUKA


__ADS_3

DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA


\~\~\~\~\~


“Klien saya ingin meminta maaf dan memohon pada Bapak untuk menyelesaikan secara kekeluargaan saja,” jawab Stefanus.


“Baik. Memang saya yang melakukan pelaporan. Tapi untuk penanganan kasus anda silakan berhubungan dengan istri saya. Karena dia yang dirugikan. Dia yang dikirimi pesan busuk oleh klien anda. Dia yang terluka,” sahut Putra sambil menggenggam tangan Ririen dan mengecupnya didepan Sarah dan Stefanus.


Ririen tersenyum sinis. Dia siap melakukan penyerangan. Ibarat induk ayam yang siap menyerang siapa pun bila anaknya terganggu. Dia meletakkan ponselnya dimeja dalam keadaan terbalik.


‘Kalian salah memilih korban,’ batin Putra. Dia tahu kekejaman Ririen bila sudah terluka.


“Anda mau minta maaf dan berdamai dengan saya?” tanya Ririen pelan dan lembut.


“Benar Bu,” sahut Stefanus lugas.


“Saya bicara dengan sampah ini, bukan dengan anda pak pengacara,” Ririen tidak menunjuk. Hanya matanya yang menghujam pada Sarah, seakan mengatakan yang dimaksud ‘sampah’ adalah perempuan itu.


Stefanus mencolek Sarah dan dagunya menunjuk pada Ririen seakan meminta Sarah bicara langsung pada Ririen.

__ADS_1


“Benar Bu. Saya pribadi meminta maaf atas kelakuan buruk saya. Dan saya ingin persoalan ini tidak diperpanjang,” akhirnya Sarah pun berani mengemukakan maksud hatinya.


“Oke. Saya akan pertimbangkan dulu. Apakah saya bisa memaafkan dan apakah saya bisa menghentikan persoalan ini ke meja hijau,” sahut Ririen masih dengan ekspresi santai, tidak marah dan kata-katanya masih lembut walau sering dengan padanan kata kasar seperti ‘sampah’ yang dia ucap tadi.


“Pertama sebelum saya memutuskan dua hal tadi yaitu memaafkan dan menghentikan persoalan ini, saya ingin tahu latar belakang anda melakukan hal ini pada saya dan suami saya. Apa suami saya pernah merayu anda? Apa saya punya salah pada anda?” lanjut Ririen dengan bijaknya. Jangan salah, dibalik kata-katanya ini tersimpan pedang panjang yang siap menikam jantung!


“Saya tidak kenal pak Putra secara personal. Kami berdua belum pernah ngobrol berdua. Saya terobsesi menyukai lelaki yang sudah berumah tangga dan melihat kehancuran istrinya bila lelaki tersebut bisa selingkuh dengan saya.” Sarah mulai menjawab pertanyaan Ririen.


‘Ternyata dia sakit jiwa,’ batin Ririen.


‘Psikopat,’ batin Putra.


“Baik saya simpulkan sebentar. SATU anda tak pernah kencan bahkan ngobrol dengan suami saya. KEDUA saya tak pernah sekali pun berbuat salah pada anda. TIGA anda hanya ingin menghancurkan saya karena terluka oleh penolakkan pak Putra.”


“Dari mana anda dapat nomor ponsel saya?” tanya Ririen masih dengan emosi yang terkendali.


“Saya mencari info di PPI pusat. Ada nomor rumah pak Putra yang terdata disana. Nomor rumah Jakarta. Dari sana saya dapat nomor ponsel Ibu dan pak Putra,” balas Sarah.


“Pak Stefanus anda catat dengan benar ya jawaban saya ini,” Ririen akan menjawab dua permintaan Sarah tadi yaitu memaafkan dan menghentikan pengaduan ke ranah hukum.


“Yang pertama tentang memaafkan. Saya akan memaafkan Sarah dengan catatan dia membuat pernyataan tertulis di koran lokal Jogja sebesar seperempat halaman dengan isi dia mengakui telah meneror saya dengan kebohongan bahwa suami saya telah tidur dengannya. Itu harus tujuh hari berturut-turut dengan media yang berbeda setiap harinya.”

__ADS_1


“Disana harus tertulis nama lengkap anda, nama lengkap saya dan nama lengkap suami saya tak boleh salah data. Bila ini sudah dilakukan, anda bisa datang lagi kesini dengan membawa bukti koran-koran itu semua. Itu hanya jawaban untuk permintaan maaf anda.,” jelas Ririen.


“Sedang untuk penghentian kasus hukum akan tergantung dengan permintaan maaf tadi dan pembayaran yang anda bisa berikan pada saya,” Ririen akan memeras Sarah sampai tetes darah terakhir.


“Maksud Ibu apa dengan pembayaran?” tanya Stefanus bingung.


\===========================================


SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL BETWEEN QATAR AND JOGJA YOK!


DAN SEKALI LAGI YANKTIE INGETINI JANGAN LUPA SUBSCRIBE CERITA DENGAN JUDUL BETWEEN QATAR AND JOGJA ITU YA.



Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaaaaaaaaaa….


YANKTIE  mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.


Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta

__ADS_1


__ADS_2