WANT TO MARRY YOU

WANT TO MARRY YOU
BAYI BARU LEPAS POPOK


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




"Enggak Mom. Mas enggak seperti daddy yang naksir perempuan sampe jatuh bangun diusia 20," jawab Fajar sedikit menenangkan Ririen.



"Lalu ada apa denganmu sehingga enggak percaya diri gitu?" Desak Ririen. Siapa yang enggak kacau melihat anaknya ragu untuk bicara?



Fajri dan Putra menarik napas panjang mendengar Fajar sudah mengakui bukan ingin menikah walau Putra sedikit keqi karena Fajar menyindir dirinya yang menggebu mengejar Ririen saat masih bau kencur. Ibaratnya bayi baru lepas popok. 


\*\*\*



"Mas sebenernya pengen Mommy and Daddy kasih kebebasan ke Mas. Mas pengen buka usaha mandiri."



"*Please* jangan campuri apa pun. Baik modal atau bantuan apa pun bila Mas tidak *sambat* ( minta bantuan atau minta tolong )." 



Jelas disini Fajar tak mau dibantu apa pun. 



Itu permasalahan yang membuat Fajar  ragu. Dia sangat hafal kedua orang tuanya sangat *care* pada siapa pun. Jadi Fajar tahu asti keduanya juga ingin ikut bergerak pada bisnisnya nanti. 



Terutama sang mommy yang sejak awal ingin buka cafe.



Sedang bidang usaha yang ingin Fajar buka adalah cafe gaul anak muda. 


__ADS_1


Ririen diam ditodong Fajar seperti itu. Bagaimana dia bisa diam melihat anaknya mau buka usaha? Sedang Putra kembali teringat bagaimana Galih dan Hilman ingin membantunya tapi dia tolak.



Saat memulai usaha Putra juga masih sangat muda. Masih 20 tahun. Dan di London dia bekerja mulai berusia tujuh belas tahun. Saat rekan sebayanya sedang hura-hura. Ia malah bangga bisa cari uang sendiri.



Ada kebanggan tersendiri pada Putra. Didikannya berhasil. Walau bukan anak biologisnya. Tapi anak-anak adalah 100% program kolaborasi didikannya dengan Ririen.



"Bagaimana Momm?" Desak Fajar. Dia tahu daddy-nya lebih open mind dari sang mommy.



"Silakan Mas. Berjalanlah di jalur yang benar. Mommy bangga padamu," sahut Ririen. 



Ririen tahu beberapa rekannya yang punya anak seusia Fajar dan Fajri sedang galau karena anak mereka salah jalan. Ada yang ke narkoba, ada yang ke pergaulan bebas tanpa kendali.




Fajri senang. Nanti bila dia ingin buka usaha tak akan serumit Fajar karena tinggal bilang mau buka usaha. Dan sebenarnya niat itu sudah dia rintis diam-diam.


\*\*"



Fajar mulai mencari gedung yang bisa dia sewa dengan harga miring. Dia cari gedung tua yang artistik bangunannya lalu dia akan rapikan dan diperbaiki interiornya menjadi lebih kekinian.



Didampingi Putra dia mengurus izin usaha. Dan dibantu Ririen dia menimbang gedung mana yang akan dia sewa juga Ririen membantu memilih alat yang akan dia gunakan.



Tanpa permintaan Fajar, Ririen dan Putra benar-benar tak mau buka suara.



Sesuai permintaan Fajar, Ririen dan Putra hanya membantu bila dimintai tolong oleh Fajar. Bila tidak, keduanya diam dan fokus pada usaha mereka masing-masing.

__ADS_1


\*\*\*



Tiga bulan kemudian cafe pertama milik Fajar resmi di launching. Ririen dan Putra mengirim video pembukaan itu pada kedua orang tua mereka dan tentu keluarga Mahendra. 



Ririen dan Putra dengan bangga menyatakan semua 100% modal Fajar.



Fuad Mahendra menitikkan air mata melihat semua itu. Dia tak percaya anak seusia cucunya bisa punya usaha dengan modal cukup besar dengan modal sendiri.



Fuad tahu tak mungkin Ririen berbohong soal modal yang Fajar miliki. Karena sejak enam tahun lalu saja cucunya bilang pendapatan mereka lebih tinggi dari sarjana fresh graduate.



'*Sampaikan pada Fajar, semoga dia makin sukses dalam kuliah dan usahanya*.' Fuad hanya bisa membalas dengan ucapan semoga usaha Fajar makin sukses.



Memang hanya doa itu yang bisa dia berikan untuk semua cucunya. Baik yang dari Ririen mau pun dari Ricky dan Dira.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul TELL LAURA I LOVE HER ya.



![](contribute/fiction/5867678/markdown/10636434/1673987883353.jpg)



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul TELL LAURA I LOVE HER itu ya.

__ADS_1


__ADS_2