WANT TO MARRY YOU

WANT TO MARRY YOU
CHAK TU CHAK SOUVENIR


__ADS_3

DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA


\~\~\~\~\~


Pasar Chatuchak adalah pasar luas yang terletak di Distrik Chatuchak Bangkok. Tempat ini lebih dikenal sebagai “Pasar Akhir Pekan Chatuchak” karena sebagian besar toko hanya buka pada hari Sabtu dan Minggu. Bukan hanya pasar terbesar di kota, tetapi Pasar Chatuchak juga merupakan pasar terbesar di seluruh Thailand ( dan mungkin di seluruh dunia ). Ada lebih dari 15.000 toko yang menjual beragam barang dagangan dan makanan, dan diperkirakan lebih dari 200.000 pengunjung datang ke sini setiap akhir pekan.


Hari ini bukan jadwal pasar tanaman. Jadi Putra,  Ririen dan anak-anak terutama kedua jagoannya akan hunting souvenir. Bukan hanya baju atau kaos. Karena sebagai pasar terbesar semua jenis yang kamu cari akan mudah kita temui disini asal kalian siap pegal ha ha. Eyank sudah kasih tahu Ririen untuk beli plester penghilang pegal atau cream untuk membuat betis kita tak kaku.


Disini baru Fajri kalap berbelanja. Banyak kerajinan yang dia minati. Kalau urusan baju itu biar Putra dan Ririen saja yang membelikan mereka.


“Sini Daddy titip dulu semua belanjaan kita di locker. Di depan sana ada locker yang bisa disewa pengunjung,” Putra sudah tahu soal locker. Jadi tak takut mereka akan ribet dengan belanjaan.


“Atau kalau tak mau sewa locker, disini ada potter juga Dadd,” Ririen mengingatkan suaminya.


“Enak sewa locker aja Mom. Kasihan potternya ikutin kita terus,” jawab Putra.

__ADS_1


Putra dan Fajri membawa barang belanjaan mereka. Fajar menunggui tiga adiknya dan sang mommy jajan aneka es kelapa yang tersedia disana.



“Enak Mom. Tapi porsinya kecil banget. Enggak puas ah,” protes Fajar. Dia lalu membeli lagi untuk dia serta daddy dan Fajri yang belum kembali.


Rupanya sambil jalan Fajri melihat sosis bakar kesukaan adik kembarnya lalu dia beli tiga porsi.


“Abang, ini es kelapamu. Kalau kurang beli lagi,” Fajri memberi es untuk Fajri.


“Pasti kurang lah. Tapi aku mau beli juice durian aja,” kembali Fajri yang sama dengan Ririen kalau masalah kegemaran durian, akan hunting juice durian saja.


“Kita belum muterin seluruh lokasi ini aja udah pegel banget ya Mas,” Alesha yang tadi sudah memegang peta pasar ini bergumam pada Fajar yang masih asik dengan sosis bakar yang disuapi Leoni.


“Ha ha ha, maka tadi kan mommy sudah beli cream untuk pegal di toko obat yang kita lewati,” sahut Fajri mewakili Fajar menjawab perkataan Alesha.


“Iya juga ya. Kirain karena mommy udah tua aja jadi persiapan cape,” jawab Alesha tak merasa bersalah ngatain mommynya tua.

__ADS_1


“Berarti kamu enggak usah ikut pas besok disini jadi pasar tanaman ya Mbak. Kan pasti bakalan capek,” goda Fajar.


“Yeeee, aku ikutlah kalau pas belanja tanaman,” sahut Alesha.


Pasar khusus tanaman di Chatuchak week end market memang berbeda hari dengan aneka souvenir lainnya. Maka sebelum ke Bangkok, yang minat tanaman harus pastikan dulu jadwal pasar tanaman hari apa. Takutnya ada perubahan waktu dengan saat eyank ke sana.


Seperti biasa, puas berbelanja dan makan Putra, karena dekat dengan hotel maka putra naik tuk tuk untuk kembali ke hotel tidak dengan taksi atau kereta.


Ditunggu komen manisnya ya.


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.


Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta


Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul UNCOMPLETED STORY  ya.


__ADS_1


Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul UNCOMPLETED STORY  itu ya.


__ADS_2