
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
'*Kamu banyak, sangat banyak menoreh duka di hatiku. Tapi memang kamu yang pertama membuatku merasakan disukai seorang lelaki*.'
'*Aku kira itu cinta darimu. Ternyata hanya sekedar nafsu*.'
'*Darimu aku pertama kali tahu apa itu rindu. Darimu pula aku tahu apa rasanya sakit karena cemburu dan dikhianati*.'
'*Darimu pula aku bisa tak peduli pada cinta*.'
Ririen melamunkan sosok almarhum Ricky untuknya.
Sosok yang membuatnya harus berdiri kokoh karena ada dua balita di depan matanya dan satu bayi dalam perutnya.
Sosok Ricky yang membuatnya harus tegar dan kuat demi anak-anak.
Ririen mengingat bagaimana dia terlalu naif. Dia yang terbiasa berpikir dengan logika langsung tunduk akan rayuan Ricky. Untung dia tak terjebak dengan sexx sebelum menikah.
Ririen terhenyak ketika merasakan kakinya basah. Rupanya air selang tak tepat masuk ember. Dia melamun sehingga tak focus. Semua itu diperhatikan Putra sejak tadi. Bahkan Ririen tak mendengar sapanya.
'*Mau bilang bagaimana pun, Ricky pernah jadi cinta pertamanya. Setidaknya suami pertamanya. Lelaki pertama yang menyentuhnya*.'
'*Pasti banyak kenangan diantara mereka berdua. Belum lagi ada Fajar, Fajri dan Alesha antara mereka. Dia pasti kehilangan, walau selama ini sudah hilang*.'
'*Kisah itu kembali terkuak dengan meninggalnya tokoh utama*.' batin Putra.
__ADS_1
"Sibuk Mom?" Ulang Putra.
"Lho, kapan datang Dadd? Tanya Ririen melihat kehadiran suaminya.
"Sejak tadi. Daddy lihat Mommy melamun sampai tak sadar kalau air selang enggak masuk ember."
"Sampai ditegur Daddy sejak tadi enggak dengar," Putra mengecup kening istrinya.
Mendengar itu Ririen tak bisa mengelak karena memang itu yang dia lakukan tadi.
Memang Putra hari ini memikirkan istrinya. Maka sebelum makan siang dia sudah pulang. Dia yakin istrinya sedang tak baik-baik saja maka perlu dia dampingi.
Seperti biasa kalau Putra sudah pulang kerja Ririen akan berhenti berkebun. Maka Ririen pun mencuci tangannya dan bersiap masuk ke rumahnya.
\*\*\*
"Enggak apa-apa Dadd," sahut Alesha. Putra tak memaksanya.
"Hallo cantiknya eyank," siapa Putra pada Jingga yang dalam gendongan Garo. Putra baru pulang kerja jadi tak berani menggendong Jingga. Bisa dimarahin Alesha bila dia langsung menggendong cucunya itu.
"Ada apa? Kenapa masih pagi sudah pulang?" Bisik Putra. Pembicaraan sesama lelaki.
"Echa udah mau pulang waktu saya sampai kantornya. Dia bilang lagi enggak konsen. Maka saya aja yang bawa mobilnya trus saya suruh dia langsung tidur enggak usah urus Jingga."
"Sepertinya Mas tahu ada apa dengan Alesha," bisik Garo.
"Ah bener. Kemarin ada pesan dari papanya. Mungkin itu yang jadi alasan Alesha enggak konsen. Mommy juga enggak konsen tapi pasti alasannya berbeda. Nanti Daddy tanya ke Mas," Putra mencium wajah Jingga.
\*\*\*
__ADS_1
Di rumah sakit semua yang menunggu Shintia sedang bingung mencari ketersediaan darah untuk transfusi darah. Wanita itu kekurangan darah akibat perdarahan yang terus dia alami sehabis operasi.
Shintia tahu dia punya penyumbatan di saluran telur sebelah kanan yang disebabkan kista sejak lahirnya Riana. Tapi tak mau cerita pada siapa pun.
Dokter minta Shintia segera operasi dan tak boleh hamil lagi tapi Shintia ingin punya anak lelaki. Jadi dia pun tak bilang pada Ricky.
Fuad melihat ponsel Ricky masih sama posisinya artinya Shintia belum melihat pesan itu. Lagipula kalau tak mencarinya tak akan terlihat pesan yang Ricky buat.
Kondisi Shintia makin drop selepas operasi. Semua sudah pasrah. Mengharap keajaiban saja.
Tapi Fuad yakin walau lambat Shintia akan bertahan
Karena pesan Rocky adaah jaga anak-anak baik-baik bukan sampai bertemu lagi
Artinya Shintia tak akan cepat pergi. Kemarin dokter bilang ternyata harus keseluruhan rahim diangkat agar Shintia lebih aman.
Fuad berniat sementara akan menahan pesan Ricky. 'Nanti aku print saja. Biar mereka punya kenangan pada apapa mereka.'
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul BETWEEN QATAR AND JOGJA ya.

Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul BETWEEN QATAR AND JOGJA itu ya.
__ADS_1