
Double up... hanya untuk kalian pembaca setiaku 😘😘😘
" Hallo... bagaimana? "
" Target sedang berada di pantai Kuta tuan... namun penjagaannya sangat ketat, anda tak mungkin bisa bertemu dengannya. Suaminya bahkan selalu menempel seperti prangko "
" Beri aku solusi "
" kami akan mengikutinya terus... jika ada celah kami akan langsung mengabari anda tuan Arya "
" Baik... aku menunggu " Arya meletakkan hp nya... lalu ia berjalan menuju balkon hotelnya. Tangannya segera meraih teropong bintang miliknya dan mengarahkannya ke area pantai Kuta... setelah beberapa saat
Matanya menangkap siluet mantan istrinya yang sedang berjalan di pantai bergandengan tangan dengan seorang pria... Arya fokus memandang ke wajah Emma...
" Wajahmu semakin cantik saja Emma, kau terlihat begitu bahagia... sepertinya aku sudah tak ada harapan lagi denganmu.... apakah kau benar-benar sudah melupakan aku? sehingga di wajahmu kini terlihat sangat bahagia dan bersinar " ucap Arya sambil terus mengamati pergerakan Emma
Tak terkira kini perasaan penyesalan yang dirasakan seorang Arya, hartanya yang berlimpah tak sedikitpun membuatnya bisa tersenyum kini... inikah karmaku Tuhan ??? tanya nya dalam hati
Arya meletakkan teropongnya, ia pun berjalan bergegas keluar dari hotelnya... beberapa pengawalnya langsung mengikutinya, sang sopir pun sudah siap sedia membukakan pintu mobilnya
" Kemana tuan... "
" Pantai Kuta... cepat " titahnya
__ADS_1
mobilpun melaju ke pantai Kuta yang letaknya tak terlalu jauh dari hotelnya.
🍜🍜🍜🍜
" Emma, Ida... ini kita di undang oleh keluargaku... acara run away lingerie malam ini di hotel Hilton...ada pameran sekaligus sale nya juga, kita bisa berbelanja lingerie sepuasnya di sana... gimana ?? " tanya Cece pada kedua sahabatnya
" Mau.. mau.. mau... " ucap keduanya lalu mereka bertiga cekikikan, posisi mereka kini sudah berpindah ke area restoran seafood
" Sayang... nanti malam kita datang ya " pinta Emma
" Tentu... aku akan membelikan semua yang kau suka, tapi tidak gratis " jawab Sean sambil memainkan matanya
" Isss dasar kau kucing garong, selalu saja begitu " cicit Emma sambil mengerucutkan bibirnya karena kesal
" Halloooo... Ida ida..karena dah ngak punya laki makanya kamu harus borong, ntarkan kamu ke Paris... siapa tau di sono ketemu bule yang cakep, brondong , tajir melintir lagi kaya Emma...tu Lingerie di pake dah buat bikin kepincut wkwkwk " Cece menyahut geli
" Ih najis ...sorry ya Cece, aku ke sana ma anak aku... masa bawa-bawa begituan, mikir doo... ong " jawab Ida sambil mencoel kepala Cece
" Memang kepala Cece udah kongslet Da... gegara keseringan di atas ha ha ha hi hi hi " ketiganya kembali tertawa geli... Sean hanya mengelengkan kepalanya mendengar perbincangan ketiganya
" Lho ngapain mba Cece di atas... baikin genteng, memangnya suaminya kemana? " tanya Billy sok nyambung
" Bha. ha ha ha... " ketiganya kembali tertawa geli mendengar pertanyaan Billy
__ADS_1
" Suami Cece mah lagi encok ha ha ha " sahut Ida
" Bukan.. pinggangnya patah hi hi hi " sambut Emma
" Zahara emang kalian.... Heh.. anak kecil... ngak usah nimbrung obrolan emak-emak... jakun aja baru tumbuh " omel Cece dengan wajah memerah, Sean dan Suprie ikut tertawa geli membuat Billy tambah bingung
Jhon mendekati Sean dan membisiki sesuatu di kuping Sean, Sean pun langsung berdiri
" Sudah... ayo Emma kita pulang, kau harus istirahat dulu... nanti malam kan mau keluar lagi " ajak Sean, akhirnya mereka pun bubar
" Kau urus dia.. jangan sampai menganggu kami " bisik Sean pada Jhon
" Baik tuan " Jhon lalu mengajak beberapa bawahannya berjalan berlawanan arah dengan Sean, tak lama Jhon menarik tangan seseorang dan mendorongnya ke dinding
" Hentikan... apapun yang kau lakukan tuan... jangan sampai membuat tuan dan nyonya kami merasa tak nyaman... mengerti!!! " bentak Jhon
" Aku hanya ingin melihatnya dari jauh... tidak lebih " jawab Arya
" Itu pun jangan, mengerti tuan.. jangan sampai kami melakukan kekerasan padamu " ucap Jhon lalu meninggalkan Arya
" Anda tak apa-apa tuan? " tanya pengawalnya
" Hemm.. ayo kita kembali " uvapnya sambil berlalu kembali ke mobilnya... Sebegitu sulitnya aku untuk sekedar melihatmu saja Emma huffff..... Arya mengacak-acak rambutnya prustasi
__ADS_1