Aku Tidak Mandul

Aku Tidak Mandul
168. Kelepek-kelepek


__ADS_3

Hai hai sista..... rencana punya rencana thor mau libur nulis saat bulan puasa, tapi ngak tau ya otak sengklek thor selalu berkelana dan takut overload jika ngak di keluarkan dalam sebuah tulisan ...he he Jadi ya up terus walau cerita kadang thor merasa rada ngawur... harap di maklumi aja ya..🙏


Bagi yang ngak suka dengan alur yang saya buat... monggo di skip aja, sepanjang 43 tahun perjalanan hidup thor ngak ada yang namanya perjalanan hidup yang mulussss pasti ada riak yang menyertai, seperti juga dalam perjalanan hidup semua kharacter si novel ATM ini


Janganlah membenci salah satu kharacter si novel ini... Karena semua orang bisa berubah... bisa Salah... bisa menyimpang, namun semua juga berhak bahagia... dan berhak menjalani hidup sesuai dengan keinginannya


👠👠👠👠


Hari sudah mulai malam.... tamu-tamu sebagian sudah mulai pulang. Rangga dan Zahra masih betah duduk sambil berbincang... tak lama terdengar band pengisi acara mempersilahkan jika ada tamu yang Ingin menyumbangkan suaranya.


" Dek... mau dengar ngak isi hati mas selama kau meninggalkan mas ke london ? " tanya Rangga


" memangnya apa mas ? " tanya Zahra balik... Rangga berdiri tanpa menjawab pertanyaan zahra


Rangga berjalan ke panggung kecil yang tersedia.


" Zahra... mas akan memperlihatkan padamu satu kelebihan mas yang selama ini belum pernah kau tau... mas jamin adek pasti klepek-klepek he he " ucapnya dalam hati


Rangga berbincang pada pengisi band... ia kemudian mengambil sebuah gitar lalu duduk di bangku sambil memangku gitar tersebut.


" Selamat malam semua... saya menyanyikan lagu ini khusus untuk seorang gadis yang sudah membuat saya tergila-gila, maaf jika sebagian dari kalian tidak mengerti karena lagu ini berbahasa indonesia...untukmu Zahra..... jeng... jeng... jeng... " usai mengucapkan sepatah 2 patah kata jemari Rangga memetik gitarnya dengan lincahnya


Emma dan keluarga juga bu Ami langsung terdiam mendengar suara Rangga..mereka kaget tiba-tiba saja Rangga sudah Naik ke atas panggung, Apalagi Zahra.... badannya bergetar begitu mengetahui Rangga menyanyikan sebuah Lagu untuknya... hatinya serasa senang bercampur grogi... Karena Rangga terus menatapnya dari atas panggung.


*Aku masih ada di sini....


Masih dengan perasaanku yang dahulu....


Tak berubah dan tak pernah berbeda..


Aku masih yakin nanti masih milikmu..


Aku masih di tempat ini....


Masih dengan setia menunggu kabarmu.....


Masih ingin mendengar suaramu....


Cinta membuatku kuat begini....


Aku merindu...


Ku Yakin kau tau...


Tanpa batasan waktu.....


Ku terpaku....


Aku meminta....


Walau Tanpa Kata.....


Cinta berupaya.....


Engkau Jauh di mata


Tapi dekat di doa....

__ADS_1


Aku merindukanmuuu*.....


Zahra merasa merinding mendengar suara serak-serak basah Rangga...suara tepukan tangan riuh terdengar berasal dari Emma, bu Ami juga Suprie. cs... yang tentunya mengerti arti dari syair yang dilantunkan Rangga...Rangga kembali memetik gitarnya di pangkuannya... matanya tak berkedip memandang pujaan hatinya yang kini wajahnya sudah memerah


*Aku masih di dunia ini...


Melihatmu dari Jauh bersama dia...


Walau pasti ku terbakar cemburu


Tapi Janganlah Kau ke mana-mana


Aku merinduuuu....


Ku yakin kau tau.....


Tanpa batas waktu.....


Ku terpaku....


Aku meminta...


Walau Tanpa Kata.....


Cinta berupaya....


Engkau Jauh dimata


Tapi dekat di doa....


Aku merindukanmuuu......


Tepuk tangan riuh dengan suitan2 menyoraki Rangga yang bernyanyi.


Zahra terus mengelus dadanya yang dagdigdug serrr


" Ya Allah mas Rangga..... suaranya sexy banget.... adek sampai klepek-klepek.... " cicitnya tak karuan rasa..... Apalagi saat Rangga kembali berjalan mendekat ke meja mereka kembali, Zahra tak kuasa memandang ke arah Rangga, Ia hanya bisa menundukkan kepalanya


" Bagaimana suara mas bagus ngak? " tanya Rangga begitu duduk


" Iya... Bagus banget " jawab Zahra tetap tertunduk


" Apasih yang di lihat di bawah...? uang adek Jatuh? " tanya Rangga sambil tersenyum


" Ngak.... mas... "


" Trus.. ngapain nunduk terus...mas di depanmu bukan di bawah situ, lihat ke sini dong!! " ucap Rangga Lagi, berlahan Zahra mengangkat wajahnya yang memerah... pandangan merekapun bertemu, Rangga memberikan senyum melawannya Pada Zahra membuat nya tambah Salah tingkah


" Mas.... Jangan liatin adek terus.... adek maluuuu...... " ucap Zahra sambil menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya... Ia terlihat sangat mengemaskan di mata Rangga


" Ha ha ha ha...... " Rangga tertawa bahagia sudah bisa membuat Zahra klepek-klepek....


Jiahhhh Rangga... Jangan si abg... Thor aja ikutan klepek-klepek denger kamu nyanyiin lagu itu.... 😍😍😋😋


Sementara itu... Billy dan Elena juga menghentikan aktifitasnya begitu Rangga Naik panggung, keduanya mendengarkan lagu yang berjudul TANPA BATAS WAKTU itu. sampai selesai.....


Elena bertepuk tangan... Ia sangat terharu melihat Rangga menyanyikan lagu untuk kekasihnya

__ADS_1


" Ohhh kapan ya... ada pria tampan yang kucintai mempersembahkan Lagu romantis seperti itu untukku " cicitnya sambil menarik2 tangan Billy gemes, membuat Billy kesal


" Eh kunti... noh minta di nyanyiin ma band pengiring mau 100 lagu juga dia sanggup...lebai.... " ucapnya lalu berjalan meninggalkan Elena , Elena mengikuti Billy...


" Ayang Bill..... Jangan marah dong, kan cuma berharap masa ngak boleh "


" Elena jangan panggil aku ayang2, ntar dikiranya orang beneran lagi " protesnya


" Oke beb..... "


" Jangan pake beb juga..!! ."


" Baiklah cinta..... "


" Astogeee...... 😡😡😤 " habis sudah kesabaran Billy


" Kamu tu ya... ngak ngerti apa pake bahasa manusia? apa aku harus pake bahasa planet biar kamu ngerti!! "


" Ngerti tentang apa Bill.? " tanya Elena anteng


" Kalau aku ngak suka sama kamu.!! paham!! " bisik Billy tak mau orang mendengar pertengkaran mereka


" Paham.... itu hak kamu Bill, tapi aku juga punya hak untuk menyukai Pria manapun yang kusuka..... yaitu kamu..... " bisik Elena balik sambil memencet hidung mancung Billy dengan gemezzzz membuat Billy prustasi...


" Mama... papah.... apa salah dan dosaku hik hik hik..... " ratapnya sambil memandang ke arah Elena yang tersenyum manis padanya... 😘😍😍


🛍🛍🛍🛍


Sementara itu.... di sebuah Rs, Lisa sedang terbaring di tunggui oleh adiknya. Nampak luka di keningnya dan juga di tangannya yang terbalut perban.


" Anna... ingat jangan beritahu mama kalau aku di Rumah sakit, bilang saja aku menginap di mansion tuan Daniel selama 2 hari. Sekarang pulanglah!! " titahnya Lisa pada adiknya


" Kakak Yakin ngak apa-apa ditinggal sendirian di sini? "


" Iya... kakak baik-baik saja, lagipula malam ini kakak palingan tidur saja, pulanglah... nanti mama cemas " pinta Lisa kembali


" Baiklah kak... besok pagi Antar akan kemari dan membawakan kakak baju ganti, kalau ada apa-apa telfon Anna kak "Lisapun mengangguk.


Sepeninggal Anna.... Lisa melamunkan apa yang telah terjadi padanya hingga ia berakhir di Rs.


Flassback on....


Hari ini adalah hari yang penting untuk bos besar PT. Kila. Setelah memvantu persiapan pesta... jam 11 Lisa pergi ke sebuah salon untuk di makeup.. Ia ingin rambutnya di sanggul karena nyonya Emma memberinya seragam kebaya untuk di kenakan saat acara pesta.


Setelah 1 jam akhirnya Lisa Selesai, dengan mengunakan taxy Lisa berangkat ke Mansion Daniel. Karena peraturan keamanan yang berlapis membuat taxy yang membawa Lisa tak bisa masuk ke halaman Mansion.


Lisa akhirnya turun dari taxy dan berjalan menuju Mansion. Namun sebuah tangan kekar menarik Lisa sampai Lisa oleng karena kaget


" Lisa.... kita perlu bicaralah!! " Lisapun menoleh.....


" Om Royyy.....??? "


🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭


Apa yang terjadi dengan Lisa dan om Roy hingga Lisa berakhir di Rs....


Nantikan kisahnya di eps besok

__ADS_1


See you next eps


Jangan lupa like komen dan vote nya


__ADS_2