
London.....
Marsha mendatangi Emma di kamarnya, Emma sedang mengemas pakaiannya dan Sean karena besok pagi mereka akan berangkat ke Bora-bora.
" Emma.. kau sudah selesai? " tanya Marsha
" Ya Mam.. Baru saja "
" Kalau begitu ganti bajunya, pakai gaun terbaikmu..setelah ke dokter kita akan ke rumah Madam Sousa " ucap Marsha
" Mam sudah izin pada Sean? Nanti Sean marah lagi jika kita tidak izin dulu ".ucap Emma.. Marsha menarik nafas panjang mendengarnya
" Mengapa kau takut sekali dengan suamimu itu... kau kan tau Mam rajanya di rumah ini " ucap Marsha
" Mam... walau bagaimanapun Sean adalah pemimpin rumah tangga mam , Emma sudah berjanji tak akan kemanapun tanpa izin nya mam... mam kan tau betapa sulitnya meredakan kemarahan Sean " Sahut Emma
Marsha lalu menelfon Sean...
" Hallo.. Sean, mam akan membawa Emma ke dokter untuk konsultasi kb, Kau tak keberatan kan? " tanya Marsha
" Baiklah Mam... Jangan lupa minta pengawalannya yang ketat mam... aku tak mau kalian kenapa-kenapa!! " sahut Sean... Marsha langsung tersenyum mendapat izin dari Sean
" Baiklah son... kami berangkat dulu, Kau dengat Emma Bersiaplah, mam akan menjemputmu 30 menit lagi, ingat dandan yang cantik pakai berliannya, kita Jangan sampai kalah dengan Sousa " ucap Marsha senang lalu meninggalkan kamar Emma
Emma lalu kembali Kamar twins dan menyusui dahulu kedua anaknya sampai kenyang, baru Ia berganti pakaian.
Keduanya lalu berangkat ke rs untuk konsultasi kb
" Mam... sebenarnya Emma tak mau memakai alat kontrasepsi dulu, Emma Ingin hamil lagi " ucap Emma membuat Marsha kaget
" Kau Ingin Hamil lagi..?. bayimu masih sangat Kecil Emma "
" Tidak apa-apa mam... kan ada Mam yang akan membantu menjaga twins, Mam umurku sudah hampir 32 tahun... jika aku menundanya nanti aku terlalu tua akan membahayakan kesehatanku Mam " Emma mengungkapkannya alasannya
" Jadi bagaimana... sedangkan Sean tak mau kalau kau hamil lagi, Katanya 2 anak cukup "
" Mam.. bantu Emma ya, bilang saja kita sudah ke dokter ..nanti jika Emma hamil kan bisa bilang kebobolan Mam " pinta Emma
Marsha jadi bingung... sebenarnya Ia juga senang jika punya banyak cucu, anaknya cuma satu jadi cucu hanya bisa Ia dapatkan dari Emma
__ADS_1
" Mam... bantu Emma ya... ya " rayu Emma lagi
" Baiklah Emma... tapi saran Mam sebaiknya kau minum pil kb dulu selama beberapa bulan agar Sean tak curiga " ucap Marsha
" Baiklah Mam... terimakasih, mam memang yang terbaik muahhh " ucap Emma senang karena Marsha mendukungnya untuk menambah anak lagi. Akhirnya keduanya mampir ke Rs untuk meminta resep pil kb pada dokter
Setelannya keduanya langsung ke rumah madam Sousa. Di Mansion madam Sousa sudah berkumpul para sosialita.. mereka berbincang sambil menilai pakaian dan perhiasan yang di pakai masing2 tamu undangan.
Begitulah sista.. mereka berkumpul untuk saling pamer, sebenarnya Marsha tak suka akan hal itu, namun ia tak mau mengalah pada Sousa yang selalu mencari kesempatan untuk menjatuhkannya. Dua generasi pendamping Brown berjalan dengan percaya diri, mata para tamu yang lebih dulu datang tak lepas memperhatikan keduanya dari atas sampai bawah mencari kekurangannya keduanya... sia sia mereka melakukannya karena tak ada cela yang bisa mereka dapatkan dari keduanya.
Senyum Marsha mengembang sempurna sepanjang acara, bagaimana tidak.. Ia dan Emma memakai pakaian dan perhiasan yang nilainya fantastic hingga seorang Sousa pun tak bisa berkata2 Lagi, hanya pandangan matanya yang berbicara... betapa ia sangat dongkol melihat keduanya.
Selesai basa basi di kediaman Sousa, Marsha lalu ke butik Lingerie langganan mereka, Marsha membelikan beberapa buah lingerie baru untuk Emma, Karena yang lama sudah tidak sedang..berat badan Emma belum kembali ke laptop... 😆.
Keduanya lalu pergi ke tempat spa langganan mereka juga.. Sebenarnya Emma menolak, Ia Merasa sudah terlalu lama meninggalkan twins... Namun Marsha memaksa karena Emma harus menampilkan yang terbaik malam ini untuk suaminya.
Akhirnya keduanya memanjakan tubuh mereka dari atas sampai bawah.
Hari sudah menjelang malam.. dengan semangat Sean pulang ke mansion mereka. Ia sudah tak sabar bertemu dengan istrinya tercinta. Hari ini adalah hari yang paling ditunggunya karena merupakan Hari yang ke 40, Hari Kemerdekaan Sean dari penantian panjang.
Namun Sesampainya di Mansionnya ia tak mendapati Emma.. hanya papanya yang sedang bermain dengan twins. Sean pun segera menelfon Emma
" Aku masih di jalan sayang, apakah kau sudah di Mansion? " tanya aemma
" Iya.. cepatlah pulang... apa saja yang kalian lakukan semenjak siang sampai senja begini ? " omelnya marah
" Aku hanya menemani mama ke spa sayang, sekarang mandilah...sebentar lagi aku sampai " ucap Emma, dengan kesal Sean pun masuk ke kamar mandi
Bahkan sampai 30 menit di kamar mandi Emma tak kunjung datang juga... kesabaran Sean sudah habis, Sean mengambil hp nya dan menelfon Marsha
" Haii son.. ada apa kau menelfon?? " tanya Marsha tanpa dosa
" Mam... pulang dalam 30 menit jika tidak aku akan mengangkutan anak dan istriku kembali ke mansionku malam ini juga!! " titahnya kesal
" Sean jangan terlalu emosi... kami dalam perjalan pulang, sekarang kau makanlah dulu dengan papamu ya bye bye.. " ucap Marsha lalu menutup panggilannya
" Maammmmm... mam... " Sean melempar hpnya ke sembarang arah, Ia pun berjalan ke ruang makan sambil mengomel tak henti-hentinya
" Ada apa son... mengapa wajahmu kumal begitu ? " tanya Daniel di meja makan
__ADS_1
" Pah... mam membawa Emma terlalu lama, suruh mereka pulang sekarang pah.... " jawabnya kesal
" Iya.. papah baru saja menelfon mamamu, makanlah dulu Palingan sebentar sampai " ujarnya Daniel. sambil tersenyum geli melihat Sean yang seperti cacing kepanasan karena istrinya tak ada
Sean hanya makan sedikit... ia tak bernafsu sama sekali. Wajah tampannya nampak di tekuk sedemikian rupa....
" Kau sudah menengok kedua Anakmu Sean? " tanya Daniel
" Belum pah... aku sangat mencemaskan Emma " sahutnya
" Sudah tengoklah anakmu dulu... bermainlah dengan mereka... mereka sangat merindukanmu " ucap Daniel, Sean pun Menurut... Ia mendatangi kamar twins... nampak kedua anaknya sedang terjaga
Sean mengangkat Prince terlebih dahulu... Ia menciumi anaknya sampai puas... lalu bergantian dengan princess, Sean memandangi wajah munil anak perempuannya itu...
" My little girl... daddy akan gelabakan menjagamu nanti jika kau sudah dewasa... Karena kau akan tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik, pasti banyak lelaki yang mengejar-ngejar mu... seperti mommymu, tapi daddy akan mengurungmu seperti daddy mengurung mommymu. Kalian berdua tak boleh lepas dari pandangan daddy... ingat itu sayang muah....muah... muah.... " bisik Sean seolah-olah anak Gadisnya itu mengerti saja 😅😅.
Lelah bermain dengan twins dan Emma belum datang juga... akhirnya Sean kembali ke kamarnya, ia bermaksud menelfon Emma kembali.
Sesampainya di kamar Sean mencari2 di mana HP nya tadi di lemparnya... setelah beberapa Saat akhirnya ia pun menemukannya. Sean kembali me redial no Emma
" Hallo sayang... mengapa kau belum sampai juga, cepatlah kembali!! " ucap Sean.namun Emma tak menjawab apapun... ia diam saja
" Hallo... hallo Emma Kau mendengarku?? " ucapnya lagi, Sean Merasa cemas karena Emma tak menjawabnya... tiba tiba
Kletek... pintu kamar mandi terbuka, Sean Otomatis melihat ke arah kamar mandi dan......
Emma keluar dari kamar mandi memakai Lingerie hitam barunya, rambutnya juga berubah. Emma berjalan dengan sensual ke arah Sean Sambil tersenyum....
" Kejutannnnn...... " ucap Emma lalu melakukan run away dengan lingerienya
" Glek... glek.... " Sean tak bisa berkata-kata lagi... Ia hanya bisa menelan air liurnya melihat keindahan didepan depannya.... si boy pun langsung terbangun dari mati surinya.... 😅😅
Sampai disini dulu sista
See you next eps
Jangan lupa berikan banyak hadiah untuk ATM... insha Allah besok di lanjut yo
Emma dengan lingerie Barunya 😱😱
__ADS_1