Aku Tidak Mandul

Aku Tidak Mandul
70. Hari Penting


__ADS_3

Terimakasih vote kalian sista... tetap di nanti ya, Jangan lupa like dan komennya serta jadikan ATM sebagai novel favorite kamu... 😍😍


Malam ini Sean dan Emma sudah kembali ke Mansion, mereka kini sedang dinner dengan ke dua orang tua Sean.


" Emma mulai besok kau tidak usah bekerja.. di sini saja bantu Mam mempersiapkan acara ulang tahun Sean " ucap Marsha


" Baik Mam... "


" No Mam.... biar saja Emma ke kantor denganku, pakai WO saja " bantah Sean


" Sean kau tak usah protes, istrimu tak kemana-mana ..kami hanya akan membeli gaun untuk acara dan memilih tanda mata "


" Aku akan menemani kalian " kekeh Sean


" Ada apa denganmu Sean? kami tak bisa enjoy jika mengikuti " Marsha juga tetap menolak


" Aku temani atau tidak sama sekali, lebih baik acaranya di batalkan saja" kali ini Sean tak mau mengalah dengan Marsha, Marsha hanya bisa menarik nafas panjang


" Baiklah terserah padamu, lihatlah anakmu itu Daniel sekarang sudah berani melawanku " sungutnya sambil meninggalkan mereka dan kembali ke kamar


Keesokan harinya... iring-iringan mobil memasuki sebuah butik kelas atas di London. Sean membawa semua pengawalnya.. membuat parkiran butik penuh dengan mobil rombongan mereka.... Marsha saja sampai geleng kepala melihat kelakuan Sean yang terlalu over protektif, namun ia tak mau ribut akhirnya diam saja.


Saat memasuki butik mata Emma di manjakan dengan beragam gaun malam yang begitu indah dan mewah. Emma berkeliling melihat-lihat , akhirnya ia berhenti pada sebuah gaun silver yang simple namun terlihat mewah dan elegan.


" Bisa aku mencobanya? " tanyanya pada pelayan


" Tentu saja nona, sebentar saya bawakan ke kamar pas, anda silahkan duluan "


" Sudah menemukan pilihanmu sayang? " tanya Marsha dan Sean bersamaan


" Ya... aku akan mencobanya " jawab Emma di ikuti pelayan yang membawa gaunnya


Emma mencoba gaunnya, namun Ia tak menunjukkannya pada Marsha ataupun Sean..Emma langsung membungkus gaun tersebut.


" Mengapa langsung di bungkus Emma, kami belum melihatnya " protes Marsha


" Kejutan.. kalian akan melihatnya saat di pesta " jawab Emma penuh misteri, Marsha dan Sean hanya terdiam... Emma memang unik, tak sampai 30 menit ia sudah selesai padahal kalau perempuan lain pasti makan waktu berjam-jam untuk memilih gaun dan belum tentu mendapatkannya.


Selesai dari butik mereka mendatangi toko souvenir, tak makan waktu lama kegiatanpun selesai


Tak terasa hari H tiba, acara di laksanakan pada malam minggu di taman mansion. Taman telah di hias menjadi begitu indahnya, beratus bunga dan lampu menghiasi taman. Namun ada hal unik di depan taman sebelum masuk, para undangan di sambut dengan sebuah panggung run away sehingga mereka bisa berfoto bak model sebelum memasuki tempat acara.


Sebelum tamu datang Emma menyempatkan diri berfoto panggung run away tersebut. Selesai berfoto Emma bergegas kembali ke kamarnya. Emma tak di perkenankan keluar kecuali saat acara akan di mulai.

__ADS_1


Keluarga Brown Ingin memberikan kejutan pada para undangan yaitu memperkenalkan Emma dan acara di lanjutkan dengan pertunangan keduanya. Hari mulai gelap dan tamu sudah mulai berdatangan.


Pasangan Brown berdiri dengan bahagianya menyambut semua tamu yang datang, tak banyak tamu yang di undang makan ini hanya orang-orang yang di anggap penting saja.


Sepasang kaki indah berjalan mendatangi tempat acara... Ia memakai sebuah mini dress berwarna putih lengkap dengan hinghill putih dan aksesories nya membuatnya terlihat begitu mempesona.


" Selamat datang Nona manis.. siapa namamu? " tanya Marsha karena ia merasa tak mengenalnya


" Nyonya saya Lisa... nona Emma mengundang saya untuk mendampingi tuan Billy malam ini " jawab Lisa sopan


" OMG.... ya ya Emma sudah memberitahuku, ahh kau cantik sekali pantas saja Emma menyukaimu... baiklah masuklah cantik.. itu Billy ada di sana, selamat bersenang-senang " sambut Marsha senang


" Siapa dia sayang? " tanya Daniel


" Lisa... Emma mau menjodohkannya dengan Billy, bagaimana menurutmu? "


" Well selera menantu kita memang bagus, aku setuju... dia cantik dan terutama sopan " jawab Daniel


Di tempat acara, nampak Sean yang di kelilingi beberapa teman dan relasinya, mereka mengobrol seputar kehidupan masing-masing . Tak sedikit yang memamerkan pasangan masing-masing, bahkan ada yang menyindir Sean terang-terangan seputar dirinya yang tak juga mengandeng pasangan.


Sean hanya tersenyum saja


" Aku beri kalian waktu hingga 30 menit kedepan untuk menertawakanku aku, namun setelah itu... jagalah mulut kalian Jangan sampai ada lalat yang masuk " jawabnya terdengar misterius


" Oooo...... came on Sean, kejutan apa yang ingin kau sampaikan... mengapa harus menunggu selama itu " teman-temannya terus mendesaknya, namun Sean tetap diam saja


" Terimakasih pada para undangan sekalian yang telah berkenan hadir pada hari ulang tahun anak tunggal kami Sean O Brown yang ke 28 " sambut Daniel senang


" Malam ini adalah malam yang teramat membahagiakan karena Selain merayakan ulang tahunnya yang ke 28, Sean juga akan memperkenalkan kekasihnya pada anda semua dan mereka akan bertunangan malam ini " lanjut Marsha


Kehebohan langsung terdengar begitu Marsha selesai berbicara, desas-desus yang selama ini terdengar bahwa Sean memiliki kekasih ternyata benar adanya...para wartawan juga sudah memasang mata dan telinga mereka mencari siapa wanita beruntung tersebut.


Tiba-tiba lampu pun di matikan, dari arah pintu masuk... lampu mulai menyoroti seorang wanita cantik yang membawa sebuah mic ditangannya.


Emma masuk sambil menyanyikan lagu happy birthday untuk Sean. Semua mata tak berkedip memandang wanita cantik tersebut, bahkan tak sedikit yang ternganga termasuk teman-teman Sean.


" Sheet.... rupanya Sean tak berbohong, cantik sekali kekasihnya.... omg .... " ucap salah seorang temannya


Emma bernyanyi sampai di atas panggung. Sean menyambutnya dengan mesra, di ciumnya punggung tangan dan kening Emma begitu menaiki panggung, membuat tamu menjadi heboh dan bertepuk tangan bahkan ada yang bersuit.


" Terimakasih sayang... " ucap Sean seraya mengambil mic dari tangan Emma dan memeluk pinggangnya


" Baiklah hadirin sekalian.. perkenalkan wanita cantik ini adalah kekasihku, wanita yang telah memporak-porandakan hatiku, wanita yang membuat aku mengerti apa artinya cinta yang sesungguhnya. Wanita ini bernama Emma Watson, dan tak lama lagi akan segera menjadi Emma Brown " jelas Sean sambil terus menatap Emma yang terlihat begitu bersinar malam ini

__ADS_1


Setelah acara tukar cincin, kini tibalah acara berdansa.... Sean mengajak Emma berdansa sebagai pasangan pertama... keduanya berdansa dengan bahagia. Sean memeluk pinggang Emma dengan begitu eratnya seolah-olah takut kehilangannya


" Sayang... mengapa kau begitu cantik malam ini, membuatku cemburu saja karena begitu banyak mata yang mengagumimu " bisik Sean


" Apaan sih... aku kan berdandan cantik untukmu Sean, agar semua wanita di luar sana tau betapa cantik istrimu ini... jadi tak ada yang berani menganggumu " bisik Emma di kuping Sean


" Oh Shett Emma... kau membuat si boy mulai bangun ini.... " cicit Sean


" Ha ha ha dasar kau si kucing garong, sabar dong... aku akan memuaskanmu malam ini sebagai hadiah ulang tahunmu... " bisik Emma lagi


" Bagaimana kalau sekarang? "


" Apa kau gila.. meninggalkan tamumu di jam seperti ini, tidak...kau mau mam marah...? "


" Baiklah.. baiklah sayangku... aku akan bersabar, Kira kira kau sanggup berapa ronde malam ini? "


" Seannnn.... mengapa sih otakmu itu tak jauh-jauh dari hal yang mesum? "


Sementara itu tak Jauh dari Sean... nampak ipin upin sedang memperhatikan keduanya ...


" Enak ya Prie... si bos sudah bahagia, giliran gue kapan ya? " ucap Billy


" Ya lo kalo mau kayak bos, ya cari ceweklah sana... bukannya nempel Sama gue mulu " jawab Suprie


" Ihh siapa juga yang mau nempel ama lo Prie... najis , amit amit dah " Sahut Billy


" Lha itu apaan dari tadi di samping gua, pergi sana!! "


" Lo dong yang pergi... deket lo bikin pasaran gua ancur tau ngak " balas Billy tak mau kalah


Heh..... keduanya sama-sama membuang muka.... hadeh meraju tuha rupanya


" Ehem... ehem... permisi, tuan Billy maukah kau berdansa denganku? " tanya seorang gadis cantik pada Billy. Suprie dan Billy sama-sama langsung menoleh ke asal suara


" Lisa..... wow....... " ucap Suprie... sedang Billy hanya ternganga tak mampu berkata-kata, Ia begitu takjub melihat Lisa yang begitu berbeda malam ini.....


" Tuan Billy...... tuan..... "


Ha ha ha ayo tebakannya... malam ini Billy mimisan apa ngak?


See you next eps


Happy reading selalu

__ADS_1


Emma dengan gaun cantiknya



__ADS_2