Aku Tidak Mandul

Aku Tidak Mandul
112. Ke Pulau


__ADS_3

Hai hai hai selamat hari senin , semoga nitizen berkenan kasih vote buat ATM ya, biar author tambah semunguuut nulisnya... 🤗🤗


Buat nitizen yang kangen ma upin ipin sabar ya... kita tuntaskan dulu kisah si duda karatan kasihan ntar expire lagi... 😆😆😅


Still in Paris..... in the morning...


" Bunda... bangun, Raka mau berangkat pagi ini... bundaaa " rengek Raka di pagi buta


" Raka mau berangkat ke mana, memangnya nak? " tanya Ida tanpa membuka matanya


" Raka mau ikut lomba game online Sama Richard... nanti 3 hari Raka ngak pulang, ayo siapin baju Raka dong Bun..... "


" Apaaaa??? 3 hari, Raka tega tinggalin bunda sendirian di sini, memangnya lombanya di mana ? " tanya Ida kaget bukan kepalang Ia sampai terduduk


" Di kota sebelah bun, bunda tenang aja... kami sudah di sediakan tempat selama 3 hari di sana, kalau menang hadiahnya dollar bunda...kan bisa buat nambah tabungannya Raka uangnya " jawab Raka


" Raka kok gitu sih... ngak izin bunda dulu, Seharusnya kan izin dulu Sama bunda... Liburan bunda jadi berantakan jadinya hik.. hik.. hik.. "


" Bunda maaf... kalau Raka izin pasti bunda ngak kasih, lagian kan jarang-jarang Raka bisa bertemu Richard.. boleh ya bun... ya ya " rayu Raka sambil memeluk sang bunda, Ida hanya bisa menghembuskan nafas panjang... Ia memang tak pernah bisa marah pada buah hatinya itu.


" Bunda ikut kalian saja ya " pintanya


" Ngak boleh bun... kami sudah mendaftarkan wali kami, tuan Andre yang akan menjaga kami di sana... bunda jalan-jalan aja ya di sini "


" Raka ngak takut bunda kesasar, terus di culik sama penjahat... mas Raka jahat " ucap Ida pura-pura merajuk


" Engak lah... kan ada papanya Richard nanti yang jagain bunda " sahut Raka sambil tersenyum


" Ngak... bunda ngak mau di jagain ama papanya Richard , udah biar aja bunda jalan-jalan sendiri " ucap Ida lalu berdiri dan menyiapkan keperluan anaknya


Kini keduanya bersiap untuk sarapan di Restoran, begitu pintu di buka sudah nongol Richard dan Andre. Mereka lalu ke restoran bersama


" Richard kemana papahmu, kok ngak ada? " tanya Raka


" Papa keluar tadi... sepertinya ada urusan penting " jawab Richard


" Jadi siapa dong yang jagain Bunda kalau Papa mu sibuk? " tanya Raka khawatir


2 R lalu menatap Andre.... Andre bingung harus menjawab apa


" Bunda ngak papa kok, sudah ngak usah khawatir sama bunda... bunda sudah besar, okay " Sahut Ida


" Maaf bunda... " ucap 2 R lalu memeluk Ida bersamaan, Ida tersenyum bahagia 2 R begitu menyayanginya


Saat sarapan... Eric datang bersama 2 pengawalnya


" Pagi boys.... bunda " ucapnya sambil tersenyum usil pada Ida... Ida diam saja... Ia asik melamunkan kepergian anaknya


" Pagi papa, pagi uncle " Sahut keduanya


" Papa pagi ini kami berangkat dengan Andre, papa jaga bunda ya " pamit Richard

__ADS_1


" Aduh bagaimana ya... papa juga harus berangkat ke pulau... ada Kendala dengan pembangunan mansion kita di sana son " sahut Eric sambil melihat ke arah Ida yang nampak melamun


" Kalau begitu Raka ngak jadi aja ikutan lombanya, Raka takut bunda kesasar nanti kalau sendirian "


" Jangan dong Raka... aku ngak semangat kalau sendirian " ucap Richard


Semua makan sambil berfikir...


" Tuan Eric... bagaimana jika tuan membawa nyonya Ida ke pulau, kan beres " Usul Andre


" Ngak... apaan sih, udah ngak papa Raka, bunda sendirian ngak kesasar kok " tolak Ida


Thor ....


Ida adalah wanita yang pintar dan sangat cantik... namun satu kelemahan Ida yaitu susah untuk mengingat jalan, kecuali Ia sudah berulang kali melewatinya... he he ngak tau penyakit apa itu namanya, itu nyata ya sista... Karena author juga begitu orangnya... 😅😅😅 jadi buka aib sendiri nih


" OK fix... bunda kemasi barangmu, Kau ikut denganku. " titah Eric


" Tidak.... aku tidak mau, biar saja aku menikmati liburanku sendiri " tolaknya lagi, namun Eric tak mau tau... Ia mengedipkan matanya pada Andre, dalam sekejap Andre sudah menghilang dari pandangan.


Selesai makan... Andre datang mengeret tas Ida


" Beres tuan, saya juga sudah mengurus cek out nya... selamat bersenang-senang he he " ucapnya lalu membawa 2 R bersamanya


Kini hanya tinggal Ida dan Eric di meja makan, mata Ida melotot tanda Ia sedang marah besar


" Mengapa kau sangat lancang Eric, tidak... aku tak mau ikut denganmu " protesnya lalu berdiri dan mengeret tas nya, Eric kemudian berdiri dan memerintahkan anak buahnya mengambil tas Ida, Erik langsung mengangkat Ida seperti sekarung beras


" Turunkan aku Eric..... Ericcccc" teriakan Ida tak dihiraukannya, Eric menurunkan Ida setelah sampai di mobil


" Hei bule songong... Kau fikir kau siapa, bisa memisahkan aku dengan anakku hah... mantan suamiku saja tak bisa, aku akan menuntutmu!! " jiwanya pengacaranya keluar


" Tentu saja bisa... apa kau tak tau, anakmu minta di daftarkan satu sekolah dengan anakku, setelah naik kelas ini... Ia akan meninggalkanmu sendirian di Bali dan ikut denganku ke London "


" Cih... aku tak percaya padamu "


" Terserah kau bisa tanyakan sendiri pada anakmu nanti " ucap Eric membuat Ida terdiam... benarkah Raka Ingin sekolah di London. Memang Raka sering mengatakan ingin sekolah di luar negri... makanya ia gencar belajar bahasa Inggris, tapi ngak sekarang juga kali... masih terlalu muda..hik hik hik ...hati kecil Ida jadi gundah gulana.


Sepanjang jalan Ida hanya terdiam... Ia mengetik SMS pada anaknya menanyakan kebenaran perkataan Eric dan ternyata itu benar.... Ida kembali menarik nafas panjang


" Raka... Raka... kau persis bunda, punya cita-cita setinggi langit " ucapnya dalam hati, air mata menetes dari kedua dua ujung mata indahnya


Eric yang melihatnya langsung menghapus air mata tersebut dengan satu tangannya, bukannya berterimakasih Ida malah membelakangi Eric


" Semua ini gara-gara kamu, jika anakku tak bertemu anakmu.... Liburan kami tak akan berantakan seperti ini hik hik " omelnya sambil terisak


Eric hanya bisa diam menggaruk kepalanya... bagaimana mau berhasil rencana 2 R jika Ida malah sebal jika bersamanya 🤔🤔, mobil memasuki area Bandara... jet Eric sudah menanti dengan manisnya


Erik menarik Ida yang masih saja merengut... namun rengutan tersebut menghilang begitu memasuki jet... matanya berbinar menelisik kemewahan jet yang di masukinya. Wanita manapun pasti terperangah jika memasuki jet kerajaan tersebut.


" Kau Suka? " tanya Eric, Ida mengangguk

__ADS_1


" Boleh aku berfoto di sini? " tanyanya


" Silahkan sepuasmu... itu ada karaoke.. kalau kau bosan.. Kau bisa bernyanyi nanti " ucap Eric.. Raka sudah memberitahunya jika Ida hobby menyanyi.


Puas berselfie ria...Ida lalu mengunggahnya di medsos nya. Tak lama Ida asik sendiri bernyanyi tanpa menghiraukan Eric. Eric asik bekerja dengan laptopnya sambil sesekali mencuri pandang pada wanita cantik di depannya.


Menjelang siang jet mendarat di sebuah pulau. Ida memperhatikan dari jet... sepertinya pulau itu tak berpenghuni


" Eric dimana kita? " tanyanya penasaran


" Di pulau kita... "


" Pulau kita?? apa maksudmu "


" Aku membuat pulau ini untuk tinggal dengan pendampingku kelak... kau mau kan jadi pendampingku he he " ucap Eric gugup


" Ngak...."


" Kenapa... apa kurangnya aku..? "


" Kau tak ada kurangnya, hanya aku trauma... aku tak mau lagi berumah tangga, aku takut kecewa lagi " sahut Ida


" Sudah nanti saja kita bahas masalah itu..okay " ucap Eric


Eric menarik tangan Ida...


" Ayo turun.... Kau orang pertama yang kuperkenankan melihat pulau ini " ucap Eric sambil memberikan senyum mempesonanya


" Gombal.... "


" Tapi kamu suka kan... he he "


" Ngak.... "


" Ngak salah ya kan bunda "


" Sudah kubilang jangan panggil aku Bunda !!"


" Baiklah sayang.... "


" Jangan Panggil aku Sayang...!! "


" Okay honey..... "


" Jangan panggilannya aku ho... "


" Cuppp " Eric mengecup bibir jutek Ida


" Ericccc.... 😡😡😡 Dasar kau bule sedeng "


Okay di sambung besok sista... kira-kira Eric berhasil ngak ngerayu si jutek Ida.... bye bye 😘😘

__ADS_1


Ida mau karaoke ya ... cantik pake bingits dirimu ce Ida



__ADS_2