Aku Tidak Mandul

Aku Tidak Mandul
68. Kesepakatan


__ADS_3

Haii sista.. sudah senin lagi.. ditunggu vote kalian untuk Emma dan Sean ya...terimakasih 😍😍


Keadaan kini telah tenang kembali. Lisa kini tengah memijit-mijit bagian pinggang Emma.


" Aww... sakit Lisa.... " keluh Emma


" Hemm mengapa bagian paha dan pinggang Nona cepat sekali kencang padahal baru beberapa Hari yang lalu sudah saya massage " tanya Lisa


" Nanti kalau kau punya suami, kau akan mengerti ha ha..ngomong-ngomong apakah kau sudah punya pacar Lisa? "


" Belum Nona.. saya tak tertarik untuk menjalin hubungan sampai sekolah saya Selesai "


" Mengapa? "


" Karena papa meninggal tahun lalu Sedangkan saya punya 2 adik yang juga masih sekolah, Makanya saya bekerja untuk membantu mama "


" Kau sekolah di mana? "


" Saya di semester akhir akademi Sekertaris, mulai minggu depan saya akan berhenti bekerja di spa karena harus magang selama 3 bulan nona " jawab Lisa sedih


" Lalu mengapa kau terdengar sedih?"


" Karena sampai hari ini saya belum mendapatkan tempat magang.. susah sekali mencari tempat magang karena saya tak punya koneksi "


" Siapa bilang kau tak punya koneksi "


" Maksud Nona...? "


" Kau bisa magang di perusahaan Sean, aku pribadi yang akan merekomendasikanmu... tapi dengan satu syarat "


" Apa nona....? " tanya Lisa penasaran


" Kau akan menjadi asisten Billy, selama 3 bulan... lalu kau harus bisa membuatnya berhenti mimisan saat berciuman "


" What....?? bagaimana jika kekasih tuan Billy marah nanti "


" Billy itu jomlo sejati sayang, Jangan khawatir.. jika kau bisa menaklukan hatinya maka akan lebih baik lagi "


" Maksud anda..?"


" Berpacaranlah dengan Billy, dia pria yang baik dan aku tau kau suka padanya ...kau mendapatkan restuku" ucap Emma kemudian


" Tidak... siapa bilang saya suka dengan tuan aneh itu " elak Lisa


" Lisa tak usah malu denganku... mataku sudah terlatih, Kau tak bisa membohongiku ha ha ha " Emma tertawa saat mendapati wajah Lisa yang memerah


" Bagaimana.. kau setuju "


" Baiklah nona.. saya akan berusaha, tapi jika tuan Billy tak menyukai saya bagaimana? "


" Perlakukan saja Billy dengan baik dan lemah lembut, tak mungkin ia menolakmu... ingat ini sekepakatan antar kita berdua, jangan sampai yang lain tau " ucap Emma


" Baik Nona.. " Sahut Lisa


" Nanti jika Billy mengantarmu, serahkan saja surat magangmu pada Billy.. katakan saja aku yang menyuruhmu "


" Baikk.... "


Setelah 2 jam Lisa pun selesai, Emma tertidur beberapa saat sebelum Lisa Selesai. Lisa mengemasi barangnya dan keluar dari kamar, terlihat Sean dan Billy sedang asik bekerja dengan laptop masing-masing.

__ADS_1


" Permisi tuan saya sudah selesai " lapor Lisa sambil sedikit membungkuk


" Emma... "


" Nona tertidur tuan "


" Baiklah... Billy antar Lisa sampai ke depan pintu rumahnya seperti perintah Emma " titah Sean


" Okay boss " jawab Billy lalu mengemaskan laptopnya lalu berjalan menuju pintu di ikuti Lisa


" Ee... Billy, jangan kembali sampai 2 jam kedepan.. mengerti!! " ucap Sean


" Mengapa boss? " tanyanya tanpa dosa


" Turuti saja perintahku, tak usah banyak tanya!! " bentak Sean kesal


" Sudah lama bekerja padaku kok ngak konek-konek sih otakmu itu Bill " lanjutnya lalu menutup pintu dan menguncinya


Sean membuka pintu kamarnya berlahan, di lihatnya Emma yang tertidur dengan begitu pulasnya..senyum lebar langsung menghiasi wajah tampan itu


Sean membuka pakaiannya dan melemparnya ke sembarang arah, di bukanya berlahan selimut Emma


" Bangun putri tidur.. Kau belum bertanggung jawab pada boy " bisiknya dan berhasil membangunkan Emma


" Sean.. aku baik belum mandi, nanti malam saja ya "


" Aku sih mau saja, tapi di boy sudah tak tahan " jawabnya tak mau di bantah dan langsung mengeksekusi Emma di tempat..... haisss kita skipp aja mereka berdua, kita pindah ke luar tkp


Billy berjalan di ikuti Lisa, Suprie yang melihatnya pun langsung menegur


" Kemana Bill? " tanyanya kepo


Suprie menarik Billy dan berbisik


" Hati-hati ntar lo beneran di perkosa lagi akan tu cewek " bisiknya


" Apaan sih Prie.. " ucap Billy jadi sedikit horor


" Coba perhatian.. sedari tadi dia menatapmu sambil senyum-senyum sendiri gitu, lagi bayangin apaan coba ?"


Billy pun memperhatikan Lisa yang memang menatapnya sambil tersenyum


" Kenapa kamu senyum-senyum gitu, ada yang aneh pada wajahku ? " tanya Billy pada Lisa


Lisa pun mendekat... sambil tetap tersenyum


" Tidak... hanya saja hari ini kau terlihat sangat tampan " ucapnya sambil mengandeng tangan Billy dan menariknya ke dalam lift, Billy kaget sekali......


" Prieee..... tolong gue dong.... " jeritnya saat Lisa mengandengnya erat


" Prieee...... tolong aku masih mau perjaka... 😭😭 "


Ting.... Pintu lift tertutup, Lisa memepet Billy ke dinding


" Ingat tuan Billy.... hanya aku yang boleh mengambil perjakamu, jadi jangan pernah melirik atau memikirkan gadis lain selain aku, mengerti!! " bisiknya di kuping Billy


Billy hanya bisa mengangguk sambil melap keringatnya yang menguncur deras , aduh... dadaku berdetak begitu kencangnya seperti mau pecah ...apakah aku kena penyakit jantung? apakah sebentar lagi aku akan mati karena penyakit ini?? mama papa.... tolong anakmu ini 😭😭😭


" Haii tuan Billy, mengapa kau begitu pucat apakah kau sakit? " tanya Lisa melihat wajah pucat Billy

__ADS_1


" Tidak.... kau menjauhlah sedikit , aku merasa sesak dekat denganmu " jawabnya sambil memeluk tas laptopnya, Lisa pun tersenyum lalu mundur beberapa langkah


" OK... rileks, aku tak akan memakanmu " ucapnya geli melihat tingkah Billy yang begitu polos


Setelah 30 menit.. mereka sampai di sebuah rumah dengan halaman mungilnya yang penuh dengan bunga


" Sudah sampai, silahkan turun " ucap Billy...


" Tuan masuklah dulu, ada berkas yang mau saya titipkan untuk nona Emma " Billy pun mau tak mau mengikuti Lisa ke rumahnya


" Masuklah tuan, silahkan duduk " ucap Lisa ramah lalu meninggalkan Billy seorang diri di ruang tamu. Billy mengamati ruang tamu yang berukuran sedang itu, nampak foto besar Lisa sekeluarga... namun mengapa rumahnya sepi sekali ??


Lisa Datang sambil membawakan 2 gelas jus dan puding


" Silahkan di minum dulu tuan, anda pasti lelah setelah mengantar saya " ucap Lisa sambil meletakkannya di hadapan Billy


" Terimakasih " kebetulan Billy memang sangat haus, Ia menghabiskan jus nya tanpa bernafas, Lisa sampai tertawa melihatnya


" Sepertinya tuan haus sekali, ini minumlah lagi.. Jangan lupa cicipi pudingnya, ini buatanku sendiri lho "


Billy menurut saja, dalam sekejap hidangan di depannya habis.. maklum ya sista masih dalam masa pertumbuhan kali ...😅😅😅


" Mengapa rumahmu sepi sekali? " tanya Billy


" Mama masih bekerja, kedua adikku sekolah di asrama " sahutnya


" Lalu papamu? "


" Papa sudah tidak ada, papa meninggal tahun lalu.. itulah mengapa saya bekerja sambil kuliah untuk membantu mama membayar sekolah adik-adikku " jelas Lisa sambil tertunduk


" Maaf.... aku tak bermaksud membuatmu sedih " ucap Billy iba


" Tidak.. saya tidak apa-apa, sudah biasa... sebentar tuan saya akan ambilkan suratnya "


" Sebenarnya surat apa yang kau titipkan untuk nona? "


" Surat permohonan magang, Nona berjanji akan memberikan saya tempat magang selama 3 bulan di perusahaan tuan Sean " ucapnya


" Oo begitu, baiklah... " Lisa pun masuk ke kamar lebih kamarnya


Sembari menunggu Lisa, Billy membuka laptopnya dan melanjutkan pekerjaannya yang belum selesai tadi. Saling asiknya bekerja Billy tak mendengar ada yang masuk


" Siapa kau...? apa yang kau lakukan dirumahku " tanya wanita yang baru masuk itu terkejut melihat Billy


Billy langsung berdiri


" Saya Billy.. " ucapnya gugup


" Kau pacarnya Lisa.... ohhh Kau tampan sekali " ucap wanita itu sambil mendekati Billy dan mecubit kedua pipinya dengan gemas


" Aww.... sakit, saya bukan.....tolong, Lisa...... " Billy berteriak memanggil Lisa


" Mommmm lepaskan "


See you next eps


Sepertinya ada yang ketemu bacamer nih... 😂😂😂


Happy reading... sista

__ADS_1


__ADS_2