Aku Tidak Mandul

Aku Tidak Mandul
57. Sengsara


__ADS_3

Sista maaf jika eps 56 rada lama... sebenarnya thor sudah up seperti biasa, namun proses reviuw nya yang rada lama... ngak tau kenapa..harap di mengerti 🙏🙏


Back to England....


Tak terasa sudah sore... Emma sedang berjibaku di dapur Mansion. Setelah mengobrol ternyata Marsha sangat kangen dengan masakan indonesia berupa pecel ayam sambel terasi dan udang sambal goreng pedas. Emma juga menambahkan masakan kesukaannya kepiting lada hitam.


2 jam lamanya ia di dapur di temani Marsha... Marsha kagum dengan kepandaian Emma di dapur... jarang zaman sekarang ada wanita cantik yang pintar memasak.


Saat duo generasi Brown datang..mereka kebingungan mencari istri masing-masing. Akhirnya mereka menemukan keduanya di dapur. Sean langsung memeluk Emma dari belakang.. ia sangat merindukannya


" Sean.. lepaskan, aku berkeringat " protes Emma namun Sean tetap memeluknya erat


" Aku rindu sekali... ayo kita ke kamar" ajaknya


" Kalian berdua pergilah mandi dulu... Emma belum selesai memasak, kita akan makan masakan Emma malam ini " titah Marsha


" Mam...... aku masih rindu " protes Sean dan langsung mendapat pelototan dari Martha, duo generasi hanya bisa menghela nafas panjang dan meninggalkan area dapur..entah mengapa .dua lelaki besar itu sangat penurut pada Marsha.


Akhirnya makan malam tiba, mereka sudah duduk di kursi masing-masing. Malam ini Marsha tidak mau makan menggunakan sendok garpu... ia mau makan sepuasnya makanan yang sangat di rindukannya. Begitu pula Emma karena ia mau makan kepiting lebih nikmat langsung dengan tangan telanjang.


Sean kebingungan melihat lauk Emma, selama ini ia memang tak pernah makan kepiting


" Apa itu sayang... sepertinya sangat nikmat? " tanyanya


" Ini kepiting... cobalah sangat enak.. aaaa " jawabnya lalu menyuapi Sean


Awalnya Sean ragu karena melihat saos yang berwarna hitam pekat itu, namun begitu merasakannya ia ketagihan


" Enak sayang... lagi suapi aku ya " pintanya manja, kedua orang tuanya hanya melirik sambil tersenyum melihat anak lelakinya yang kini sudah berubah sikapnya tidak seperti dulu tak bisa di sentuh wanita pasti langsung marah besar.


" Billy.. dimana pak Suprie? " tanya Emma sambil menyuapi Sean


" Ada berjaga di depan " jawab Billy sambil mengoleskan ayam dengan sambel buatan Emma, ilatnya sampai melet kepedasan


" Panggil gih sana.. Kasian, pak Suprie paling senang sama kepiting " ucap Emma


" Boleh kan mam...? " tanya Emma lagi


" Tentu... silahkan saja " jawab Marsha sambil terus makan, ini sudah piring ke duanya


Tak lama Suprie pun bergabung, Emma mengambilkan satu piring kepiting untuk Suprie


" Terimakasih banyak nona... " mata Suprie berkaca... baru kali ini ia makan satu meja dengan tuan Besar dan itu karena kebaikan nona Emma.


" Emma besok bikin lagi ya... enak he he " pinta Billy

__ADS_1


" Pletak... enak saja... Emangnya kau pikir Emma koki aaaa.... " protes Sean sambil membuka lagi mulutnya


" He he habisnya enak nya kebangetan bos " Billy mengambil kepiting setelah pecel ayamnya habis


" Ih pake nambah Lagi.... " protes Sean menarik mangkuk kepiting dari depan Billy


" Sudah sayang... biarkan saja, Billy kan masih dalam masa pertumbuhan, ini kau makan udang saja.. enak juga kok " Emma mendorong lagi mangkuk tersebut


" Terimakasih Emma kau memang ibu peri yang terbaik " sahut Billy dengan wajah sumringah karena di bela Emma


Selesai makan malam yang, semua berkumpul duduk di taman dekat kolam renang, mereka duduk sambil menikmati udara malam. Sean duduk menempel pada Emma, semenjak tadi ia terus memeluk pinggang Emma tak mau melepasnya, sekitar 1 jam mereka berbincang dan bersenda gurau menurunkan makan malam mereka.


Puas berbincang Marsha menarik Emma dan mengandengnya


" Daniel.. Sean.. malam ini mama mau tidur dengan Marsha, besok kami akan hang out berdua seharian jadi malam ini kami tidak boleh di ganggu... mengerti " titah Marsha


" No mam... kau tak boleh menculik kekasihku " protes Sean


" Sean mama hanya minta semalam saja dengan Emma... apakah itu berlebihan, lagian mama masih sakit.. Emma akan merawat mama " kilah Marsha


" But Mam... papa kan bisa juga merawat mam... "


" Tidak, malam ini kau tidur dengan papamu... titik " Marsha menarik Emma tanpa memperdulikan lagi protesan Sean yang menghiba


" papa... tolong lah aku pah, aku tak bisa tidur jika tak memeluknya " rengeknya


" Sayang... kau boleh menghukum Sean, tapi jangan melibatkan aku dong... aku tak bisa tidur tanpa memelukmu " protes Daniel


" Daniel sayang.. jika kau mau bekerjasama denganku menghukum anak kurang ajar itu, aku akan menservice mu besok.. ok " jawab Marsha sambil mengedipkan matanya


" Sungguh...... "


" Ya... pernahkah aku berbohong? "


" Baiklah sayang... aku menunggu janjimu besok ya " daniel pun keluar dari kamar lalu menemui Sean si ruang tengah


" Bagaimana pa ? "


" Well seperti. biasa... mamamu tak bisa di lawan, papa akan menemanimu malam ini "


" Ohh shitt Mam sungguh keterlaluan " beberapa saat Sean Masih saja mengomel


Keduanya pun ke kamar Sean, berjam jam mereka hanya bolak balik tak bisa juga tidur... sedangkan kedua wanita di kamar sebelah sudah bobo cantik dan tersenyum senang karena malam ini tak ada yang menganggu.


🐓🐓🐓🐓

__ADS_1


Jam 08.00 semua berkumpul di ruang makan mereka akan sarapan. Pagi ini kembali Emma yang membuat sarapan, ia membuat nasi goreng andalannya dengan telur mata sapi dan omelet. Emma menyempatkan membuat daging sapi lada hitam sebagai lauk pilihan.


Emma dan Marsha sudah tampil cantik di meja makan, tak lama duo Brown datang... kedua mata mereka berkantung menandakan keduanya kurang tidur semalam , berbeda dengan Billy dan Suprie yang datang dengan wajah cerah... secerah matahari pagi.


Mereka pun memulai sarapan. yang di buat Emma


" Wah tumben di Inggris ada nasi goreng? kau memasak lagi Emma " tanya Billy antusias


" ya.. makanlah yang banyak "


" He he.. tentu saja ibu periku , lho bos ada apa dengan matamu... apakah bos sakit ? " tanya Billy


" Hemmm" sahut Sean sambil mengunyah


" Mata Om juga sama... kalian sakit apa? apa mau ku antar ke dokter" kembali Billy berkicau


" Berisik..... " bentak Sean sambil melotot, Emma dan Marsha tersenyum simpul melihat duo Brown yang terlihat lesu


" Sean ini makan dagingnya ya.. biar ngak lesu lagi "ucap Emma sambil mengambilkan daging ke piring Sean


Sean hanya memandangi wajah cantik di depannya, ahhh ingin sekali Ia mencium bibir sexy itu dan mengigitnya... tapi karena ada mamanya, ia hanya bisa memandangi nya saja... sengsaranya rasanya... 😭😭😭


Selesai sarapan duo Brown berangkat ke kantor , sedangkan Marsha dan Emma hendak hang out di temani Billy dan Suprie cs. Semula Billy di minta mengikuti duo Brown namun Marsha membawanya dengan alasan butuh Billy untuk membawa belanjaan mereka.


Mereka berangkat menuju Mall terbaik di Ingris bernama HARRODS.


Mal tersebut terletak di Bromfton Road Knighsbridge London.


Harrods adalah salah satu mall terbesar dan termewah di Eropa. Emma sangat kagum melihat keindahan dan kemegahan bangunan mall tersebut.


Begitu masuk mata pengunjung langsung di suguhi Jejeran produk seperti tas, sepatu, pakaian, parfume dan perhiasan seperti Hermes, Guci, Prada, Mikhael kors, Blueberry, Armani dan banyak lagi


Benar-benar surga belanja terhampar di depan mata.


" Bersiaplah Emma kita akan mengosongkan rekening Brown hari ini " ucap Marsha lalu menarik Emma memasuki satu persatu toko dengan Merk dunia itu.


Emmm.... beruntungnya dirimu, thor mau doong ikutan hik hik hik... 😅😅


See you next eps


Jangan lupa like komen dan votee nya Sista


Happy Reading selalu


Mall HARRODS

__ADS_1



__ADS_2