Aku Tidak Mandul

Aku Tidak Mandul
150. Amat


__ADS_3

Alhamdulillah dah eps 150, ngak nyangka bisa sampai sepanjang ini novel 🏧 kita he he, mudahan kalian ngak bosen ya... sekarang kita kembali ke tkp.


🐠🐠🐠🐠


Kedatangan Rangga dan Zahra di sambut sukacita oleh bu Ami, ya bu Ami sudah mengetahuinya dari siapa lagi kalo bukan dari Romy.


" Assalamu alaikum... " sapa Rangga


" Wa alaikum salam... ya ammpunnn, menantu ibu sudah datang, ayo Zahra masuk pasti cape ya... selamat ya, ibu senaaaang sekali hari ini mendapat Kabar bahwa kalian dah jadian " sambut Bu Ami panjang lebar membuat Zahra jadi kagok


" Ibu tau dari mana? " tanyanya malu, bu Ami lalu mengeluarkan hp nya dan membuka ig Rangga...


" Lihat dan baca ini... lihat berapa banyak wanita yang patah hati ha ha" ucap bu Ami, Zahra pun membacanya, memang begitu banyak kicauan selamat bercampur emot patah hati


" Mas Iss.... kenapa juga di unggah " protes Zahra


" Ngak papa dong sayang, itu tandanya anak ibu sudah ada yang punya, ngak Jones Lagi.. jadi kapan kalian akan menikah? " tanya bu Ami


" Sebentar habis Zahra pulang dari London bu, kita lamar secara resmi ke Bandung " sahut Rangga


" Ohh Emma sudah lahiran? lama ngak ke Londonnya? " tanya bu Ami kepo


" Ngak tau bu...namanya juga ngikut bos aja... bu Zahra permisi dulu ya mau packing, sebentar pak Suprie jemput " pamit Zahra


20 menit berlalu, Zahra sudah siap tinggal menunggu Suprie menjemput. Bu Ami sedang ke kamarnya mengambil sesuatu untuk Emma, jadi hanya Rangga dengan Zahra di ruang tamu


" De... ingat pesan mas di mobil tadi ya!! "


" Iya mas... insha Allah, ade akan jaga hati "


" Kabarin mas kalo sudah nyampe, kalo mas telfon Jangan ngak di angkat " pesannya lagi, Zahra mengangguk patuh


" Ini kamu bawa, no pinnya xxxxxx beli aja semua yang ade suka di sana..tenang aja no limit kok isinya " ucapnya lagi sambil menyerahkan blackcart nya


" Ngak usah mas... adek kan kerja di sana bukan jalan-jalan " tolak Zahra


" Zahra.... bawa nak, Jangan membantah calon suamimu...jangan takut uang nya ngak bakalan habis " timpal bu Ami begitu datang, ia memasukkan kartu tersebut ke tas Zahra


" Tolong kamu berikan ini buat Emma ya, ibu sudah beli minggu lalu setelah Emma menelfon " ucap bu Ami menyerahkan sebuah kotak Kecil pada Zahra


" kok Kecil banget hadiahnya bu? " tanya Rangga


" Hadiahnya memang kecil, tapi harganya doong he he "

__ADS_1


" Tin... tin.... " bunyi klakson menandakan jemputannya sudah datang, Zahra pun berdiri dan salim pada bu Ami


" Ngak pamit sama mas? " protes Rangga ketika bu Ami keluar menyambut Suprie, mau tak mau Zahra pun salim pada Rangga..selesai Salim Rangga menarik tangan Zahra agar mendekat dan mencium keningnya walaupun terhalang jilbab


" Cepat pulang.... " ucap Rangga yang di angguki oleh Zahra


" Cie... cie.... yang baru jadian sudah ditinggal lagi... Kasian deh loo...." olok Romy yang baru saja turun dari lantai 2, membuat Zahra malu karena ketangkap basah


" Mas Romy.. Zahra berangkat " pamitnya


" Hati-Hati, Jangan lirik2 bule cakep disana ya... Ntar ada yang sakit hati, takutnya bunuh diri ha ha " ejek Romy membuatnya mendapat tendangan manis dari Rangga


Dengan berat hati Rangga dan bu Ami melepas kepergian Zahra....


" Adek.... mas sudah rindu " chat Rangga begitu mobil yang membawa Zahra menghilang dari pandangan, membuat Zahra senyum-senyum sendiri di dalam Mobil.


Sungguh ini pengalaman pertama bagi Zahra naik pesawat terbang langsung ke luar negri lagi, Ia senang merangkap gugup... untung ada Suprie di sebelahnya membuatnya rada tenang. Beberapa kali Zahra mengambil selfie dirinya dalam pesawat lalu mengunggahnya dengan caption ( Bismillah... London here I Came 😍😍 ) , biasalah namanya juga abg labil ya sis....eksis selalu


Unggahan tersebut ternyata membuat semua teman2nya kaget, terutama si Rena rempong.. hampir2 saja di bantingnya hp nya karena kesal plus iri dengki. Ia langsung ngumpul bareng dengan teman2 yang nya dan membahas yang tidak-tidak tentang Zahra.


" Pasti Zahra pergi dengan cem-ceman Barunya itu... lihat itu di sebelahnya bukan cogan yg kemaren kan? " tuduhan Rena


" Eh Ren jangan asal tuduh dong... ngak baik, mending kita tanya langsung kan jadi ngak fitnah " ucap salah seorangnya


" Tanya aja kamu kalo mau... aku sih ogah!! " ucap Rena keki


" Ya Allah... Semoga keputusan ini yang terbaik untukku " terselip doa nya sebelum tertidur karena perjalanan nan panjang.


🧀🧀🧀🧀


Berjam-jam kemudian.....


Pesawat mendarat dengan mulus, Suprie dan Zahra di jemput oleh anak buah Jhon, mereka langsung di bawa Mansion Sean untuk membersihkan diri terlebih dahulu. Suprie dan Zahra di tempatkan di kamar tamu.


Zahra sangat terpesona melihat kediaman Bos besarnya itu yang sangat2 besar dan mewah, tak henti2 Ia berselvi ria dan mengunggahnya dengan caption ( Sudah sampai di rumah big bos PT. Kila in London ), tak lupa ia juga mengirimkan kabar pada Rangga...namun Rangga lagi bobo manja ya jadi ngak tau...


Selesai bebersih keduanya berangkat ke Rs tempat Emma melahirkan , mereka memasuki kamar Emma


" Selamat siang... tuan, nyonya " sapa keduanya, nampak Emma dan Marsha tak ketinggalan si Billy yang sedang duduk di sofa sambil mengetak-ngetik pekerjaan dengan earphone menutupi telinganya jadi Ia tak mengetahui kedatangan keduanya.


" Haii Suprie... Zahra, selamat datang. " sambut Emma senang, Zahra pun mendekat dan salim pada Emma


" Selamat nyonya semoga nyonya dan keluarga selalu diberi kesehatan " ucap Suprie sambil menyerahkan tandamata di tangannya

__ADS_1


" Terimakasih Suprie.. bagaimana Kabarnya keluargamu? "


" Alhamdulillah baik nyonya... istri saya baru saja mengandung bayi kedua " jawabnya senang


" Wah selamat ya... sampaikan terimakasihku pada istrimu , Semoga kehamilannya juga lancar "


" Baik nyonya saya permisi mau menyapa Billy dulu " pamit Suprie


Zahra lalu mendekat dan memberikan kotak kecil di tangannya


" Selamat atas kelahiran baby twins nya nyonya, ini ada titipan dari bu Ami " ucap Zahra


" Kau yang namanya Zahra...? cantik sekali, kenalkan... saya Marsha, mertuanya Emma " sapa Marsha ramah lalu memeluk Zahra... ia mengamati gadis cantik nan imut di depannya dari atas sampai bawah...


" Well... tak kalah cantik dengan Lisa dan Elena " ucapnya dalam hati


Ketiganya lalu mengobrol sambil membuka kado dari Suprie dan juga bu Ami. Bu Ami memberikan hadiah berupa gelang emas putih dan kuning untuk kedua anak Emma


" Wahh cantik sekali mam.. nanti kita pasangkan pada Princess dan Price ya mam " ucap Emma senang


Sementara itu Suprie mendatangi Billy yang masih asik mengotak-atik laptopnya.


" Haii bro.... apa kabarmu, ada apa denganmu... mengapa tubuhmu penuh luka ? " sapa Suprie langsung duduk di sebelah Billy


Billy kaget merasa ada yang duduk di sebelahnya... Ia pun melepas earphonenya... air matanya tiba2 menetes...


" Suprie....?? "


" Iya Bill... ini gua... "


" Suprie.... hik hik!! "


" Iya Bill... ini gua Suprie, segitu kangennya lo sama gua sampe nangis gitu?? " tanya Suprie senang, Karena ia juga sebenarnya kangen dengan Billy namun gengsi mau ngaku


" Kangen.. Kangen palalu peang, kaki gua Prie..... " cicitnya kesal


" Emang Kenapa kalo lo...kesemutan? "


" Kaki gua lo injak p a...maka Lo pake sepatu laras lagi, Suprieeee... kan gua dah bilang buang tuh sepatu laras jauh2 Pletak " teriak Billy akhirnya sambil melepak kepala Suprie


" Eh he he maaf bro... ngak kerasa kalo kaki lo ke injak... " ucap. Suprie sambil melihat jemari kaki Billy yang memerah karena hanya mengunakan sandal RS itu terinjak sepatu larasnya


" Nasip gua kok gini amat ya...hik hik... amat aja ngak gini juga kali nasipnya hua hua.... " ucap Billy mewek karena selalu menjadi korban kekerasan.... 😂😂😂

__ADS_1


See you next eps


Jangan lupa like komen dan vote ya


__ADS_2