
Terimakasih buat semua yang udah dengan baik hati mau nge like komen dan kasih vote buat karya aku. Sambutan untuk karya ke 3 ini, alhamdulillah.. thor senang pake bingits... 😍😍 lanjut ya.. bab ini masih bucin bucinan mudahan ngak bosen bacanya
Happy Reading selalu...
🍓🍓🍓🍓
pov. Suprie
Entah apa yang terjadi dengan kejiwaan tuan Sean, apakah benar kata Billy bahwa tuan sudah sinting. Setelah memarahi kami habis-habisan dengan mata melotot, wajah sangar dan suara kerasnya.. begitu bertemu nona Emma langsung berubah menjadi seperti anak kucing... miaw... 😅😅
Perasaan gua dulu ama bini ngak gitu juga... haisss... mendengar kebucinan dan lebai yang berlebihan membuatku mual seketika.. akhirnya ku tutup rapat kedua telingaku agar tak mendengar suara-suara itu, mualku pun menghilang.
Namun mengapa mataku tak mau bekerja sama, mataku kini melihat ke arah tuan yang masih minta di cium... Bosss... lebih baik kau kirim aku ke tengah laut atau ketengah hutan amazon menemani Billy dari pada harus menonton adegan percintaan mu ini ....😭😭😭
Akhirnya nona Emma menyuapi tuan sepiring kue apam... penderitaanku berakhir but what... tuan minta cium lagi dengan wajah yg sebegitu mendamba.. aku sudah tak tahan
" Huekkkkkkk..... " terdengar suara gumuhku
Se isi kamar sontak memandang Suprie yang berdiri menutup kupingnya dengan wajah memerah
" Mengapa kalian masih di sini dengan posisi seperti itu, turunkan tangan kalian " pinta Emma, namun keduanya tak ada yang berani... nanti di kira lebih patuh dengan Emma lagi
Emma yang paham pun langsung melotot pada Sean
" Sean.. mengapa kau menghukum mereka.. hentikan " ucapnya kesal
Sean diam saja sambil melotot pada keduanya
" Mengapa kalian tidak keluar dari tadi... mau ngintip? " tanyanya pelan namun penuh penekanan
" Bos kan belum nyuruh.. nanti salah lagi " gumam Billy
Plakk..... Sean mengeplak gemas kepala kosong Billy
" kau itu ya... Uuurgh...., dan kau Suprie kenapa pake acara mau muntah segala hah " kini giliran Suprie di pelototin habis habisan
" Maaf bos... mah saya kambuh " kilahnya
" Mah darimana.. Gimana mau kambuh kan barusan makan banyak tadi di pasar " sahut Billy tanpa dosa, Suprie menginjak kaki Billy kesal
" Oo bahkan sekarang kau sudah mulai pintar berbohong ya..... " ucap Sean membuat Suprie jadi gemetaran
" Sean.... bubarin ngak.. kalo ngak kita yang bubar " ancam Emma, Sean langsung tersentak what the hell...
" Bubar..... " titahnya langsung, keduanya menghilang dalam hitungan detik, Sean mendekati Emma yang bersandar di jendela sambil menatapnya
" Kok ngancam gitu sih Emma, sudah jangan marah ya " .Sean langsung ketakutan, Emma duduk tanpa suara di sofa.. Sean langsung mengikuti
" Emma... "
" Janji ya kamu ngak akan menghukum mereka!! " todongnya
" Iya sayang janji... apa saja yang kamu mau aku turutin, tapi jangan marah ya " ucapnya.. Sean benar benar ketakutan mendengar kata bubar tadi.
Emma kini kembali duduk dipangkuan Sean, tangannya memainkan dada bidang Sean dengan jemarinya ...membuat dada Sean berdendang
" Sean... "
__ADS_1
" Ya.... "
" Besok pagi temani aku ya... "
" Ke mana ? "
" Kita ke pasar lagi..masih banyak makanan yang belum kucoba..ya " ucap Emma sambil menurunkan jarinya ke perut Sean
Oh Shitt... perutku terasa terangkat jerit Sean dalam hati
" Mengapa kau tak menjawab, kau tak mau " tanya Emma sambil memajukan wajahnya.. tambah membuat Sean salah tingkah...glek
" ya... ya... baiklah aku akan menemanimu " jawabnya terbata, Emma tersenyum puas
" Terimakasih... karena kau sudah berbaik hati padaku, aku akan memberimu hadiah " ucap Emma lalu memberikan ciuman mesra yang di sambut gembira oleh Sean
Setelah 5 menit...
Emma melepaskan ciuman panasnya, keduanya saling mengatur nafas
" Sekarang mandi lah, kita harus bekerja " titah Emma lalu berdiri dari paha Sean, tanpa suara Sean langsung masuk ke kamar mandi.
" Yes... yes... yes... saran kalian memang manjur... Duo racun ha ha " ucap Emma sambil tertawa sendiri melihat tingkah Sean
Flassback on
Sehari sebelumnya, jam 10 malam Emma kembali duluan ke hotel karena sudah mengantuk, Sedangkan Sean dan Billy meneruskan lembur mereka. Sesampainya di hotel, Emma membersihkan diri dan bersiap tidur
Tiba tiba hp nya berbunyi.. ada vc dari Cece, Emma pun membukanya... nampak wajah Cece dan Ida di layar hp nya
" Hai.... tumben nih kalian vc... ada apa? kangen ya " jawab Emma senang
" Ya Iyalah... sekalian kita mau nanya nanya "
" Nanya apaan? "
" Gimana udah kamu rasain belum berondong lo " tanya Cece
" Gede ya Em... sama Arya Gimana perbandingannya ha ha " suara Ida membahana di kamar Emma
" Ih kalian apaan sih... sudah di bilang kan aku bukan penganut sex bebas "
" ya amplop Emma... rugi banget sih, di depan mata gitu ngak di apa apain... bodoh ya jangan kebangetan dong Em.... " omel Cece
" Em... Sean itu ganteng nya kebangetan, rugi dong ngak di cicipi.. lagian lo kan dah janda, ngak ada ruginya buat lo " sahut Ida
" Trus kalo aku hamil... Gimana, kalian mau tanggung jawab "
" Lah kalo hamil kan bonus, kamu tinggal minta di lamar aja ama tu bos " ucap Ida
" Ngak... dia udah 2 kali ngelamar, tapi kutolak " ucap Emma membuat ke dua temannya melotot
" Whattt...... "
" Woy biasa aja kale tu mata, kalo jatuh aku ngak tanggung jawab ya "
" Emmaaa...... lo gila apa sarap, lo nolak lamaran seorang Sean o Brown.... Cece.. cece... ampun aku Ce " Ida histeris
__ADS_1
" Emma.. Emma lo 5 tahun kawin ma Arya di kasih makan dedak kali ya, jadi hang gitu otak lo "
" Sembrakangan kalian.... aku belum siap menikah lagi, takut salah pilih " jawab Emma kesal
" Em.. adanya tuh Sean kale yang salah pilih, lo mau cari yang seperti apa lagi coba, ganteng.. muda... tajir melintir, bukan punya orang omg " ucap Ida
" Em... sudah berapa bulan ladang lo ngak di pupuk, awas ntar exp lho... dah buruan tuh si ganteng lo coba . Kalo sexy kamu sudah tak ada duanya... tinggal agresif dikiiiittt aja ngak usah pake banyak, pasti dah klepek-klepek tu bule " bujuk Cece
" Asem.. asem... punya teman kok racun semua, dasar kalian itu duo racun.. pantasan saja suami suami kalian pada punya penyakit encok, di otak kalian itu adanya gituin mulu " omel Emma
" Aku takut dia tak benar-benar mencintaiku Ce, aku takut terluka lagi " lanjut Emma sambil tertunduk mengenang Mas Arya
" Em... kalau dia takut kehilanganmu, dia menuruti apa maumu dan di matanya hanya ada kamu... itu sudah cukup artinya dia mencintaimu, di iciplah... ngak rugi ngicip lelaki sekelas Sean " saran Ida
" Kau tau Em..berapa banyak wanita mau berada di posisimu sekarang... ribuan..... ngak usah kebanyakan mikir, nikmati hidupmu okay ...udah dulu ya... aku mau bercocok tanam dulu, koko dah nunggu by.. muahhh " pamit Cici
" Sue lho Ci... bikin pengen aja " rungut Emma
" Ha ha makanya cepetan ...sudah di depan mata juga, ntar dosanya biar Cece yang nanggung ha ha "
" Dasar kalian duo racunnnn "
Flassback off
Sementara Emma sedang melamun di sofa, Sean sedang senyum-senyum sendiri di kamar mandi.
Sedangkan Suprie dan Billy sedang ribut di kamar mereka.
" Kau tu ya Bill.... temen bukannya di tolongin malah di dorong ke jurang " protes Suprie
" Bukan salahku somplak... kamu aja kalo bohong tu yang menyakinkan.. masa muka kaya kamu itu sakit mah... mana baru aja makan se abrek di pasar " jawab Billy tak mau kalah
" Awas kau ya... tak setia kawan, besok besok aku ngak akan nolongin kamu "
" Kapan juga kamu nolongin aku Prie... adanya juga kamu dukung bos jadiin aku anak tiri " balas Billy, ia masih ingat dengan kelakuan Suprie padanya
" Bill aku bukannya menomor duakan kamu, tapi kan memang sudah seharusnya kepentingan dan keselamatan bos dan nona Emma itu di atas segala-galanya "
" Au ah gelap... mending aku mandi " ucap Billy langsung menutup pintu kamar mandi
" Tunggu Bill... maafin gue dong " ucap Suprie sambil membuka pintu kamar mandi dan tangannya langsung melepas gagang pintu saking kagetnya
" Bangsattt Suprie... ngapain lho masuk, gue lagi nembak Amerika juga..... bruk.... " teriak Billy sambil melempar apa saja yang ada di tangannya
" Wha ha ha soryy Bill.... ngak sengaja gue liat perkutut loe... ha ha ha "
Ono ono ae tu mahluk berdua
See you next eps
Eps besok kita jalan jalan di kota tempat thor tinggal ya
Happy Reading selalu
Cantik kan mini dres batinnya Emma
__ADS_1