Aku Tidak Mandul

Aku Tidak Mandul
226. Benar benar


__ADS_3

Hai sista.... time for vote... ditunggu vote-vote dari kalian, thanks juga untuk kalian yang sudah memberikan hadiah dan juga koin untuk novel ini. Maaf kemaren ngak up karena konsen nya lagi ke Melody... 😅😅😁


😘😘😘😘


Jhon sedang bersandar di pintu keluar PT. Kila... hari ini adalah hari terakhir ia bekerja di perusahaan yang sudah di ikutinya selama sekian tahun. Tadi teman2nya sudah mengadakan pesta perpisahan untuknya yang di hadiri oleh Billy dan Sean. Hari ini juga hari terakhir untuk Lisa bekerja, Jhon dengan sabar menunggunya sambil menghisap rokoknya. Seminggu lagi mereka akan menikah, malam ini akan membawa Lisa ke undangan pesta ulang tahun sahabatnya.


Tak lama pujaan hatinya pun terlihat, Lisa terlihat sangat cantik sore ini. Jhon segera meraih tangannya dan membawanya kemobil. Sesampainya di mobil... Jhon menarik Lisa dan mencium bibir Lisa, entah mengapa ia tak pernah bosan dengan bibir sexy itu.


Lisa mencubit perut Jhon, karena Jhon menciumnya terlalu lama...


" Jhon.. kau membuatku tak bisa bernafas " omel Lisa setelah berhasil terlepas dari pelukan si buaya darat... Jhon hanya tersenyum puas


" Love you too... he he " sahutnya tanpa dosa. Jhon menjalankan mobilnya ke sebuah butik terkenal di London


" Apa yang kita lakukan di sini Jhon? " tanya Lisa


" Aku ada undangan pesta ulang tahun sahabatku sayang, kau temani aku ya!! " pintanya


" Aku malu Jhon... aku tak mengenal satupun sahabatmu, sebaiknya tidak usah... pergilah sendiri " tolak Lisa


" Lisa seminggu lagi kita akan menikah, kau harus mengenal duniaku ...sebagaimana aku juga akan mengenal duniamu " ucapnya lalu menarik Lisa memasuki butik


" Temanya dunia fantasi... kau akan menjadi putri yang paling cantik di pesta malam ini " ucap Jhon. Sesampainya di butik Jhon meminta pelayan mencarikan gaun princess untuk Lisa dan pakaian resmi untuknya.


Satu jam berlalu begitu saja, namun Jhon dengan sabar menunggu Lisa selesai dengan segala ritual wanitanya. Setelah selesai pelayan memberitahu Jhon bahwa Lisa telah siap, dengan dada yang deg-degan Jhon berdiri menunggu Lisa keluar dari ruang ganti....


Mulut Jhon ternganga begitu melihat Lisa keluar... ia benar-benar terlihat seperti seorang princess. Melihat Jhon terdiam... Lisa jadi bingung, ia mendekati Jhon


" Jhon mengapa kau diam saja? apakah kau tidak menyukainya... kalau kau tak suka aku akan ganti gaunnya " tanyanya


" Ti... tidak, aku suka... suka sekali, kau memang wanita tercantik si muka bumi " ucapnya lalu mencium punggung tangan Lisa


" Dasar kau buaya darat... pandai sekali merayu " ucap Lisa dengan wajah memerah


" Aku jadi ragu membawamu ke pesta Lisa... "

__ADS_1


" Mengapa? " tanya Lisa


" Aku yakin semua mata pria akan memandangimu sepanjang malam dan mengagumi mu, sebaiknya kita batalkan saja... kita dinner romantis saja berdua, bagaimana? " tanya Jhon


" Terserah kau saja Jhon, tapi kalau dinner saja... aku akan menganti gaun ini, gaun ini terlalu mewah kalau hanya untuk dinner " jawab Lisa..Jhon terdiam.. akhirnya ia mengambil keputusan


" Kita ke pesta saja... biar teman2ku tau betapa beruntungnya aku... si buaya darat ini he he " ucapnya lalu mengandeng Lisa kembali ke Mobil. Keduanya meluncur ke sebuah hotel mewah di London... Sahabat Jhon adalah seorang pengusaha muda terkenal di London, berdua mereka sama2 seorang casanova nya london, tapi Jhon dah insaf ya.... 😅😅😅


Nuansa mewah begitu kental terlihat, tamu2 yang datang juga semua dari kalangan berada. Jhon mengandeng Lisa dengan bangganya, semua mata melihat keduanya yang begitu kontras karena yang pria begitu tampan dan yang wanita begitu cantik... secantik princess.


Bergantian beberapa wanita cantik dan sexy tetap menyapa Jhon dengan sensual walaupun melihat Jhon sudah mengandeng Lisa, hal itu membuat Lisa illfill namun ia menyembunyikannya dengan baik. Keduanya di sambut oleh sahabat Jhon atau tuan rumah pesta malam ini. August memeluk Jhon dan Keduanya tertawa bersama


" Bro kenalkan ini calon istriku Lisa... Lisa ini August sahabatku yang berulang tahun malam ini " ucap Jhon mengenalkan keduanya


" Selamat ulang tahun tuan " sapa Lisa lalu mengulurkan tangannya, begitu August hendak meraih tangan Lisa, Jhon menariknya


" Kau tak boleh menyentuhnya bro... cukup melihatnya saja " ucap Jhon dengan nada cemburu membuat August tertawa


" Kau benar2 berubah bro... biasanya kita selalu berbagi segalanya, kini berkenalan saja tak boleh... omg, jika kedua orang tuaku tau... mereka bisa pingsan " ucap August sambil mengelengkan kepalanya


Pesta berlangsung dengan meriah... sepanjang pesta tangan Jhon tak pernah lepas dari pinggang atau pun lengan Lisa... ia benar-benar menjaga permatanya, Jhon juga sadar betapa mata August sedari tadi terus mencuri pandang pada Lisa. Jhon hanya tak mau ribut karena August adalah sahabatnya.


Saat sedang makan.. beberapa gadis cantik menghampiri meja Jhon


" Hai Jhon... kau sombong sekali sekarang, aku sangat rindu dengan sentuhan dan ciuman maumu baby " ucap nya terang2an di depan Lisa


" Pergilah... jangan mengangguku lagi!! " usir Jhon sambil mengenggam tangan Lisa, Lisa diam saja


" Oh Jhon.... jangan mengusir kami... kami merasa seperti habis manis sepah di buang, kira2 wanita barumu ini akan bertahan berapa bulan Jhon.. sebulan... 2 bulan atau paling lama 3 bulan, well girl bersiaplah di buang seperti kami " ucap seorang lagi


Lisa sudah mulai tak enak hati, ia berusaha melepas genggaman Jhon... tapi Jhon tak membiarkannya


" Kalian boleh memakiku sesuka kalian tapi jangan coba2 menghancurkan hubunganku dengan Lisa, dulu memang aku bajingan namun kini aku bersumpah hanya Lisa seorang yang ada di masa depanku sampai maut memisahkan kami " jawab Jhon tambah mengeratkan pegangannya, ia kemudian mengeluarkan pistolnya dan meletakkannya di depan Lisa... dipandanginya netra mata Lisa yang mulai berkaca


" Lisa... jika kau tak percaya padaku dan lebih percaya pada kata-kata mereka bahwa kelak aku akan membuangmu... kau boleh membunuhku sekarang, aku Jhon tak main2.. aku sangat mencintaimu melebihi nyawaku Lisa " ucapnya sambil meletakkan tangan Lisa di atas pistolnya, namun Lisa menjauhkan tangannya dari pistol tersebut.

__ADS_1


August yang melihat nya langsung mendekat


" Wow.. bro simpan senjatamu, ini adalah hari bahagiaku.. jangan sampai ada keributan di sini " ucapnya sambil memberi kode pada wanita2 tadi untuk menjauh.


Jhon menarik nafas panjang... ia memelototi August dan mengambil pistolnya lalu mengarahkannya pada August


" Kau pikir aku tak tau.. siapa di belakang mereka August? " ucapnya membuat August kaget


" Hei Bro.. aku hanya bercanda saja, jangan di masukkan dalam hati.. okay " jawabnya gugup


" Candaanmu bisa membuat Lisa dan aku bertengkar... dan Itukan maumu, tak kusangka kau sepicik itu August " ucap Jhon kecewa dengan perilaku sahabatnya


" Sudah Jhon.. simpan senjatamu, kita pulang saja " bisik Lisa... mendengarnya Jhon langsung menyarungkan senjatanya lalu mengandeng Lisa meninggalkan acara. August menghapus keringat yang membanjiri wajahnya, Kemarahan seorang Jhon tak bisa di anggap enteng.


Sesampainya di Mobil... Jhon diam saja, ia hanya menyetir entah menuju kemana.... ia sangat kesal dengan August, menyesal ia menghadiri acara tadi... akhirnya Jhon menepikan mobilnya di sebuah jalan di bawah london Eye. Jhon memberanikan diri menatap Lisa... Lisa pun membalas tatapan Jhon


Di sentuhnya pipi Lisa dengan jemarinya


" Maafkan aku Lisa... aku tak bisa mengubah masa laluku, maukah kau memaafkan nya... jangan tinggalkan aku sayang , I love you so much " ucapnya memohon pada Lisa


Air mata Lisa menetes... ia melihat kejujuran di mata Jhon, ia juga bukan wanita yang sempurna... dan ia tak bisa mengadili Jhon karena masa lalunya.


" Kita bisa mencobanya Jhon, namun ingat sekali saja kau menghianatiku... aku tak akan pernah memaafkanmu " ucapnya... di genggamnya jemari Jhon yang tadi memegang pipinya, si ciumnya jemari Jhon tersebut.


Jhon senang sekali.... di angkatnya Lisa kepangkuannya


" Jhonnnnn.... " jerit Lisa , Jhon memegang erat pinggang Lisa hingga Lisa tak bisa bergerak, langsung saja Ia mencium Lisa namun kali ini dengan penuh kelembutan..Lisa pun akhirnya ikut terhanyut... Yeahhhh Indahnya jika sudah Jatuh cinta yang sista....


See you next eps


Jangan lupa like komen dan vote


Lisa dengan gaun princess nya


__ADS_1


__ADS_2