
Hari-hari berlalu ya sista... anehnya selama di mansion Daniel, Elena ngak mabuk sama sekali... hanya Billy yang terkadang mual plus mules karena Elena selalu menyuruhnya makan macam2
Di kantor besar PT. Kila london
Sean sedari pagi tak berhenti bekerja... bahkan ia tak bisa pulang untuk makan siang.... mengapa demikian..?? karena hari ini baik Billy maupun Daniel tak ada yang ke kantor dengan alasan masing-masing hingga Sean harus menghandle semua pekerjaan seorang diri.
Kini Sean sedang di ruangannya menandatangani setumpuk berkas...
" Ya Tuhan... kapan pekerjaan ini akan selesai... " keluh Sean
Ting.... bunyi HP nya, sambil mengumat pinggangnya Sean membuka chat yang masuk...
" Kau bekerja begitu keras untuk apa...?? lihatlah kelakuan istrimu di saat kau sibuk bekerja!! " bunyi chat dari nomor yang tak di kenal itu beserta sebuah foto yang memperlihatkan Emma tengah berbincang dengan seorang pria di sebuah restoran... mata Sean melotot... lelaki itu adalah Dracooo...???? 😡😡😡😡 Sean langsung berdiri darahnya langsung naik ke ubun-ubun
" Draco.. berani sekali kau merayu istriku... aku akan membunuhmu!!! " ucapnya geram , Sean lalu menelfon ke hp Emma namun HP Emma tak aktif, ia lalu menelfon mamanya...
" Hallo.... ya Sean ada apa?? " tanya Marsha
" Mam dimana Emma?? " tanyanya dengan nada tinggi
" Emma keluar dari tadi.. entah kemana.. mamah sibuk mengurus twin " jawab Marsha
" Mam membiarkan Emma pergi seorang diri....?? 😡😡😡" tanyanya lagi
" Ya kenapa tidak.. istrimu itu bukan tawanan yang harus di kawal terus Sean, kenapa sih kau marah2?? " tanya Marsha
" Tentu aku marah... hp Emma tidak aktif dan aku tidak mengetahui keberadaan istriku saat ini... Mam pikir itu wajar?? " balik Sean keky
" Ya sudah kau suruh saja kepala keamanan mengecek keberadaan Emma melalui HP nya kan beres... gitu aja kok ribut aja, sudah Mam mau main sama twins " ucap Marsha lalu menutup hp nya
" Linda panggil kepala keamanan... sekarang.!!! " titahnya pada Sekertarisnya... dengan cepat Linda memanggil kepala keamanan namun belum lagi datang ketua keamanan perusahaannya.. masuk lagi sebuah chat dari nomor yang sama
" Kau masih duduk di kantormu...?? sementara istrimu sudah berjalan ke sebuah hotel ha ha ha dasar lelaki bodoh...!!! " bunyi chatnya lalu terkirimlah sebuah foto yang menunjukkan Emma berjalan memasuki sebuah hotel terkenal di London diikuti Draco...hati Sean benar-benar terbakar kini
__ADS_1
" Kurang ajar.. Bangsat... akan kubunuh kau Draco , berani kau sentuh sedikit saja kulit istriku akan kupotong2 tanganmu itu... bangsaaat !!!" teriaknya lalu menghambur semua berkas di atas mejanya dengan wajah memerah... bersamaan dengan masuknya kepala keamanan dan sekretarisnya
" Ada apa tuan... mengapa anda marah-marah?? " tanya sekretarisnya
" Kau.... bawa semua personelmu.. kita akan memvunuh seseorang!! " tunjuk Sean Pada kepala keamanannya
" Siap tuan.. silahkan.. tapi benarkah kita akan membunuh? jangan tuan Nanti tuan bisa masuk penjara " ucap O'Neill
" Biar saja yang penting hatiku puas... berani sekali kau menyentuh istriku.. akan kucabik-cabik kau Draco!! Cepat kita harus secepatnya ke hotel Mandarin Oriental Hyde Park!! " titahnya lalu bergegas keluar bahkan Sean tak memakai jas nya... Ia tak perduli Lagi, yang di perdulikannya hanyalah menemukan istri nya dan ia akan mengurungnya diri mansion... se la ma nyaaaaaaa 😤😤😤😤
Rem bahkan tak di perkenalkan untuk di injak selama menuju hotel, gas gas gas.. itu saja yang di katakan Sean, via tak perduli dengan aturan-aturan lalu lintasan.. terabas saja.. urusan tulangnya di belakang saja...
Ngak pake lama... Mobil mereka sampai di hotel yang di tujuannya, bergegas Sean masuk menemui pegawai hotel di lobby
" Dimana pria bajingan ini??? " tanyanya sambil memberikan fotokopi Draco
" Tuan ini memesan seluruh Restoran untuk acara sore ini, silahkan.. beliau sekarang berada di sana bersama seorang gadis " jawab sang resepsionis dengan ramah
" Bangsat.... Kau Draco, kau bahkan berani terang-terangan memesan seluruh Restoran Hotel ini... aku akan membunuhmu Bangsatttt!!! " caci makinya tak berhenti sepanjang menuju restoran hotel, terlihat dari lorong2.. betapa restoran telah dihiasi dengan begitu indah dan mewah.... Hati Sean benar-benar meradang kini
Brak.... tanpa segan-segan Sean menendang pintu Restoran yang tertutup, nampak suara lagi nan romantis terdengan... Dan Draco berada di tengah ruangan tengah berdansa dengan seorang wanita berambut panjang berwarna hitam...
" Lepaskan tanganmu dari istriku... bajingan... akan ku..... hah... apa...??? " teriakan Sean terhenti Saat sang wanita yang tengah di peluk Draco berbalik dan menatapnya.... wanita itu bukan Emma istrinya..???? lalu Kemana istrinya?????
" Mengapa datang-datang Kau langsung marah Sean?? " tanya Draco
" Di mana istriku??? hah!! " tanyanya dengan mata melotot
" What... kau mencari istrimu padaku, yang benar saja....aku di sini bersama calon istriku " jawab Draco sambil terkekeh, Sean menjadi panik Ia melepak O'Neill saking kesalnya
" Sudah kau dapatkan posisi Emma?? " tanyanya
" Sudah tuan....dan posisinya menunjukkan nyonya berada di sini... aneh " jawab O'Neil bingung
__ADS_1
Pyar dor der dor. ..🎉🎉🎉🎉
begitu banyak convety beterbangan di ruangan...tak lama beberapa lampu mati dan menyorot di sebuah pintu lain
" Happy birthday to you.... happy birthday to you... happy birthday my husband Sean..... happy birthday to Daddyyy " terlihat Emma berjalan Sambil bernyanyi membawa sebuah cake dengan lilin menyala yang berangka 30. Sean speccles... ait matanya langsung menetes melihat istri cantiknya memberikan kejutannya ulang tahun untuknya... Ia sendiri bahkan lupa kalau hari ini adalah hari ulang tahunnya
Emma berjalan sampai di depan Sean... lalu menyorongkan kue tersebut di depan suaminya...
" Selamat ulang tahun sayang, maaf aku mengerjaiku tadi... Make a wish daddy... lalu tiup lilinnya , I love you " ucap Emma... dengan bergetar Sean memohonlah dalam hati agar selalu bisa bersama Emma sepanjang hidupnya... Ia lalu menutup lilinnya dan memeluk Emma begitu erat
" I love you more... Emma.... " ucapnya sambil menangis.... tak lama lampu kembali normal... Sean melepas pelukannya dan betapa kagetnya ia Saat mendapati Restoran sudah penuh dengan anggota keluarganya
" Kalian semua mengerjaiku hah !! " tanya Sean tak percaya
" Oh Sean kami semua hanya membantu Emma... itu saja bukankah begitu Daniel... selamat son.. Semoga kau bahagia selalu.... " ucap Marsha... satu persatu keluarga mengucapkan selamat dan memberikan Hadiah.
Selesai acara makan bersama yang begitu hangat... kini saatnya acara membuka kado... Elena dan Billy yang bertugas memimpin acara membuka kado, Sean duduk sambil memeluk pinggang Emma... Ia tak mau melepaskannya sedetikpun... bahkan saat anaknya Minta di pangkuan.. sebelah tangannya tetap di pinggang Emma
" Baiklah... semua Hadiah sudah di bilang.. kini Hadiah terakhir yaitu hadiah dari istri tercinta yaitu Emma, Emma mana hadiahmu?? " tanya Elena. Emma menepuk tangannya lalu menyala lah layar besar di dinding Restoran yang memperlihatkan sebuah film pendek.
Semua menonton dengan Seksama, nampak Emma berangkat Dari Mansion dengan si antar mobil... Ia terlihat menuju sebuah rumah sakit.... Emma lalu berjalan menuju sebuah ruangan dokter specialist kandungannya. Sean menahan nafas melihatnya. Part selanjutnya nampak Emma berkataboada dokter kandungannya bahwa ia sudah 3 bulan tidak datang bulan, lalu dokter meminta Emma berbaring dan melakukan USG.... lalu layarbdi penuhi oleh hasil usg yaitu 2 bundaran hitam di kandungan Emma
Sean melotot tak percaya.... Ia memandang ke arah Emma
" Selamat ulang tahun daddy.. Ulang tahun tahun depan anakmu akan bertambah Lagi 2...dan mereka is boys " ucap Emma
" OMG.. OMG.... aku akan mendapat cucu lagi... Daniel... menantu kita hamil lagi..... Ohh senangnya " teriak Marsha begitu senang.....
" No... Emma... oh tidak..... sarangku... aku akan puasa lagi.. tidakkkkkk !!!" cicit Sean yang membuat semua tamu tertawa ngakak melihat Sean yang begitu prustasi karena akan puasa lagi
wkwkwkwkw seneng banget outhor melihatmu tersiksa Sean
see you next eps
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan vote