
TIME TO VOTEEE SISTA... 😍😍😍
Emma dan Draco terkejut mendengarnya apalagi si ular keket.. selama-lamanya ia kenal dengan Sean tak pernah ia mendengar Sean berteriak seperti itu.
Dengan langkah besar ia mendekati keduanya, tangannya dengan posesif langsung hendak menarik Emma ke pelukannya namun Draco menghalanginya.. Draco tersenyum miring melihat Sean kebakaran jenggot
" Kau yakin dia istrimu tuan... tapi maaf yang kulihat kau bersama wanita lain dan wanita cantik ini sedang sendirian " ucap Draco dengan tenangnya membuat mata Sean kian melotot
" Kalau kau tak percaya.. tanyakan saja dia!! " bentak Sean
" Pretty lady... apakah kau mengenalnya?? " tanya Draco pada Emma... Emma memandangi Sean seolah tak mengenalnya
" Maaf anda siapa ya..?? " tanya Emma " Emmmm.....?? sayang... jangan main drama lagi, aku tak akan tertipu kali ini " kekeh Sean
" Siapa juga yang main drama? permisi saya lelah " ucap Emma lagi
" Baiklah Pretty ..perkenalkan aku adalah pemilik hotel mewah ini, bagaimana jika aku mentraktirmu dinner malam ini?? " sambung Draco sambil mempersilahkan Emma duduk
Sean langsung berjalan ke samping Emma dan memeluknya dengan erat
" Dalam mimpimu tuan Draco yang terhormat, Emma adalah wanita bersuami.. jika kau mencari teman kencan... carilah wanita jomlo " ucap Sean lagi sambil memelototi Emma.. Emma diam saja... tiba-tiba si ular keket datang dengan manjanya
" Seannnn... mengapa kau meninggalkanku seorang diri " ucapnya membuat Emma merasa enek ia bergerak hendak melepaskan diri dari pelukan Sean namun Sean malah tambah mempererat pelukannya
" Look.. Pretty rupanya suamimu ini punya will di depan matamu, cek cek cek.. jika aku jadi kau.. lebih baik mencari lelaki jomlo kaya lain.. seperti aku contohnya.. bukankah begitu ? ha ha ha " sindir Draco
" Ini kau makanlah si jomlo ini " ucap Sean dan mendorong si ular keket ke pelukan Draco....Nindy langsung saja tersenyum senang terjatuh ke pelukan Draco...
" Haii tampan...aku jauh lebih cantik dari pada ibu 2 anak itu " ucapnya sambil memainkan matanya... Draco sampai bergidik melihatnya
" Menjauhlan dariku..cantik dari mana, kau itu wanita apa tiang listrik dari atas sampai bawah tak ada lekukan sama sekali " ucap Draco dan memberi code pada pengawalnya untuk menjauhkan si ular keket darinya
" Dan kau young Lady.. aku akan mengurungmu dalam waktu yang sangat-sangat lama " ucap Sean marah.. Emma langsung mendorong Sean... cukup sudah !! jerit Emma dalam hati
" Ya Sean sebaiknya kau kurung aku dengan penjagaan yang super duper ketat, karena jika aku bisa keluar dari penjara cintamu itu..kau tak akan pernah melihatku lagi se-la-ma-nya " bentak Emma balik dengan kesal, ia lalu berjalan hendak kembali ke kamarnya.. air matanya sudah jatuh satu-satu
" Emmm.... apa maksudmu?? " tanyanya takut.. ia langsung merasa keder mendengar jawaban Emma. Sean pun mengekor di belakang Emma
" Pretty lady... kutunggu jandamu !! kau tau kan dimana mencariku ?? " teriak Draco membuat Sean menghentikan langkah kakinya seketika, Sean pun berbalik dan... bug... sebuah bogem mesra melayang ke wajah tampan Draco.. Draco jatuh terduduk.. namun bukannya takut, Draco langsung saja berdiri dan membalas bogeman Sean dengan bogeman nya.. sekarang balik Sean yang jatuh terduduk. Keduanya kini berdiri berhadapan kembali hendak saling serang, namun pengawal masing-masing melerai mereka
__ADS_1
" Lepaskan aku..!! aku harus memberi pelajaran pada lelaki kurang ajar itu!! " teriak Sean begitu pun Draco, namun pengawal masing-masing tak mau melepaskan mereka
" Seannnn..... " teriak Emma kesal, Emma lalu berlari keluar restoran
" Urusan kita belum selesai Draco!! " ucap Sean lalu berlari mengejar Emma, Emma terlihat memasuki Lift dengan sigap Sean menahan pintu Lift dan masuk ke dalamnya
" Sayang...." ucap Sean
" Ngak usah sayang-sayang, I hate you Sean!! hik hik hik " tangisnya pecah juga akhirnya, Sean menarik Emma ke pelukannya
" Maafkan aku.. maaf, sungguh aku sangat cemburu.. aku.... "
" Cemburu katamu.. dia hanya menyapaku karena melihatku sendirian Sean... " protes Emma
" Aku tak bisa melihatmu dekat dengan lelaki manapun Sayang, kurasa si... "
" Hallo Sean.. lalu bagaimana menurutmu perasaanku saat melihatmu begitu dekat dengan si ular keket itu.. hah " lanjut Emma
" Emma.. Nindy hanya temanku... tidak lebih "
" Begitupun Draco... dia hanya teman " balas Emma
" Kau sungguh tak adil Sean...A... "
" Jadi kau cemburu sayang... ?? " senyum Sean langsung saja mengembang sempurna begitu menyadari istrinya ternyata bisa juga cemburu... selama ini Emma tak pernah menunjukkan hal seperti itu
" Ya aku cemburu.. kenapa tidak boleh!! hanya kau saja yang boleh cemburu hah " ucap Emma dengan mata melotot dan berkacak pinggang
" Tentu saja boleh dan aku sangat senang... tapi jika kau cemburu pada Nindy itu tidak pada tempatnya sayang " ucap Sean
" Tidak pada tempatnya ??? aku tak boleh cemburu pada di ular keket itu? begitu maksudmu... I hate you Sean..I hate you so much hik hik buk ..buk " tangis Emma kesal.. ia sampai memukuli dada Sean saking kesannya, Sean bukannya marah, ia malah terkekeh geli melihat Emma yang begitu cemburu
" Ternyata kau sangat mencintaiku... cup cup cup... sudah untuk apa kau cemburu pada Nindy sayang.... Nindy itu aslinya lelaki.. ia temanku kuliah, ia seorang transjender nama aslinya Nando ha ha ha " jelas Sean lagi
" Whatttt..... 😱😱 jadi....." Emma tak bisa berkata-kata lagi.. jadi ia cemburu pada seorang lelaki... atau mantan lelaki... o. m. g..... Emma salah sangka sistaaaaaa.... 😂😂😂😂
Ting..... bunyi pintu lift terbuka
" Awww....Seannn " jerit Emma saat Sean tiba-tiba mengendongnya ala bridel style
__ADS_1
" Karena kau sangat nakal malam ini... aku akan menghukummu di kamar Emma, kau tau kan apa hukumanmu?? " ucap Sean sambil tersenyum mesum
Emma hanya bisa terdiam... ia hanya bisa pasrah malam ini....
" Kau menang kucing garong " ucap Emma, Sesampainya di kamar Sean segera meletakkan Emma di ranjang dalam sekejap Sean sudah melepaskan semua yang di kenakan Emma
" Apa kau mau minum vitamin dulu sayang, karena malam ini kita akan bergadang " bisik Sean
" Tak perlu.... kau tak membuka pakaianmu Sean.... ? " tanya Emma balik
" Malam ini kuberi kau kesempatan untuk memuaskanku terlebih dahulu.. he he " ucap Sean lalu mematikan lampu kamar
" Sean.... "
" hemmm..? "
" Kau yakin Nindy itu transjender?? apa ia tak punya saudara kembar perempuan?? "
" Aku yakin... kami sekamar selama setahun, ia lelaki tulen dulu "
" Sean... apa ia menyukaimu?? "
" Ya.. dulu Nando pernah bilang suka padaku " jawab Sean
" Lalu apa jawabanmu?? " tanya Emma penasaran
" Aku menamparnya sampai dia pingsan " jawab Sean
" Apaa... mengapa kau begitu jahat Sean " ucap Emma
" Sudah puaskan saja aku.... jika aku puas aku akan memberimu hadiah sesampainya di London " titah Sean
" Apa hadiahnya dulu... service ku tergantung hadiahmu " bisik Emma sensual... membuat si boy langsung siap siaga
" Kau boleh membeli 2 mobil baru... Ahhhhh no no 3.....yes terus Emma..." ucap Sean sambil merem melek....
Dah sampe sini aja ngintipnya.. sisanya ada di imajinasi masing-masing ya.....menjaga takutnya da bocah2 yang baca ni eps... 🤗🤗
See you next eps
__ADS_1
Jangan ragu untuk mendukung ATM Dengan like komen dan Votee nya ya