
Hai hai sista.. maaf ya sista Thor menyapa jika ada maunya aja..( jujur amatinya ya thor ) 😅😅😆😆 biasa dah Hari senin ini... outhor yang cantik membahenol seperti biasa tak lelah meminta feed back dari kalian pembaca setiaku... goyangkan jarinya hari ini untuk...
LIKE....
KOMEN....
VOTE....
POIN HADIAH....
KOIN....
Semua semuanya di terima dengan senang hati ya sis.... sesenang jemari Thor mengetikkan cerita untuk kalian semua setiap hari... 😍😍😘😘
🍷🍷🍷🍷
Hari ini kita akan mengulik seputar Marsha ya sis... wanita Indonesia yang kini menghabiskan hari-harinya di London. Jika Ingin lebih konek dengan masa lalu Marsha silahkan baca kembali eps xx ya tentang sekilas masa lalu Marsha.
Marsha kini sudah selesai mandi, padahal belum lah waktunya mandi. Marsha berdandan sederhana saja, Ia memakai kulot dan kemeja lengan panjang dengan rambut di gelung rapi. Tak lupa ia menyemrotkan parfum kesukaannya. Marsha mengambil sebuah selendang dari lemarinya lalu melilitkannya di kepalanya , terakhir di pasangnya sebuah kaca mata hitam di wajahnya.
Marsha melihat ke arah jam, sekarang jam 2.30..Marsha tak punya banyak waktu, tapi cukup untuk menyelesaikan masalah masa lalunya. Setelah memastikan taxy on line nya datang, Marsha memakai coat nya.. sebuah tas tangan di bawanya. Marsha berjalan berlahan ke taman samping tanpa terlihat, jam segini maid sedang beristirahat dan para bodyguard berkumpul di pagar atau halaman depan.
Mengetahui kebiasaan mereka memudahkan Marsha untuk menyelinap, dengan kunci di tangannya Marsha membuka gembok pagar samping dan keluar dari Mansion. Selesai dengan urusan pagar.. Marsha berjalan berlahan ke titik pertemuannya dengan taxy pesanannya. Melihat pemesannya datang, sang sopirpun keluar dan membukakan pintu
" Silahkan nyonya.... " ucapnya sopan
" Terimakasih.... " jawab Marsha
" Kemana nyonya...?? "
" Bank of London " jawab Marsha, taxy pun meluncur ke tujuan
" Apa perlu saya tunggu nyonya?? " tanya sang sopir
" Tidak... terimakasih " sahut Marsha lalu memberikan uang nya, Marsha langsung masuk ke bank.. Ia menemui manager bank dan masuk ke kotak penyimpanan. Tak ada yang tau Marsha memiliki safety box di sini... hanya dia. Marsha mengeluarkan isi nya lalu membawanya di sebuah paper bag.
Sekeluarnya dari Bank.. Marsha menyetop taxy yang melintas dan menyebutkan tujuannya,
__ADS_1
" Jika melihat telfon umum berhenti sebentar " pintanya pada supir.. tak lama taxy berhenti di sebuah telfon umum
" Tunggu sebentar... " ucap Marsha, Marsha lalu menekan no hp seseorang
" Hallo... siapa ini ? " jawab di sebrang sana
" Tuan Harold... ini Marsha, kutunggu kau di taman Hyde Park... sekarang, aku menunggumu di taman bunga di dekat kolam " ucapnya lalu langsung menutup panggilannya
Marsha kembali ke taxy.. dan melanjutkan perjalanannya ke taman Hyde Park. Setelah membayar taxynya Marsha berjalan menuju tempat yang sudah di janjikannya dengan Harold. Ia duduk di bangku couple sambil menunggu Harold.
Taman Hyde Park adalah salah satu teman terluas dan satu dari 8 Royal Park in London. Luasnya sekitar 142 hektar dan berbatasan langsung dengan taman Kensington Garden.
Banyak fasilitas di taman ini dan populer sebagai tempat piknik, joging, tennis, berenang, mendayung, menunggang kuda, olah raga , tempat konser, fest, Pasar malam bahkan Lokasi syuting.
Semilir angin membuatnya Ingin mengurai rambut hitam panjangnya... tak berapa lama... seorang pria duduk di sebelahnya lalu membuka kacamatanya
" Hai Marsha... kau masih secantik dulu " sapa Harold.. Marsha juga membuka kacamata hitamnya... Ia memandangi Harold berusaha mengenali Harold
" Benarkah kau yang sudah menolongku 30 tahun yang lalu tuan.."
" Panggil Harold saja... " pintanya
" Ya Marsha aku yang memukul laki-laki bajingan yang sudah menyia-yiakan wanita secantik dirimu ini " jawab Harold membuat Marsha tersentak...
" Kau pasti bingung Marsha, baiklah aku akan menceritakan bagaimana aku mengenalmu.... " ucap Harold
" Dulu saat aku pernah berkunjung ke Kantor Daniel, aku melihatmu sedang membersihkan ruangan Daniel...aku langsung menyukaimu saat itu juga. Kau tau Marsha selama 3 hari aku hanya berani mengikutimu pulang... ha ha ha aku seperti penguntit gila saat itu " jelas Harold sambil tertawa
" Namun aku langsung patah hati saat mengetahui kalau kau sudah bersuami...omg bayangkan pertama kali aku Jatuh cinta malah dengan Istri orang ha ha ha " lanjutnya lagi sambil tertawa geli
" Malam itu... aku kembali mengikutimu Marsha, Kufikir aku Ingin melihatmu yang terakhir kali karena aku harus mengikuti ke dua orang tuaku pindah ke luar negri. Saat aku berbalik hendak pulang... kudengar bunyi keributan dan aku sempat mendengar teriakanmu, akhirnya kau tau kan kelanjutannya " ucap Harold kembali... Marsha tak berkedip memandangi Harold selama Harold bercerita
" Ternyata benar kau pria baik yang menolongku malam itu, terimakasih Harold.. jika tidak ada kau aku pasti tinggal nama saja... terimakasih banyak " ucap Marsha dengan air mata menetes...
" Sudahlah Marsha tak usah kau tangisi lagi, tapi jika boleh aku tau mengapa kau menghilang pagi harinya. Kau tau selama 2 hari aku mencarimu kemana-mana namun akhirnya aku harus menyerah karena kami harus berangkat " tanya Harold
" Maaf sebelumnya Harold.. aku sempat mendengar kau menelfon seseorang dan mengatakan Lusa Kau akan membawaku bersamamu ke luar negri, aku takut Harold... aku tak mengenalmu saat itu, makanya aku melarikan diri... aku bersembunyi di rumah teman kerjaku " jawab Marsha
__ADS_1
" Ha ha ha wajar saja kau takut... aku terlalu gila saat itu karena sangat menyukaimu, lalu bagaimana ceritanya hingga kau bisa menikah dengan si playboy Daniel... aku sungguh tak menyangka.. kukira Ia akan menikahi Sousa, Karena terakhir bertemu Sousa bilang Ia sedang mengandung. Tapi apakah itu anak Daniel atau tidak aku juga tidak tau " ucapan Harold tentang kehamilan Sousa sungguh membuat Marsha terkejut, namun Ia berusaha tenang.
" Well... Harold mungkin itulah yang namanya jodoh... jika berjodoh kau pasti bisa menemukanku saat itu. Beberapa hari aku bersembunyi di rumah temannya.. tiba-tiba saja Daniel muncul di hadapanku. Daniel pun membawaku ke rs lalu aku di paksa tinggal di Mansionnya untuk merawatnya Ibunya dengan alasan untuk membayar hutang biaya rs ku. Tapi ternyata Daniel.. Ia menyukaiku berulangkali Ia melamarku tapi aku menolaknya " jabar Marsha
" Mengapa kau menolak Daniel? setauku tak ada wanita yang bisa menolak pesona seorang Daniel " tanya Harold lagi
" Mungkin Karena aku trauma dengan pernikahanku dan aku cukup diri Harold.. aku janda miskin tidak sederajad dengan nya " jelas Marsha lagi
" Lalu bagaimana akhirnya kau bisa menjadi istrinya...?? " tanya Harold penasaran membuat Marsha tertawa
" Sepertinya kau sangat penasaran Harold... Sebenarnya ini rahasia, Sean anakku bahkan tak tau, berjanjilah kau tak akan bilang pada siapapun Harold " ucap Marsha sambil melotot pada Harold
" Hemm baiklah cantik, jangan terlalu lama memelototiku dengan mata Indahmu itu.. Nanti aku Jatuh cinta Lagi yang kedua kali padamu ha ha ha " ucap Jhon entah serius atau tidak
" Karena aku berulang menolaknya Daniel menjadi kesal... Suatu malam ia pulang dalam keadaan mabuk, aku yang membukakan pintu waktu itu dan sialnya Daniel memperkosaku. Keesokan paginya aku hendak melarikan diri mansion nya namun aku ketahuan, Daniel marah sekali.. Ia mengurungku di kamarnya dan terus melakukannya hingga aku Hamil... akhirnya akupun mau menikah dengannya karena aku tak mau anak di kandunganku tak punya ayah ataupun hidup terlunta2 jika aku Lari.. Namun Daniel benar-benar berubah, Ia menjadi ayah dan suami yang baik hingga sekarang " jawab Marsha
Harold terdiam mendengarnya...
" Selamat... Daniel memang Pria yang yang beruntung bisa memiliki istri secantik dirimu Marsha, apakah dia tau kau bertemu denganku Di sini? " tanyanya
" Tentu saja tidak, kau tidak tau betapa posesifnya Daniel.. jika ia tau kita bertemu seperti ini pasti aku akan dikurungnya dikamar selama sebulan " jawab Marsha cepat
" Lalu mengapa kau mengambil resiko bertemu denganku, Jangan bilang kau suka padaku ha ha ha " candanya
" Dalam mimpimu Harold... ini aku Ingin bertemu denganmu karena ingin memberikan ini padamu " ucap Marsha lalu memberikan paper bag yang di bawanya pada Harold
Harold mengeluarkan isi paperbag tersebut dan isinya adalah sebuah kotak persegi.. berlahan Harold membuka kotak tersebut....
" Apa maksudnya ini Marsha?? " tanya Harold kaget setelah melihat isi kotak tersebut
Apa isi kotaknya ya.... 🤔🤔??
Mau tau..?? ikuti terus 🏧
see you next eps
Salah satu pemandangan di Hyde Park
__ADS_1