Aku Tidak Mandul

Aku Tidak Mandul
258. Bali... aku kembali


__ADS_3

Pagi masih lagi gelap.... Emma sudah mandi dan berpakaian, kini ia sedang menyiapkan ke dua anaknya. Mempertimbangkan saran mertuanya akhirnya Emma tak jadi memandikan twins karena cuaca yang masih dingin, ia hanya menganti pakaian keduanya dan memberikan asi ekslusifnya.


Marsha dan Daniel mengendong bergantian cucu2 mereka, mereka akan berpisah untuk sementara waktu. " Emma... bukan aku egois, kalau bisa jangan lama-lama ya di Bali. Mam janji nanti kita ke Bali lagi dan Mam ikut kau bisa sepuasnya di Bali.. ya!! " ucap Marsha sedih sambil menciumi pipi Princess


" Iya Mam... Emma usahakan, Mam yang sabar yah " jawab Emma sambil tersenyum


" Udah ngak usah lebai napa " celetuk Sean membuat Marsha kembali berang


" Lebai katamu.. dasar kau anak nakal... nanti akan kau rasakan jika kau si tinggal pergi anakmu dan istrimu, aku akan menculik mereka dan menjauhkannya darimu " omel Marsha balik


" Berani....?? akan ku bom mansion mam ini sampai rata dengan tanah kalau Mam berani menculik anak istriku " sahut Sean


" Sudah.. sudah.. kalian ini ibu dan anak kok kayak anjing dan kucing... ribut saja, Sean jaga mulutmu itu... " tegur Daniel.. Marsha meleletkan lidahnya pada Sean karena Daniel membelanya


" Cih.... dasar oma-oma lebai wek, kami akan tinggal 2 bulan di Bali he he " goda Sean


" Daniel kau dengar itu.. masa Sean mau 2 bulan di Bali...!!! " protesnya manja...


" No Mam... Sean hanya mengodamu, biar saja kalau di mau 2 bulan di Bali.. kami akan pulang lebih dulu " sahut Emma


" Ohh kau memang menantu idaman sayang ku Emma, tidak seperti suamimu yang nakal itu huh " ucap Marsha sambil memeluk menantunya itu.


" Sudah pokoknya Mam sabar saja ya...Emma akan membuatkan cucu lagi untuk Mam di Bali... Emma sudah lepas kb 2 minggu lalu " bisiknya pelan, ia takut Sean akan mendengarnya


" Yes.. yes.. yes... baiklah sayang... Mam akan bersabar, Mam doakan kau hamil kembar lagi ha ha ha " bisiknya balik sambil memainkan matanya


" Emm.... sudah tak usah kau ladenin oma-oma lebai itu.. ayo kita berangkat!! " panggil Sean, Marsha dan Daniel mengantar rombongan sampai ke bandara. Jet mereka sudah menunggu... dengan senyum lebarnya Emma menaiki jet di ikuti suami.. anak dan para pembantu mereka.


Jet pun melayang membelah udara London menuju Indonesia... ke pulau Dewata Bali. Emma merebahkan kepalanya di lengan Sean... kedua tangannya membelai lengan dan jemari suaminya itu dengan penuh kasih sayang


" Terimakasih Sean... " ucapnya senang

__ADS_1


" Untuk apa sayang? " tanya Sean


" Untuk semuanya... untuk cintamu... kasih sayangmu... perhatianmu padaku selama ini , terimakasih mengabulkan permohonanku untuk pulang ke Bali " jawabnya


" Tentu saja sayangku... apapun untuk membuatmu bahagia, sekarang cium aku!! " titahnya sambil mengangkat Emma ke pangkuannya


" Daddyyy.... disini banyak orang, kita kekamar saja ya " pinta Emma, happ... dalam hitungan detik Emma sudah melayang, Sean mengangkatnya seperti pengantin yang mau memasuki kamar bulan madunya.


" Bulan Madu di percepat sayang " bisiknya


" Daddyy ini masih siang masa kau ma.... "


" Sudah lama sejak terakhir kita melakukannya di ketinggian... melakukannya di ketinggian memiliki sensasi tersendiri.. bukankah begitu " ucapnya sambil membaringkan Emma di ranjang empuk


" Kau dan 1001 rayuan mautmu itu Sean..." suara Emma pun di bungkam oleh si kucing garong... ya ya ya hajar terus..biar cepat jadi dede bayinya... 😅😅.


🐯🐯🐯🐯


Setelah penerbangan yang panjang akhirnya mereka mendarat di bandara I Gusti Nurah Tau. Rombongan langsung saja ke villa keluarga Brown karena hari sudah gelap. Semalaman mereka beristirahat di Villa. 3mma sudah tak sabar menanti pagi... ia akan segera berjalan - jalan pagi ini.


Bersama sang supir dan beberapa bodyguarnya.. Emma minta di antar ke pantai Nusa Dua...


Pantai ini memiliki kenangan tersendiri bagi Emma, di sinilah ia menangis karena berpisah dengan Eric.. disinilah ia juga sering berjalan bersama mantan suaminya Arya dan terutama pantai inilah yang selalu dilihatnya berdua dengan ibunya dikejauhan dari rumahnya.


Kaki telanjangnya menyusuri putihnya pantai... angin yang di bawa ombak dari laut menerpa kulitnya... Emma menarik nafas panjang....


" Baliiii.... here I Came.... I Love You Forever!!!! " teriaknya menghadap laut. Setelah puas berteriak.. Emma berjalan memasuki air pantai... sudah sejak lama ia tak berenang di sini.


Emma sangat bahagia.. ia bagaikan anak kecil yang baru menemukan mainan kesayangannya yang sudah lama hilang...tawanya terdengar sangat renyah, tak terasa sudah 30 menit ia di pantai ini.. namun ia masih engan untuk meninggalkan pantai ini walau sinar matahari sudah mulai menyengat kulitnya.


Tiba-tiba saja seseorang menarik tangannya dan memeluknya dengan begitu eratnya dari belakang.. Emma terkejut, siapa orang kurang ajar yang berani memeluknya seperti itu

__ADS_1


" Hei lepaskan..!! Siapa kau... lepas !! " teriaknya marah, namun orang itu tak bersuara.. ia tetap memeluk Emma dengan erat


" Lepas... lepas... tolong.. tolong....!! " teriak Emma, namun tak ada yang mendengarnya... para bodyguarnya pun menghilang entah kemana


" Lepaskan aku.. siapa kau? mengapa kau diam saja hah... lepas.. tolong!! Sean tolong aku hik hik hik " jerit Emma ketakutan... nafasnya terasa begitu sesak , ia sudah mulai lemas


Pria itupun melingkarkan pelukannya dan membalik tubuh Emma


" Hai sayang... aku sangat merindukanmu, aku senang kita bertemu lagi Emma... aku akan membawamu jauh dari suamimu. Aku akan mengurungmu hingga tak ada siapapun akan bisa menemukanmu ha ha ha " suara lelaki yang sangat di kenalnya itu terdengar begitu menakutkan bagi Emma, matanya melotot melihat lelaki di depannya itu


" Mas Arya...??!! apa yang kau lakukan... pergi kau.. pergi... jangan ganggu aku, aku sudah bahagia dengan suami dan kedua anakku... " teriak Emma meronta.. namun percuma, apalah daya dan kekuatannya di banding Arya yang bertubuh tinggi besar


" Aku masih sangat mencintaimu sayang, kita akan berusaha mempunyai anak lagi.. aku berjanji kaulah satu-satunya wanita di hidupku kini dan nanti.. selamanya " ucap Arya lalu membuka pintu kamar dan menghempaskan Emma ke ranjang, Arya tak memberi kesempatan bagi Emma untuk melawan.. kini ia sudah mengukungnya dan merobek pakaian yang di kenakan oleh Emma


" Tidaaakkkkkkk!!! aaaaa Seannnn tolong aku " teriak Emma sekuat tenaga sampai ia merasa lemas , kedua tangannya mencakar dada Arya dekatnya.... tiba2 Emma merasa pipinya di tepuk berkali-kali


" Emma... sayang... ada apa, mengapa kau berteriak , aw aw hentikan baby " suara Sean terdengar begitu dekat. ma membuka matanya... peluh memenuhi tubuhnya.... dengan di bantu Sean.. Emma lalu duduk dan minum segelas air putih, matanya nanar menatap di sekelilingnya


" Sean... dimana ini? " tanyanya perasaan ia tadi di pantai


" Ya dikamar kita Sayang di Villa.. ada apa? apakah kau mimpi buruk.. look kau mencakar2 dadaku " jawab Sran sambil memperlihatkan dadanya yang memerah bekas cakaran tangan Emma


Emma pun bernafas lega....


Rupanya hanya mimpi...😅😅😅


See you next eps


Jangan lupa like komen dan votee


Pantai Nusa Dua Bali... 😱😍😍

__ADS_1


Sangat indah bukan... liat lewat foto dulu deh.. ngak tau kapan punya rezeki bisa ke Bali... 😂😂😂



__ADS_2