Aku Tidak Mandul

Aku Tidak Mandul
49. Suprise


__ADS_3

Akhirnya pekerjaan di kota Balikpapan kelar sudah. Sebenarnya Balikpapan bukan kota pemasaran barang PT. Kila, pembeli malahan berada di kota Samarinda, Tenggarong dan daerah Penajam. Namun karena Balikpapan terletak di tengah area dan di kota inilah Pelabuhan dan Bandara berada akhirnya Sean memutuskan untuk berkantor di kota ini.


Sudah jam 2.30 sore ketiganya keluar dari PT. Kila di antar oleh seluruh karyawan. 2 mobil jeeb besar dengan Merk xxx sudah bertengger di depan kantor.


Suprie membukakan pintu untuk Sean dan Emma, Emma kesulitan naik karena mobilnya lumayan tinggi sedangkan ia memakai setelan baju kantor . Sean naik lebih dahulu lalu menarik tangan Emma untuk memudahkannya Naik.


" Sean mengapa kita memakai mobil seperti ini? biasanya ngak " tanya Emma penasaran


" Rahasia.... nikmati saja perjalanannya cantik " bisiknya sambil mencuci ciuman kecil di pipi Emma.


2 mobil besar tersebut membelah kota Balikpapan, mobil mengarah ke Bandara namun melewatinya


" Sean... bandaranya kelewatan "


" Siapa bilang kita mau ke Bandara " jawab Sean sambil tersenyum penuh makna


" Kita mau ke mana sih... kasih tau dong... Bil...ember dikit dong " ucap Emma


" Maaf Emma.. aku ngak mau di kirim ke hutan amazon he he urusan ama bos aja ya " jawab Billy


" Sudah nikmati saja perjalanan ini, kamu kan suka traveling " bisik Sean, tangannya senantiasa merangkul Emma ia tak mau melepasnya sedetikpun.


Mata Emma menyusuri dan menikmati permandangan sepanjang jalan. Mereka menyusuri bibir pantai


" Kota ini benar-benar di kelilingi pantai , kita mau ke pantai ya? " tanya Emma sambil menghadapkan wajahnya ke arah Sean


" Cupp... " sebuah kecupan di layangkan Sean


" Sudah kubilang nikmati saja perjalanan ini " kini malah kedua tangan Sean memeluk punggung Emma


" Sean Lepasin... " ucap Emma berusaha melepaskan tangan Sean namun yang ada pelukan itu tambah kencang


Akhirnya Emma menyerah, Ia membiarkan saja kelakuan bos mesumnya itu. Mata Emma kembali menikmati pemandangan, beberapa kali mereka melewati tempat Wisata namun mobil tak juga berhenti


" Sean tadi kita sudah melewati 2 tempat Wisata lho, pantai Manggar ama pantai Lamaru kok ngak berhenti juga? " cicitnya pelan


" Karena kita tidak akan ke pantai "


" Terus ke mana ? sepertinya kita kepedesaan ya "


" Rahasia..... "


" uhhh Sean bisa mati penasaran aku.... " rungut Emma membuat Sean tertawa geli


30 menit berlalu, Mobil pun berbelok ke Kiri... Emma membaca baleho tanda masuk " Selamat Datang di Areal BOS Kal Tim "

__ADS_1


" BOS itu tempat apa sih Sean? " Emma kembali bertanya


" Nanti kamu juga tau " jawab Sean


" Ngapain kita disini? "


" Bulan Madu "


" Isss.. ngeselin pake banget sih... " Ucap Emma kesal, kembali Sean tertawa senang melihat wajah cemberut Emma


Semakin lama jalanan semakin rusak, pantas saja Sean memakai mobil jeeb besar ini, kalau mobil biasa pasti sulit sekali melewati jalanan yang tidak rata itu.


Selama beberapa saat mereka seperti melakukan roadrace, jalanan semakin berlubang, Emma sampai berpegangan. Tak lama mereka sampai di tujuan, Billy langsung meloncat keluar mobil


" Huekkkkkkk " Billy mengeluarkan semua isi perutnya. Setelah turun dari mobil Emma mendatangi Billy dan memberikan tissu padanya sambil memijit-mijit leher Billy.


Sean menarik Emma


" Suprie kau urus anak tirimu itu, payah... gitu aja muntah " ucap Sean sambil mengelengkan kepalanya.


" Apakah kita sudah sampai? " tanya Emma


" Belum.. sebentar kita tunggu penunjuk jalan datang, jika tidak nanti kita bisa tersesat... jalan ke dalam lebih parah dari yang tadi " jawabnya


Sebuah mobil datang menyambut mereka, seseorang turun dan menyalami Sean... mereka pun berbincang sejenak. Mereka kembali kemobil untuk meneruskan perjalanan, Namun Billy di pindah ke mobil satunya.


Namun tak lama kemudian mereka memasuki Jalanan bagus. Sebuah bangunan indah nan asri menyambut mereka, mata Emma membulat... senyumnya mengembang sempurna. " Sean ini tempat Wisata ya...?? " tanyanya girang


" Ya cantik.... surprise......!! " jawabnya


Mereka lalu turun dan memasuki bangunan penginapan yang tidak terlalu besar tetapi sangat Indah.


Beberapa pengawal mengangkat bawaanmu mereka, Sedangkan Emma dan Sean melihat lihat sekeliling.


" Selamat datang tuan dan nyonya, selamat datang di bos Samboja lodge " sambut Salah seorang pegawai di sana. Pegawai tersebut lalu mengantarkan Sean dan Emma ke kamar mereka. Sean memesan Kamar king suite untuknya dan Emma. Di lodge ini hanya memiliki 1 Kamar king suite yang berada di posisi paling tinggi hingga memudahkan untuk melihat pemandangan area hutan. Sedangkan yang lain mendapatkan Kamar biasa.


Emma memasuki Kamar mereka, semenjak tadi Emma tak bersuara, Ia masih tak percaya Sean membawanya traveling ketempat seperti ini.


Mereka pun bergantian Mandi dan berganti pakaian, malam ini mereka makan di ruang makan yang berada di lantai dasar bangunan.


Emma dan Sean mengambil makanan prasmanan yang tersedia. Selain mereka ada beberapa tamu dari dalam dan luar negeri, Namun tak seberapa banyak karena daya tampung lodge juga tak banyak.


Emma makan sambil memandangi Sekitar.... bahkan ruang makan ini terlihat begitu Indah


" Kau senang? " tanya Sean

__ADS_1


" Ya... sangat senang, dari mana Kau tau tempat sebagus ini dan letaknya bahkan di tengah hutan " tanya Emma


" Aku kemari terakhir 2 tahun yang lalu bersama Suprie karena Billy belum bekerja denganku. Relasi bisnisku menjamuku di sini. Kau tau Emma tak mudah untuk mendapatkan kamar di sini, banyak orang harus mereservasi beberapa bulan sebelumnya "


" Kok kita bisa langsung ke sini? "


" aku minta tolong relasi bisnisku untuk memesankannya, Ia punya jatah di sini.. bahkan Kamar kita itu adalah satu-satunya kamar termahal di sini ." jelas Sean


" Oh ya... hebat juga kau "


" Kau perlu tau.. president pernah ke sini dan beliau tidurnya di kamar kita tempati sekarang ini " jawabnya bangga


" Wah... kau memang hebat Sean... " puji Emma sampai bertepuk tangan, Sean tersenyum senang... usahanya tak sia-sia


" Besok kita akan di antar berkeliling wilayah Bos ini, Kau pasti senang nanti melihat ada Orang Utan dan Beruang Madu yang merupakan binatang yang di lindungi di kalimantan Timur ini Sayang "


" oh aku sudah tak sabar... terimakasih Sean... aku akan berterimakasih dengan benar padamu nanti malam " bisik Emma, membuat Sean tersenyum lebar... otak mesumnya sudah melanglang buana ke mana-mana.


" Hei bos mesum... hentikan pikiran kotormu itu " protes Emma melihat senyum mesum Sean


" Baiklah... Sayang makanlah yang banyak, agar kau kuat nanti malam saat berterimakasih padaku " jawab Sean penuh napsu


Sedangkan Billy dan Suprie hanya bisa saling pandang mendengar kemesuman bos nya itu...


" Tambah ke sini bos kayaknya tambah kurang waras " bisik Billy


" Itu bukannya kurang waras Bill, itu namanya lagi jatuh cinta... sejatuh jatuhnya..." jawab Suprie


" Emang dulu lo begitu ama bini lo "


" Enggak...."


" Lantas Kenapa. bos kok begitu? "


" Au ah gelap, nanya aja noh ama nurlela " jawab Suprie sambil meninggalkan Billy


" Nurlela...?? Emangnya judulnya lagu... kampret lo , Suprieeee "


See you next eps


Happy reading selalu


Samboja lodge


__ADS_1


ruang makan Samboja lodge



__ADS_2