
Hari sudah menjelang siang... Emma masih sibuk menutupi area leher dan dadanya dari bekas kissmark yang di buat si kucing garong semalam
" Belum selesai sayang?? " tanya Sean yang sudah nampak rapi.. ia terlihat begitu tampan dan fresh
" Kau memang sengaja kan daddy...!! " omelnya kesal... Sean tersenyum
" Ya.. agar kau tak memakai pakaian sexy itu, aku tak suka orang-orang menikmati kulit putih mulusmu itu... cukup aku saja " jawabnya sambil mencium bahu Emma yang terbuka
Gagal sudah gaun pesta cantik yang Ingin di pakainya di acara Lisa.. akhirnya mau tak mau Emma menganti gaunnya dengan yang lebih tertutup, Karena bekas kissmark tersebut sangat banyak. Sean tersenyum senang karena trick nya berhasil. Keduanya lalu bergegas menuju ke rumah Jhon di mana acara di laksanakan.
🕊🕊🕊🕊
Sementara itu di mansion Jhon....
Lisa masih di rias oleh perias professional.. tak main-main Jhon mempersiapkan pernikahannya ..Ia tak mau berhitung untuk acara yang paling sakral di dalam hidupnya itu. Gaun terbaik sudah di belinya untuk Lisa... perias terbaik.. Makanan terbaik.. dan tentunya tempat acara juga di rias dengan begitu apik.
Jhon dengan gelisah menunggu acara di mulai. Ia kini berada di kamarnya di temani sepupu2nya. Wajahnya terlihat begitu gugup
" Came on Jhon.. smile.. rileks man, kau seperti baru saja mengenal wanita..kau itu kan playboy.. sudah biasa menghadapi wanita " olok sepupunya
" Dulu memang aku play boy.. tapi Lisa sudah membuatku berubah.. Mark, entahlah mengapa dia hadapan Lisa aku bak kucing peliharaan padahal biasanya aku seperti singa si Raja hutan " jawabnya
Jhon mengeluarkan lagi kotak cincin di sakunya.. Ia sudah mempersiapkan cincin itu Jauh sebelum Lisa menerima lamarannya, Saat pertama melihat Lisa feelingnya langsung mengatakan... inilah dia... pendampingku, wanita yang akan menemaniku sampai tuan.
Jhon langsung memesan cincin tersebut dan mendapatkan ukuran jari manis Lisa dengan bantuan dari teman Lisa. Lisa sendiri bahkan belum pernah melihat cincin yang sudah disiapkan oleh Jhon.
" Jhon.... Ayo semua tamu sudah datang.. Lisa juga sudah siap, kita bisa mulai acaranya " panggil paman Jhon..kakak dari Ibunya.
Jhon mengambil nafas panjang... Ia memeluk satu persatu sepupunya untuk menghilangkan rasa gugupnya nya.
__ADS_1
Dengan gagahnya nya Jhon berjalan menuju ke tempat pernikahannya akan di gelar. Pernikahan di gelar di taman mansion atas permintaan Lisa. Semua tamu dan keluarga yang berpapasan dengannya memberikan selamat dan support... termasuk Sean dan Emma yang berada di bangku vviv yang khusus disediakan untuk keduanya.
Jhon berdiri di tempat nya.. matanya nanar mencari keberadaan pengantinnya, namun Lisa tak kunjung terlihat.
5 menit penantian serasa seharian, akhirnya Lisa pun datang dengan di gandeng oleh Saudara Ibunya.
Lisa terlihat begitu cantik... mata Jhon sampai melotot..Lisa memakai gaun pengantin Putih dengan lengan model Sabrina Jatuh.. hingga menampakkan bagian dada dan bahu mulusnya, rambutnya terlihat begitu indah seindah untaian Mutiara.. tak lupa juga mahkota rendah berhiaskan Permata membuat Lisa memang jadi bak bidadari..Jhon tak percaya dengan pandangan matanya sendiri saat ini...
" Cubit aku Mark... " ucapnya.. Mark lalu mencubitnya... namun Jhon seperti tak merasa sakit sama sekali
" Pantas kau begitu gugup Jhon... mempelaimu secantik bidadari " bisik Mark membuat senyum Jhon mengembang sempurna...
" Ohh mengapa mereka berjalan begitu lama.. aku sudah tak sabar!! " ucap Jhon ..saat tinggal beberapa meter.. pandangan mereka pun bertemu, Lisa juga tak kalah speccles melihat Jhon yang terlihat begitu tampan Hari ini... ia juga masih tak percaya akan menikah secepatnya ini dengan pria yang begitu tampan.
Begitu sudah lengkap berkumpul... pernikahan pun di laksanakan dengan sangat khidmat, senyum keduanya mengembang sempurna saat mereka selesai melaksanakan proses pernikahan...
Jhon mencium tangan Lisa terlebih dahulu.. lalu keningnya dan terakhir baru mencium bibirnya dengan mesra... Semua tamu dan keluarga bertepuk tangan tanda bahagia.
" I love you Lisa.. my wife.. " bisik Jhon bahagia...
" I love you too... Jhon " jawabnya tak kalah bahagia
Ibu keduanya berpelukan... mereka sama-sama sangat bahagia.
Tanpa di ketahui keduanya... seorang lelaki tua menyaksikan dari ujung taman, ia pun menangis.. beberapa tetes air mata membasahi jaket nya.
" Selamat nak... ayah hanya berani menyaksikan dari jauh, ayah tau ayah tak pantas di sini..namun ayah tak bisa menahan Hati untuk melihatmu bahagia " ucap lelaki itu.. lalu berjalan keluar dari tempat acara sambil menunduk.
Rupanya lelaki tua itu adalah ayah Lisa. Ibu Lisa diam-diam mengabari pernikahan anak pertamanya itu..seburuk2nya mantan suaminya itu.. ia tetaplah ayah dari Lisa.
__ADS_1
Acara di lanjutkan dengan dansa bersama. Namun sebelumnya kedua mempelai di beri kesempatan untuk melakukan dansa pertama. Emma asik melakukan vc sepanjang acara dengan Billy, Billy menonton di London di ruang kerjanya... ternyata Elena yang semula Illfill malah ikutan menonton begitu Billy menyambungkannya di laptop agar lebih jelas
" Hik.. hik.. hik.. acara mereka begitu khidmat, aku jadi terharu.. ayang Bill, Nanti kalau kita nikah Ayang ciumnya kata Jhon ya " ucapnya manja sambil bersandar di dada Billy
" Iya.. iya.. kenapa sih setiap menyaksikan pernikahan kamu pasti menangis. Gimana nasipnya Nanti saat pernikahan kita ...masa kamu nangis juga..nanti kasar kecantikannmu berkurang tertutup ingusmu " ucap Billy
" Ayanngggg.... Jangan Bikin illfill dong, namanya juga perempuan ya gampang terharu lah " rajuk Elena, ia pun berdiri hendak meninggalkan Billy yang sedang menonton
Namun Billy menarik tangan Elena.. hingga Elena terduduk di pangkuannya
" Mau kemana...? Jangan Suka marah " ucap Billy
" Memangnya kenapa kalo aku Suka marah.. Jadi Cepat tua.. Biarin!! 😤" sahut Elena
" Bukan.. kalau kau marah, Kau marah terlihat bertambah sexy..aku jadi ingin menciummu " rayu Billy membuat Elena langsung gr... he he
Billy menarik pinggang Elena.. ia tak bohong, aura sexy Elena membuatnya bernafsu ..Billy mencium Elena dengan mesra.. pun Elena membalas ciuman Billy, keduanya hanyut asik dalam kegiatannya sendiri... sedangkan Emma yang hendah berdansa dengan Sean membalik kamera hp nya.. maksudnya Ingin bicarakanlah Pada Billy bahwa ia akan menutup vc nya.
Namun Emma begitu terkejut di layar hp nya nampak Billy dan Elena Malah berciuman.... Emma memperhatikan Sambil tersenyum...
" Dasar anak muda... Billy.. Billy " ucapnya lalu mematikan vc nya
Sean memeluk pinggang Emma dengan mesra... Ia sangat Suka berdansa dengan istrinya itu..mengapa...??
Karena Saat berdansa... tangannya bebas meraba pinggang.. punggung bahkan bokong Emma... sedangkan hidung dan bibirnya pun bisa sepuasnya menciumi wajah bahkan leher Emma.... dasarrr moduss si Kucing garong... 😳😳😂 kurang apa di dalam Kamar.... 😱😱
So beautiful Lisa
__ADS_1