Aku Tidak Mandul

Aku Tidak Mandul
233. Masih marah


__ADS_3

Sesampainya di kamar.. Emma menyuruh Sean duduk di meja makan mini di ujung kamar mereka. Di meja ada 3 gelas jus dan 4 burger, Emma mengambil sebuah burger dan sisanya di sorongkannya pada Sean


" Habiskan!! " titahnya....


" Burger...?? " tanya Sean keheranan mengapa mereka dinnernya burger


" Ya burger... makan habiskan juga jus nya, beberapa hari ini katanya kau tidak makan dengan benar..habiskan semua " jawab Emma sambil mengunyah burgernya juga


Sean Menurut saja.. Ia memakan semua burger di depannya, ya kini baru Ia merasa bahwa ia sangat lapar, 2 gelas jus juga habis di sikatnya. Emma memberinya beberapa pil dan menyuruh Sean untuk meminumnya


" Apa ini Sayang? " tanyanya


" Itu.. vitamin " jawab Emma, Emma lalu berjalan ke balkon kamar mereka... setelah meminum vitaminnya Sean pun mengikuti Emma.


Dipeluknya Emma dari belakang


" Sayang.. Maafkan aku, aku berjanji akan berusaha berubah..jangan marah lagi ya, kemarahanmu sungguh membuatku mati akal sayang " rayu Sean sambil mengeratkan pelukannya


" Kau tau Sean... setiap hari berjam-jam aku berdiri di sini sambil memutar otakku bagaimana caranya bisa melarikan diri dari penjara cintamu ini, namun aku selalu urung melakukannya karena aku tak mau meninggalkan ke dua anakku. Mereka tak berdosa dan tak tau apa apa, aku tak punya hak untuk membuat mereka menderita dan aku memiliki kewajiban untuk membuat mereka bahagia " ucap Emma


" Sean... demi twins tolong berubahlah, Jangan membuatku semakin ingin meninggalkanmu yang nantinya akan berdampak pada masa depan anak-anak kita. Percayalah... aku hanya mencintaimu seorang ..berhentilah was-was ataupun berfikiran yang tidak-tidak tentang aku, kau tau betapa sedihnya aku saat kau tak mempercayai aku " lanjut Emma


Sean membalik tubuh Emma...di tariknya Emma duduk di bangku, Ia memangku Emma dan ditatapnya wajah cantik istrinya itu


" Ya aku tau... aku salah, Maafkan aku sayang... Jangan pernah berfikir untuk pergi dariku... jangan, aku tak sanggup hidup tanpamu sayang. Aku berjanji akan menurut padamu ya, beri aku waktu untuk berubah..please " janjinya sambil mengecup punggung tangan Emma berkali-kali


Emma tersenyum mendengarnya


" Baiklah daddy... aku akan memberimu kesempatan sekali lagi, jangan sia-siakan kesempatan ini.. okay " ucap Emma yang di angguki Sean


" May I Kiss you Emma?? " bisiknya


" Tidak... kau tak boleh menciumku.. aku saja yang boleh menciummu... muahhhh" jawab Emma lalu mencium bibir Sean sekilas


" Ohh Sayang.... I Miss you so much " rengek Sean, Emma berdiri dan berjalan masuk ke dalam Kamar... Sean mengikutinya, Ia berjalan sambil membuka kaos yang di kenakannya...si boy sudah berkedut sedari tadi minta pelampiasan.


Emma berebah di ranjang dan menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut, Sean pun masuk ke dalam selimut... dengan tak sabaran di tariknya Emma ke dalam pelukannya, Namun Emma menahan tangan Sean

__ADS_1


" Kita tidak akan melakukannya malam ini, Kau harus beristirahat dulu dengan Benar malam ini.. agar kondisimu cepat pulih " ucap Emma


" Aku baik-baik saja Emma... sungguh!! ya please Sekaliiiii saja.. aku janji " rayunya lagi


" Tidur dengan tenang atau aku pindah ke kamar twins " kekeh Emma... Akhirnya Sean hanya bisa mengalah


" Baiklah... setidaknya biarkan aku memelukmu " pintanya lalu mendekatkan wajahnya ke dada Emma tempat Favoritnya, Emma mengelus-elus rambut Sean


" Tidurlah...!! " bisik Emma, ngak sampe 2 menit Sean sudah tekapar... ternyata dia antara vitamin yang di minum Sean tadi ada sebutir obat tidur yang sengaja di berikan Emma agar Sean bisa tertidur pulas malam ini 😅😅 Wess ono ono wae si Emma mah... 😂😂😂.


🦁🦁🦁🦁


Hari masih pagi buta... bahkan Matahari masih betah di pembaringannya, namun Emma terbangun karena merasa kedinginan... padahal ia rasanya sudah memakai selimut tebal. Belum lagi ia merasa ada yang meraba-raba tubuhnya, mata Emma langsung terbuka... apakah..??


Emma kaget melihat tubuhnya yang polos tanpa sehelai kainpun menutupinya, Sean juga nampak sedang membuka pakaiannya... tangan Emma langsung menarik selimut si sampingnya... namun pergerakannya terlihat si kucing garong...


" Kau sudah bangun sayang? apakah kau kedinginan... tenang saja aku akan menghangatkanmu " bisiknya sambil menahan kedua tangan Emma


" Seannn... Kau belum pulih lagi " ucap Emma


" Bagaimana jika kita buktikan bersama... aku sudah pulih atau belum hem.... " sahutnya tak mau di tolak


" Aku akan menservismu sayang,,, setelah kita selesai kau tak akan marah lagi padaku.... " dan mulailah si Kucing garong beraksi...


kita ngak usah ngintip ya.... banyak yang protes katanya terlalu vulgar so.. thor batasin ya... adegan wik wik nya 🤗🤗🤗


Beberapa jam berlalu


Saat ini Billy Elena... Daniel Marsha sedang berkumpul di ruang makan. Wajah Marsha terlihat sangat ceria membuat Billy bertanya-tanya


" Sepertinya tante bahagia sekali pagi ini ? dan di mana bos..bos tidak sarapan? " tanyanya penasaran


" Tentu saja tante sangat bahagia Bill... Emma dan Sean sudah baikan... ah indahnya mudahan cucuku segera bertambah ha ha ha " jawabnya senang


" Siapa dulu... Billyyy... Seharusnya bos berterimakasih padaku " ucap Billy merasa bangga


" Om akan mengingatkan Sean agar berterimakasih padamu nanti Bill... sekarang sebagai rasa terimakasih om...ini untukmu " ucap Daniel melemparkan sebuah kunci pada Billy

__ADS_1


Billy memperhatikan bentuk kunci yang di berikan Daniel... senyumnya langsung mengembang...


" Sungguh ini om... beneran?? " tanyanya tak percaya


" Apa itu Billy?? " tanya Elena


" Cobalah... Ia sudah menunggumu di depan... " ucap Daniel lagi...


" Terimakasih omm... tante.... Ayo Ell si kuning menanti " ucapnya lalu menarik Elena ke depan, Elena mengikuti dengan bingung... siapa sih si kuning???


" what.... Ferrari... OMG OMG.... " Elena pun terlonjak melihat sebuah mobil Ferrari berwarna kuning nangkring di depan mereka... dengan reflek Elena memeluk Billy begitu pintu sebaliknya


Billy langsung saja membukakan pintu mobil untuk Elena, keduanya berkeliling2 kota dengan senang


" Akhirnya... impianku terpenuhi, senangnya... om memang the best yuu Huuui " teriak Billy senang, Ia menghentikan si kuning dirumah sebuah dermaga yang tak Jauh dari Kantor.


" Ell.... Keluarlah, aku ingin Selfie dengan mu di depan si kuning ...aku mau pamer sama Suprie he he " pintanya... keduanya lalu berselfie ria sampai puas.


Sementara di kamar si kucing garong..


Emma terbangun di dada suaminya, badannya serasa lemas sekali...


" Dasar kau kucing garong... ngak bisa lengah sedikit langsung aja ngambil jatah " omel Emma.. Ia lalu masuk ke kamar mandi... Emma berendam Sambil senyum-senyum sendiri mengingat Servis dari suaminya tadi subuh


Kletek... terdengar bunyi pintu di buka, Sean Masuk dan langsung bergabung di jakuci besar mereka


" Morning Sayang... I love you " bisiknya lalu mengosok punggung Emma dengan spoge lembut lalu memijit-mijit punggung mulus tersebut


Emma memejamkan matanya menikmati pijitanmu Sean...


" Kau semakin pandai memijit Sean " ucapnya senang


" Bagaimana sayang... apakah kau masih marah? " bisik Sean


" Hemmm ya aku masih marah... " jawab Emma tanpa melihat Sean, senyum Sean mengembang sempurna... mendapat Sinyal dari Emma


" Okay Sayang... aku tak keberatan memberikan service tambahannya pagi ini.... " ucap Sean.. membuat panas pagi yang dingin ini.

__ADS_1


See you next eps


Jangan lupa like komen dan vote


__ADS_2