
Sista mana vote nya.... dikit banget yang beri thor Vote jadi lemes deh mau nulis banyak... 😂😂
Sedikit intro 😅 now we Back to story
Eric nampak mendekati meja trio red, melihat pergerakan Eric, Sean pun langsung berdiri... tak lama keduanya berdiri berhadapan dan saling tatap.
Eric terlebih dahulu mencairkan suasana, ia menyalami Sean
" Terimakasih sudah berkenan hadir di moment bahagiaku tuan Brown " ucapnya
" Tentu saja saya pasti datang, saya harus memastikan dengan mata kepala sendiri bahwa kau benar2 menikah " ucapnya sedikit menyindir membuat Eric tertawa
" Ohh tuan Brown... ternyata anda sangat mencintai Emma, tenang saja aku sudah melepaskan Emma dengan tulus... karena sekarang aku sudah menemukan belahan jiwaku " ucapnya sambil menepuk bahu Sean, Eric lalu mendekat kearah Ida
" Hai Emma... Cece... boleh kupinjam pengantinnya sebentar " pamitnya lalu menarik Ida untuk berdansa. Sean juga mengajak Emma berdansa... kedua pasangan itu menjadi bintang malam ini. Untung tak ada yang tau kisah Eric dan Emma... jika paparazi tau juga bakalan heboh lagi pemberitaan besok.
Sementara itu. Billy hanya duduk si sebelah Marsha... ia hanya memegang hpnya... semenjak tadi Lisa menelfonnya bahkan mengiriminya chat yang menanyakan keberadaannya, namun Billy tak mau mengangkat ataupun membalas chat dari Lisa... hatinya masih sakit mengingat kejadian kemarin.
Elena yang datang dengan papanya akhirnya mengajak Billy berdansa karena ia juga tak punya oasangan. Semula Billy menolak... namun pelototan dari Marsha membuatnya mau tak mau menerima ajakan dansa dari Elena.
Elena sebenarnya gadis yang sangat cantik namun karena obsesinya terhadap Sean selama ini ia tak pernah mau membuka hati untuk pria lain. Mungkin kini saatnya ia untuk move on melihat Sean kini sebentar lagi akan menjadi seorang papa dan ia begitu mencintai istrinya, tak ada kesempatan lagi untuknya...
Elena dan Billy berdansa dengan pikiran masing2 yang kemana mana... karena sama-sama melamun, kaki Elena menginjak kaki Billy dan karena kaget Billypun kehilangan keseimbangan, keduanya terjatuh dengan posisi Elena menindih badan Billy.
" Oww.. Elena sakit, cepat bangun badanmu berat sekali " omel Billy membuat Elena melotot
" Apa kau bilang aku berat...?? plak... " Elena melepak dada Billy
" Aku ini sangat-sangat langsing, berani sekali kau mengatakan aku berat...nah sekarang rasakan aku berat apa tidak?? " ucapnya lagi dan tak mau bangun dari tubuh Billy
" Hei anak manja... cepat berdiri...!! "
" Katakan dulu aku tidak berat...!! "
" Kau memang berat... cepat menyingkir kalau tidak.... "
" Apa.....?? " tantang Elena
" Aku akan menciummu... mau!! " ucap. Billy sudah kehabisan akal untuk mengusir Elena
" Aaa.... dasar kau Sekretaris mesum... berani kau mau menciumku... kucekek kau " desis Elena bertambah kesal... tangannya pun mencekik leher Billy sambil mendudukinya
" Aku bukan sekretaris lagi ya... sekarang aku adalah wakil ceo " sempat2bya Billy mengkoreksi jabatannya padahal Elena tengah mencekiknya
__ADS_1
" Emang gp... sekali mesum tetao mesum "
" Emmaaa.... tante Marshaaa tolong Billy, ada kuntilanak ngamukkk " teriak Billy membuat Elena semakin marah... ia pun melepak dada Billy dengan kesal
Emma yang sedang berdansa dan Marsha malah tertawa melihat kejadian itu... beberapa paparazi pun mengabadikan kejadian tersebut.
Daniel akhirnya mengalah... ia berdiri dan menarik tangan Elena... lalu membawanya ke mejanya. Dengan bibir yang di monyongkan Elena mengikuti pamannya itu, begitu pula Billy karena tangan Daniel memberi isyarat agar Billy ikut.
" Cup cup ponakan cantikku, mengapa kalian malah berkelahi seperti anak kecil " tanya Marsha
" Itu tante si jelek itu mengatakan aku gendut!! " lapor Elena
" Aku tak mengatakan kau gendut... aku cuma. bilang kamu berat, huh dasar anak manja " sahut Billy
" Ya kan sama aja bilang aku berat artinya aku gendut..dasar pria mesum"
" Shuttt sudah... malu di dengar orang " kembali Marsha menengahi, Billy dan Elena pun diam namun masih saling melotot
" Mesumm " ucap Elena sambil meleletkan lidahnya
" Manja.... " balas Billy
" Dasar jomlo akut... wek "
" Awas kau... kuremss mulut lemesmu itu " ancam Elena
" Ayoo.. siapa takut!! " Billypun berdiri menerima tantangan Elena
" Kalau kalian masih ribut saja... akan kukawinkan kalian berdua " suara Sean terdengar membuat keduanya langsung diam dan kembali duduk
Emma kemudian duduk di sebelah Billy dan menarik tangan Billy
" Billy sudah... ngak boleh begitu sama perempuan " nasihatnya membuat Elena tersenyum senang dan mengolok Billy dengan lidahnya
" Cih.. dasar manja " jawab Billy sambil membuang muka
" Aku bukan anak manja!! " balas Elena lagi
" Katakan... kalian mau bulan madu kemana, ke hutan amazon atau ke antartika " tanya Sean kesal melihat keduanya masih saja ribut.
" Sudah Emma kita ke meja Cece saja, gerah di sini " ajak Billy , keduanya lalu bergabung kembali dengan Cece dan Ida. Sementara itu Sean melotot pada Elena
" Elena kau itu sudah dewasa berhenti. bersikap seperti anak kecil " ucap Sean membuat Elena menyenderkan kepalanya di bahu Marsha, ia paling takut kalau Sean sudah marah
__ADS_1
Di meja trio red... Emma mengundang Ida dan Cece untuk makan siang bersama di Mansionnya, agar keduanya mengetahui di mana ia tinggal sekarang. Keduanya menyangupi dengan catatan ngak bisa lama karena Ida segera di boyong ke pulau sedangkan Cece juga harus segera kembali ke Bali karena anaknya semua di tingga dengan nenek mereka.
Jam 10.00 malam Sean pun mengajak Emma untuk pulang, rombongan Brown pun meninggalkan tempat acara secara beriringan.
Sesampainya di mansionnya... Sean menunggu Emma yang masih berada di toilet, ia menagih janji Emma yang akan memberinya jatah malam ini, tak lama Emma pun sudah keluar
" Daddy.. besok siang kedua temanku akan makan disini " lapor Emma
" Baiklah kalau begitu tak apa-apa kan aku tak pulang makan siang, besok ada rapat penting pemegang saham, aku harus hadir " jawabnya
" Ya ok... tapi Billy biar menemaniku dulu ya "
Sean mulai mengendus wangi tubuh Emma....
" Hemmm boleh, tapi jangan lupa janjimu malam ini " bisiknya sambil mengesekkan boy nya ke pinggang Emma
" Daddy aku sudah segemuk ini... masa kau masih berselera padaku?? " tanya Emma
" Siapa bilang kau gemuk... kau bertambah sexy, aku sangat suka... lihatlah betapa gunungmu semakin besar.. ahhh " bisiknya dan meremas dua bukit kembar itu
Emma memejamkan matanya menikmati cumbuan dari suaminya. Tangan Sean turun mengelus perut besar Emma lalu semakin turun , tangan Sean mencari2 keberadaan guanya yang tertutupi perut Emma
" Kemana guaku pergi... tapi dapat " serunya senang setelah tangannya mendapatkan apa yang di Carinya.
Tangan Sean terus bermain-main main di guanya membuat Emma merem melek. Sebuah desahan dari Emma menjadi tanda bagi Sean bahwa guanya telah siap untuk di masuki.
Sean pun membalik tubuh Emma dan memulai pergerakannya. Semakin lama Sean bukannya bosan namun semakin tergila2 untuk bercinta dengan istrinya. Desahan demi desahan pun kembali menghiasi kamar mereka
" Si twins pasti sangat sehat di dalam sana " ucap Sean
" mengapa demikian? " tanya Emma
" Karena papanya rajin menyuntikkan vitamin "
" Dasar kau kucing garong.... paling bisa mencari alasan " 😅😅
See you next eps
Happy Reanding
Beautifull Elena
__ADS_1