Aku Tidak Mandul

Aku Tidak Mandul
201. Wrong women


__ADS_3

Senin lagi sista... waktunya untuk vote ya... di tunggu vote kalian untuk Emma dan Sean... 😘😘


Outhor lagi sedih ya... ada yang bilang outhor plagiat , katanya mirip dengan cerita di novel lain. Sebagai pemberitahuan... saya ngak pernah berniat untuk plagiat, namun apabila ada kemiripan ide cerita harap di maklum namanya novel beribu-ribu judul ya sis. Dan saya ngak tau juga kalo ada cerita lain yang mirip karena ketiadaan waktu untuk saya membaca karya yang lain... memegang hp untuk menulis novel sendiri aja waktunya sangatlah terbatas.


Novel ATM orisinal hasil pemikiran saya sendiri dan fresh from di oven in My mine.... 🤗🤗 suer deh outhor kagak marah di protes cuma sedihhhhhh aja, tapi terimakasih atas masukannya...doakan semoga besok2 jalan cerita kagak ada yang mirip ya sama novel yang lain.


🐥🐥🐥🐥


Desahan kenikmatan menghiasi kamar keduanya malam itu, Sean benar-benar membara malam itu... rasa takut kehilangan membuatnya sangat perkasa malam itu sedangkan Emma... entah mengapa melihat Sean begitu tampan dan berbeda dengan aura kelelakiannya yang membara membuat libido Emma juga naik. Alhasil keduanya sama-sama membara malam itu.


Senyum Sean mengembang sedari tadi.. walau percintaan nya dengan Emma telah berakhir 5 menit yang lalu namun rasa puas dan bahagia yang membuncahnya tak hilang hingga kini.


Mereka bercinta dengan rasa yang berbeda malam ini, Emma begitu liar malam ini membuatnya sangat senang.


" Kau sangat hebat malam ini sayang, aku suka... suka sekali " bisik Sean sambil memeluk Emma dari belakang


" Hemmmmm..... " itu saja suara yang bisa di keluarkan Emma, ia sangat lelah dengan aktifitasnya barusan


" Ingat sayang... kau milikku... hanya milikku... sampai kapanpun... jangan pernah meninggalkanku... I love you. forever " bisik Sean. lagi


" Ya daddy... aku milikmu.. okay, sekarang tidurlah.. aku sangat lelah " jawab Emma, keduanya pun akhirnya terlelap sampai pagi.


Pagi nan indah pun datang.


Sean yang sedari tadi sudah terbangun masih betah saja berlama-lama memandangi wajah istrinya yang masih terlelap.


" Aku sangat beruntung memilikimu sayang, jika waktu bisa di ulang lulus SMU aku akan langsung menikahimu " ucapnya sambil mencoel pipi chabby Emma, merasa terganggu akhirnya Emma pun membuka ke dua mata indahnya.


" Morning daddy.... " ucapnya dengan suara serak bangun tidur, Sean langsung menyambar bibir sexy itu. Dengan susah payah Emma melepaskan bibirnya dari si kucing garong


" Daddy.... aku tak bisa bernafas!! " ucapnya marah.. di cubitnya gemas perut Sean.. Sean hanya tertawa senang sudah mendapatkan sarapan paginya


" Mau kemana kita hari ini sayang?? " tanya Sean


" Kita berkeliling naik kapal pesiar lagi daddy, aku sangat menyukainya... mengingatkanku pada Bali " pinta Emma


" Dan kau akan mengingat kenanganmu dengan mantan suami brengsek itu?? " tanyanya dengan mode cemburu


" Apaan sih daddy... kau fikir kenanganku di Bali hanya dengan mas Arya... tidak sayang, kenanganku di Bali bersamamu jauh lebih indah " ucap Emma membuat wajah Sean langsung berseri-seri. Sean pun mengangkat Emma dan membawanya ke kamar mandi, seperti biasa mereka mandi bersama.


Hari ini Emma benar2 bahagia karena Sean menuruti semua hasrat jalan2nya. Tanpa membantah semua tempat yang ingin di kunjungi Emma pun di datangi, apalagi saat di Emma vc dan melihat twins yang baik-baik saja membuat hati Emma dan Sean terasa lega.


Hari sudah sore keduanya pun pulang kembali ke hotel, namun di lobby hotel seseorang menegur Sean

__ADS_1


" Sean....!! kaukah itu?? " sapanya, Sean dan Emma pun menoleh.. betapa kagetnya Emma melihat pria yang menegur Sean adalah si pria tampan


" Martin... omg... long time not to see you man... " sambut Sean... keduanya pun berpelukan.


" Kau menginap di sini Sean... ini adalah hotel milikku " ucap Martin


" Oh ya kebetulan sekali.. hebat akhirnya cita2mu tercapai juga " ucap Sean senang.. Martin lalu menatap Emma


" Dan wanita cantik ini... siapa dia?? " tanya Martin


" Oh ya.. kenalkan ini istriku Emma.. Emma Brown , Emma ini sahabatku waktu kuliah di Amerika... Martin " jawab Sean.. Martin mengulurkan tangannya dan menarik tangan Emma dan mengecupnya


" Cantik sekali istrimu Sean, kapan kau menikah...? Kupikir kau akan membujang selamanya ha ha ha " ucap Martin


" Untuk apa membujang jika bisa hidup dengan wanita secantik ini.. bukankah begitu?? bagaimana denganmu... di mana tunanganmu, apakah kalian sudah menikah? " tanya Sean lagi


" Well... kami menikah selama 3 tahun namun kemudian bercerai ..jadi sekarang aku pria bebas lagi. Oh ya nanti malam aku akan mengadakan pesta di aula hotel.. datanglah bersama istri cantikmu ini ya " undang Martin lalu menyerahkan sebuah undangan pada Sean


" Ok bro... sampai ketemu nanti malam " jawab Sean dan mereka pun berpisah


Di kamar....


" Kau tak pernah bercerita jika punya sahabat dekat?? " tanya Emma


" Ya begitulah.. hampir 5 tahun aku dan Martin berbagi segalanya di Amerika, aku bahkan tinggal di Mansion keluarga Martin di sana.. ibunya sudah sangat dekat denganku. Namun bedanya Martin semasa sekolah itu sangat playboy... berbeda denganku yang tak mau dekat2 dengan wanita, namun kami sangat cocok berteman " jelas Sean


Keduanya datang ke aula hotel yang sudah di sulap sedemikian rupa menjadi tempat pesta yang mewah. Banyak tamu berdatangan rata2 pengunjung hotel yang di undang oleh Martin. Melihat pasangan Brown datang.. Martin segera menyambut mereka.


" Haii bro.. tampan sekali kau malam ini dan wanitamu juga sangat cantik " puji Martin... Emma hanya tersenyum simpul, Martin membawa keduanya ke area vviv. Mereka makan bertiga, Martin dan Sean berbincang hangat selagi makan.... sedangkan Emma hanya menjadi pendengar yang baik.


" Sean.. bolehkah aku berfoto dengan wanitamu, aku ingin mengirimnya pada mamaku.. mama pasti suka melihatnya " pinta Martin


" Maaf tuan Martin.. saya istri nya Sean bukan wanitanya " protes Emma


" Maaf cantik, aku hanya salah mengucapkannya " ucapnya sambil tersenyum manis


" Bagaimana Sean?? " tanya Martin lagi


" Tentu baiklah "


" Kau fotokan ya... " pinta Martin sambil memberikan hp nya pada Sean


Martin lalu mengajak Emma berdiri

__ADS_1


" Senyum sayang...!!! " pinta Sean melihat Emma yang tak tersenyum, akhirnya Emma pun tersenyum. Saat Sean akan mengambil foto, Martin mengulurkan tangannya dan memegang pinggang Emma memvuat Emma kaget


" Cantik... aku kan sahabat suamimu.. kami biasa berbagi segalanya, bagaimana jika kau menghangatkan ranjangku malam ini.. kau tak akan menyesal, aku sangat kaya.. kau bisa minta apapun yang kau mau " bisiknya sambil tersenyum memandang ke arah Sean yang bersiap memotho mereka.


Emma terhenyak sejenak... dasar lelaki kurang ajar, kau fikir aku ini wanita jalang ..heh bajingan... umpat Emma dalam hati


" Tuan Martin yang terhormat dan kaya raya... aku hanya milik Sean dan kedua anak kami, dan apakah kau tau kami kemari dalam rangka untuk program anak ke 3 kami. Dulu mungkin kau berbagi segalanya dengan suamiku... tapi sekarang bagi seorang Sean aku adalah segalanya dan miliknya seorang. " jawab Emma sambil tersenyum.. ia tak mau Sean tau betapa bajingannya sahabatnya itu


Seorang pengawal. Sean yang berdiri tak jauh dari Emma.. kaget mendengar perkataan Martin namun ia sangat salut dengan jawaban nyonyanya itu.


" Sudahlah Emma.. tak usah jual mahal , katakan saja berapa hargamu " rayu Martin lagi


" Kau berhadapan With Wrong women bajingan... jika kau masih ingin hidungmu berada di tempatnya, menjauhkan dari ku dan suamiku " jawab Emma lagi


" Ha ha ha... kejutekanmu membuatku bertambah menyukaimu " tawa Martin


" Baiklah tuan Martin... kalau kau tak percaya, aku akan membuktikannya padamu " ucap Emma.. lalu Emma berjalan mendekati Sean dan pura-pura terjatuh, otomatis Martin yang berada di dekatnya langsung menangkap tubuh Emma yang limbung dan menariknya ke pelukannya.


Sean yang melihat Martin menarik tubuh Emma ke pelukannya langaung saja melotot


" Lepaskan tangan kotormu dari istriku!!! jangan pernah menyentuhnya " bentaknya lalu menarik Emma ke pelukannya


" Kau tak apa-apa sayang?? " tanya Sean khawatir memvuat Emma tersenyum


" Rasakan itu lelaki bajingan... " umpat Emma dalam hati


" Daddy... kepalaku terasa pusing, kita kembali ke kamar saja ya " pinta Emma sambil memencet kepalanya


" Ya tentu sayang... ayo aku akan mengendongmu " Sean lalu mengangkat tubuh Emma ala bridlestyle, tanpa pamit Sean segera membawa Emma kembali ke kamar dengan panik.. ia sangat takut Emma kenapa-napa.


Emma menatap sinis ke arah Martin yang ternganga melihat sikap Sean yang sangat over protektif pada Emma, tanpa ia sadari Martin memegang hidungnya...


" Sepertinya benar apa yang di katakan oleh Emma....tapi aku belum menyerah Emma he he " ucapnya lalu mengambil minuman dan meminumnya sampai puas.


Di kamar....


" Daddy.... besok pagi kita pindah ke resort di atas air ya, aku janji selama di resort atas air aku tak akan kemana2, kita di kamar saja sampai kita pulang... bagaimana sayang?? " rayu Emma, ia tak mau lagi bertemu Martin namun ia juga tak mau membuat keduanya bertengkar.


Tawaran Emma tentu saja di sambut senang oleh Sean.. mana ada kucing menolak di tawari ikan... 😂😂😅


Keesokan harinya.. keduanya langsung ke resort atas air dan benar2 tak keluar selama sisa waktu. Martin berulang kali hendak menemui Sean... namun ke enam pengawal Sean tak pernah mengizinkan Martin menganggu keduanya karena sudah tau akan kelakuan Martin darii salah seorang rekannya.


Katanya horang kaya.. ngapain juga mau ganggu istri orang lain.. ya kan sista..??? okay 1450 kata sista, spesial untuk kalian yang sudah kasih vote untuk karyaku... terimakasih

__ADS_1


Bonus foto Martin dan Emma



__ADS_2