Aku Tidak Mandul

Aku Tidak Mandul
176. Buaya Darat


__ADS_3

Hari demi hari pun berlalu...Billy masih ngendon di Mansion ya sista.


Di kantor pusat Pt. Kila


" Andrew... bagaimana perkembangan si Roy, kau masih mengawasinya? " tanya Jhon pada anak buahnya


" Sudah 2 hari ini ia mulai mengikuti Lisa kembali... ia juga mulai menelfon Lisa " jawab Andrew


" Apa tanggapan Lisa? " selidik Jhon


" Lisa tak mengubrisnya, sepertinya Lisa sudah bertekad untuk melupakannya " jelas Andrew... sedikit senyum terukir dari wajah Jhon. Tanpa di ketahui Lisa... Jhon selalu mengawasinya


Jhon sendiri bingung mengapa ia melakukannya, ia suka memperhatikan Lisa walau hanya dari kejauhan... untuk mendekatinya secara langsung.... entahlah mengapa Jhon merasa sungkan.


" Bos.. lihatlah itu mobil Roy... sepertinya ia kembali akan membuntuti Lisa " ucap Andrew sambil menunjuk sebuah mobil di layar cctv


" Dimana Lisa " tanya Jhon


" Di ruangannya, bersiap untuk pulang "


" Ku ambil alih kasus Lisa... kau kawal bos besar mengantikan aku " titah Jhon lalu mengambil jasnya dan berlari ke lantai dasar kantor untuk menanti Lisa


Lisa berjalan menuju lift... perutnya sangat lapar, tadi siang ia tak sempat makan siang. Setelah beberapa saat Lisa pun sudah sampai di lantai 1. Saat berjalan menuju pintu keluar sebuah lengan kokoh memeluk pinggangnya.. Lisa sangat kaget


" Jhon....? apa yang kau lakukan, lepaskan tanganmu!! " bentak Lisa kaget


" Shuttt.... beraktinglah mesra denganku... si Roy tua sedang mengawasimu di luar " bisik Jhon di kuping Lisa tanpa melepaskan tangannya dari pinggang Lisa


" Apa... om Roy? untuk apa lagi ia mengawasiku? "


" Tentu saja karena ia masih mau kembali padamu cantik , aku hanya ingin melindungimu " bisik Roy, Lisa berhenti lalu melepaskan tangan Roy dari pinggangnya


" Aku bisa mengurusnya sendiri Jhon, aku tak memerlukan bantuanmu " tolak Lisa


" Lisa... pria itu berbahaya "


" Apa bedanya denganmu, jalan denganmu sama saja bunuh diri Jhon " sahut Lisa lalu berjalan meninggalkan Jhon. Jhon menahan tangan Lisa


" Apa maksudmu Lisa? " tanya Jhon


" Lepaskan tanganku Jhon "


" Tidak sebelum kau menjelaskan maksud perkataanmu " kekeh Jhon, Lisa memegang kepalanya... ia merasa pusing karena sudah sangat kelaparan


" Jhon... aku sangat kelaparan kepalaku sampai pusing " ucap Lisa


" Aku tak akan melepaskanmu sampai kau menjelaskan nya... ayo kita makan!! " Jhon kembali memeluk pinggang Lisa dan membawanya ke mobilnya. Jhon membukakan pinty mobil untuk Lisa

__ADS_1


" Masuklah cantik.... " titahnya sambil tersenyum usil


" I Hate you Jhon!! " desis Lisa jengkel, Lisa duduk di bangku depan sambil merengut... ia kesal Jhon terlalu mencampuri hidupnya.


Sedangkan Jhon merasa tertantang... jiwa casanovanya meronta karena selama ini tak ada wanita yang mampu menolak pesonanya. Ketampanan dan pekerjaannya sebagai kepala bodyguard Klan Brown telah membuatnya masuk jajaran pria yang banyak di incar wanita.


Namun Jhon heran... Lisa sama sekali tak terpesona.. jangankan terpesona... melirikpun Lisa tidak, jika wanita lain berebut ingin pergi dengannya... Lisa malah engan untuk sekedar berdekatan dengannya.


Sepanjang perjalanan tak ada percakapan... mata awas Jhon melihat mobil Roy mengikutinya... ia tersenyum sinis


" Lisa lihatlah... kekasih tuamu di belakang " ucap Jhon, dengan malas Lisa melihat melalui kaca spion... ya itu memang mobil Jhon


" Apakah kau tau.. ini hari ke 3 dia mengikutimu "


" Apa...? darimana kau tau , kau mengawasiku juga? "


" Terus terang tidak secara langsung, aku meminta Andrew untuk mengawasi keselamatanmu "


" aku bisa menjaga diriku sendiri Jhon, aku bukan wanita lemah... " ucap Lisa


" Siapa bilang kau wanita lemah, tapi bukan porsimu untuk melawan lelaki seperti Roy, aku tak bermaksud apa-apa... aku menolongmu sebagai rekan sesama pekerja di PT. Kila " ucap Jhon sambil memarkirkan mobilnya di sebuah restoran mewah di kota London.


Lisa tercengang melihat restoran di depannya... ia tau hanya orang-orang tertentu saja yang bisa makan di tempat itu.


Jhon membukakan pintu mobil untuk Lisa


" Pintar... berpura-pura lah kita sedang kencan, agar kekasih tuamu itu tak lagi menganggumu " bisik Jhon membuat Lisa kembali merengut


" Om Roy sudah bukan siapa-siapa ku "


" Good... jadi kau sekarang jomlo, jadi aku punya kesempatan dong ha ha " tawa Jhon senang


" Dalam mimpimu..!! "


Pelayan segwra membukakan pintu restoran melihat siapa yang datang, dengan ramah mereka melayani keduanya. Jhon di persilahkan duduk di kursi viv.


" Apa kau sudah biasa ke mari membawa para kekasihmu? sepertinya para pelayan di sini sangat mengenalmu " todong Lisa


" Sebagai kepala bodyguard Klan Brown.. aku mendapatkan kartu keanggotaan viv di beberapa tempat penting di kota ini dan semua biayanya ditanggung PT. Kila. Ya aku sering kemari namun kau satu-satunya wanita yang pernah ku ajak ke mari " jawab Jhon


" Bohong!! "


" Up to you Lisa, kalau kau tak percaya tanyalah salah satu dari mereka "


" Untuk apa Jhon... ngak penting " sahut Lisa.. Keduanya lalu makan dengan tenang, Lisa memang sangat lapar hingga ia tak memperdulikan Jhon yang sesekali menatapnya.


Selesai makan Jhon segera bertanya

__ADS_1


" Sekarang jelaskan padaku mengapa kau mengatakan aku tak beda dengan Roy hah?? "


" Kau bilang Roy pria berbahaya... memangnya aku hang out denganmu ini tidak berbahaya hah... entah berapa wanita nanti yang harus kuhadapi karena makan malam denganmu sekarang ini " jawab Lisa murung


" Jika ada yang berani menganggumu. katakan padaku, aku akan mengatasinya " ucap Jhon


" Jauhi saja aku Jhon... itu bisa menyelamatkan nyawaku " keluh Lisa


Jhon terdiam saat mendengar ucapan Lisa....


" Lisa apa kau tidak tertarik padaku.. walau sedikit saja? " tanya Jhon prustasi


" Tidak....!! terimakasih atas traktirannya " jawab Lisa cepat, Lisa lalu berdiri Ia berjalan keluar restoran. Jhon bergegas menyusulnya... ia berhasil meraih tangan Lisa di halaman restoran, Jhon menarik Lisa hingga Lisa jatuh kepelukannya. Sebelah tangan Jhon memeluk erat pinggang Lisa... hingga Lisa tak bisa bergerak di pelukannya


" Jhon.... lepaskan aku " ucap Lisa sambil mendongak melihat wajah Jhon, Jhon juga menunduk mendekatkan wajahnya ke arah Lisa hingga kini hidung mereka hampir bersentuhan bahkan deru nafas Jhon sudah terasa di kulit wajah Lisa.


Jhon hilang akal... mengapa gadis di depannya ini begitu sulit di dekati


deg... deg... deg...


Keduanya saling pandang dalam diam. Roy yang melihat dari mobilnya merasa sangat gusar... semudah itukah Lisa melupakan dirinya, benarkah sudah tak ada harapan untuk dirinya bersama Lisa...


Tok... tok... tok... kaca mobil Roy di ketuk seseorang, Roy terkaget... ia pun membuka sedikit kaca mobilnya


" Ada apa siapa kau? " tanya Roy, sebuah pistol nampak muncul di sela kaca mengarah ke kepala Roy


" Dengar baik-baik sekali lagi kau berani mengikuti atau menganggu Lisa... maka ucapkan selamat tinggal pada dunia ini.... mengerti??? " ucap seseorang yang tak terlihat wajahnya. Keringat segera membanjiri kening Roy


" Mengerti.... aku akan pergi sekarang, kau tak akan pernah melihatku lagi " jawab Roy takut... ia segera menjalankan mobilnya meninggalkan lokasi.


Sementara itu Jhon dan Lisa masih saling tatap... tiba-tiba saja... cuppp.... Jhon mencium Lisa tanpa izin, Jhon tak kuasa menahan keinginannya untuk mencicipi bibir Lisa yang begitu mengoda


Lisa mendorong tubuh Jhon lalu menginjak kaki Jhon dengan hinghill luncupnya


" Au Au Au...... Lisa sakit.... " jerit Jhon


" Jangan pernah berani menciumku Lagi... dasar play boy tua " maki Lisa... Lisa berlari kecil menuju jalan raya, namun tiba-tiba saja tubuh Lisa melayang, rupanya Jhon mengangkatnya ala Bridalstyle


" Jhonnnnn.... lepaskan, aku mau pulang!! " teriak Lisa


" Walaupun aku play boy, aku bukan lelaki yang tak bertanggung jawab, aku akan mengantarmu pulang lady... " ucap Jhon dan melajukan mobilnya setelah meletakkan Lisa di kursi penumpang


" Mama... sepertinya aku sudah mendapatkan calon menantu untukmu.... aku akan mengejarnya, aku akan memutuskan semua pacar2ku dan membawa Lisa ke hadapanmu " ucap Jhon dalam hati


Hayoo Lisa hati-hati, ada buaya darat mengejarmu... mudahan buaya daratnya segera insyaf ya... he he


See you next eps

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan votee


__ADS_2