
Sean mengambil tissu dan mengeringkan keringat di wajah Emma
" Ada apa sayang... katakan? " tanya Sean panik.. Emma memeluk tubuh Sean..ia pun ingin menenangkan dadanya yang berdetak kencang
" Iya daddy... aku bermimpi buruk.. sangat buruk, selama di Bali jangan tinggalkan aku ya.. aku takut " pintanya dengan mata berkaca2
" Tentu sayang..katakan mau kemana kau pagi ini... aku akan menemanimu " ucap Sean dan ia harus membuang jauh-jauh keinginannya untuk ke kantor selama di Bali melihat Emma yang ketakutan seperti itu.
Sean akhirnya mengutus Suprie saja yang Keperusahaan selama Suprie dan istri juga anaknya masih di Bali. Ketiganya ikut dengan jet Sean setelah istri dan anak Suprie di nyatakan boleh ikut penerbangan ini.
Suprie dan keluarga juga akan tetap berada di Bali sambil menunggu Billy dan Elena datang.
Setelah sarapan.. mereka pun bersiap.. Emma ingin membawa ke dua putranya ke rumah ibunya lalu ke kuburan ibunya. Sepanjang jalan Emma kadang tersenyum kapan terlihat sedih.
Ia akan tersenyum jika mengingat kenangan bahagianya bersama ibunya selama di Bali.. dan akan bersedih jika mengingat ibunya kini sudah tiada.. ibunya tak sempat melihat ia hamil.. ibunya tak sempat melihat cucu-cucunya yang kini di bawanya.
Emma hanya berharap ibunya bisa melihat dari surga bahwa ia dan kedua anaknya sangat bahagia kini...
" Ibu... seandainya aku bisa mengulang waktu.. aku tak akan menikah dengan mas Arya, begitu lama aku meninggalkan ibu seorang diri dan menjadi menantu yang tak di sukai..toh pada akhirnya aku berpisah dengan mas Arya dan ibu meninggal karena sakit hati dengan mertuaku. Maafkan aku ibu... aku anak yang sudah membuat ibu susah hati.. maafkan aku ibu... aku tak sempat membahagiakanmu di akhir hayatmu.. maafkan aku ibu.. maafkan aku hik hik hik " Emma menangis sepuasnya di kuburan sang ibu... Sean hanya bisa memeluk nya
Berkali-kali Sean menghapus air mata Emma namun , mengalir lagi dan lagi, Sampai akhirnya Emma berhenti sendiri ..Emma lalu mengendong kedua anaknya dan berbicara seolah ibunya ada di depannya
" Ibu lihatlah... benar apa yang ibu katakan... aku tidak mandul, lihatlah bu kedua cucumu ini sangat cantik dan tampan bukan. Ibu berbahagialah di alam sana, tidak usah menghawatirkan aku... ini sudah ada Sean yang akan menjaga ku dan ibu tau... aku sangat beruntung bertemu dengan Sean. Sean adalah suami yang baik dan bertanggung jawab, ia sangat menyayangi dan mencintai anakmu ini bu, jadi ibu tenang saja ya.. Emma baik-baik saja " ucapnya lagi sambil bersandar di dada Sean.
Sean tersenyum senang.. Emma memuji-mujinya di depan mertuanya walaupun mertuanya belum tentu mendengarnya.
__ADS_1
cukup lama mereka di kuburan ibu Emma, selesai dari sana.. Emma dan rombongan meluncur mencari tempat makan yang enak dan memiliki pemandangan yang indah. Emma menunjuk sebuah tempat makan dengan view pantai Kuta... mereka kemudian makan berdua dengan romantis sedangkan kedua anak mereka sedang tertidur dan dayang2 mereka makan di ruangan yang berbeda.
Emma dan Sean seolah sedang berkencan lagi.. keduanya makan sambil saling menatap.. sesekali Sean mengecup punggung tangan Emma
" Sean.. terimakasih atas segalanya, kau mau menerima aku apa adanya... seorang janda sepertiku untuk menjadi pendampingmu terimakasih, aku adalah wanita yang sangat beruntung " ucap Emma dengan mata penuh cinta
" Tidak sayang... akulah pria yang beruntung bisa mendapatkanmu. Ingatlah.. kau adalah nafasku.. hidupku... segalanya bagiku Emm, I love You so much " balas Sean
" I love you more Daddy " jawab Emma lagi....
🍣🍣🍣🍣
Seminggu sudah mereka berada di Bali, Emma dan Sean mengelilingi Bali sepuasnya... kadang berdua kadang membawa Twins... 3 hari mereka akan kembali ke London karena Marsha sudah mewek habis.. rindu dengan cucunya. Malam ini Emma mengajak Sean dan twins ke Mall terbesar di Bali untuk jalan2 sekalian mencarikan oleh-oleh untuk mertuanya.
Saat ini Emma berjalan terpisah ia sedang memilih beberapa sarung Bali untuk di bawa ke London sedangkan Sean dan twins sedang berada di toko sebelah.
Ya siapa lagi jika bukan mantan mertuanya. Arya yang di panggil pun langsung kaget melihat Emma yang terlihat begitu cantik
" E.. Emma...? " ucapnya kaget. Emma hanya diam saja... ia tak ingin ribut dengan mantan mertuanya itu
" Ya ini aku... Emma, permisi!! " ucapnya berlalu sambil membawa bungkusan belanjaannya
" Tunggu mandul... mengapa kau balik lagi ke Bali hah... mau merayu Arya agar kembali padamu huh.. enak saja, ibu beritahu ya... Arya sudah menikah lagi, jangan kau dekati lagi anak kesayangan ibu.. mengerti!! " ucap mantan mertuanya sambil tersenyum sinis
" Ibu.. jangan begitu pada Emma bu..!! " protes Arya yang sebenarnya masih sangat mencintai Emma
__ADS_1
" Ada apa sayang...?? kau bertemu temanmu? lihat twins memborong banyak mainan " sapa Sean yang baru keluar dari toko sambil mengendong salah satu anaknya.
Mertua ma dan Arya kaget bukan main melihat Sean yang datang beserta baby sister dan para pengawal mereka.. mulut keduanya ternganga.
Emma lalu mengangkat salah satu anaknya yang berada di kereta...
" Ibu kenalkan ini suamiku Sean O Brown... ini anakku PRINCE dan PRINCESS... aku ke Bali untuk mengunjungi kubur ibuku, bukan yang lain..ayo daddy kita pulang" ucap Emma dengan senyum lebar
Beberapa langkah berjalan... Rmma berhenti dan berbalik sambil menatap tajam ke arah mantan mertuanya
" Oh ya bu... ada yang ingin ku beritahu....ibu perlu tau bahwa AKU TIDAK MANDUL... jadi sekarang ibu sudah tau siapa yang mandul... permisi " ucalnya lantang bahkan membuat beberapa orang yang melintas pun mendengarnya
Mantan mertuanya hanya bisa menutup mulutnya yang sedari tadi ternganga... ia tak bisa berkata apapun, begitu pula Arya... hatinya terasa begitu pedih melihat Sean yang merangkul Emma ke dalam pelukannya dan bagaimana Emma terlihat begitu bahagia kini.
" Arya... lakukan sesuatu, mengapa kau diam saja... Emma menghina kita !! " ucap ibunya marah.. bamun Arya hanya diam saja... dirinya hanya bisa menyesali kehilangan seorang Emma wanita yang begitu spesial itu. Namun namanya penyesalan selalu datang di Akhir... jika datangnya di depan namanya pendaftaran ya sis... 😅😅😅
See you next eps
Jangan lupa like komen dan votee
Para pembaca setia ATM tinggal beberap eps kita akan ending. Silahkan baca novel terbaru aku yang berjudul MELODY I LOVE YOU
Mengisahkan perjalan cinta antara si Unyu Melody dan si duren Samudra.
Masih bergendre romantis dewasa namun di jamin ngak kalah seru dengan ATM ya....
__ADS_1