Aku Tidak Mandul

Aku Tidak Mandul
186. Bonus


__ADS_3

Sementara Rangga yang juga sedang menatap Zahra dari kejauhan merasakan hal yang sama... dadanya berdegup kencang melihat pujaan hatinya nampak begitu cantik hari ini.


10 hari sudah ia tak bertemu dengan Zahra, Rangga sengaja memborong semua sisa pekerjaannya karena ia akan mengambil cuti besarnya tak lama lagi untuk menikah dan berbulan madu.


Zahra tidak tau Kalau Rangga sudah mempersiapkan bulan madu mereka keliling Eropa, uhhh untung banget ya si Zahra... 🤗🤗. Rangga lagi menghayalkan indahnya berbulan madu keliling eropa... udaranya yang dingin pasti sangat mendukung program making babynya 😅😅


Zahra yang berjalan mendekat heran dengan Rangga yang terdiam saja menatapnya tanpa suara


" Mas.... kok diam saja? " sapanya membuat Rangga tersadar dari lamunan jorsenya... 😆


" Ngak de... adek cantik banget hari ini, mas kangen banget... ayo masuk " ucap Rangga membukakan Pintu mobil untuk Zahra.


" Mas ini mobil siapa.. kok adek baru liat? " tanya Zahra


" Ini mobil mas juga, cuma selama ini di simpan di Bandung.. nanti kalo kita sudah nikah mobil ini untuk adek, buat kesana kemari ya... jadi ngak boleh Pake motor lagi " jawab Rangga


" Kok buat adek mas... ngak usah mobilnya mewah banget, ngak pantas adek makenya " tolaknya


" Kenapa ngak pantas.. kan adek sudah jadi istrinya mas, semua punya mas ya jadi punya adek juga " ucap Rangga sambil mengenggam tangan Zahra...Zahra segera menarik tangannya


" Mas... masih puasa.... " ucapnya pelan membuat Rangga tersenyum


" Berarti nanti kalo sudah berbuka boleh dong " godanya


" Iss mas sabar dong... kan belum mahrom... " sahutnya


" Iyaa cantik... tapi nanti awas kalo sudah jadi istrinya mas, ngak boleh nolak ya... janji.....!! "


" Iya mas..... " jawab Zahra sambil tertunduk malu, wajahnya memerah seketika... gemez banget Rangga melihatnya


" Pengen mas gigit rasanya kamu dek.... " ucapnya melihat wajah yang memerah itu. mobil Rangga berhenti di sebuah hotel mewah di Jakarta


" Mas ngapain kita di sini ? " tanya Zahra

__ADS_1


" Ini tempat resepsi kita nanti, adek nanti yang milih dekornya ya " jawab Rangga...Zahra ternganga tak percaya


" Ki kita resepsi di sini.... kan mahal mas kalo resepsi di hotel mewah begini, ngak salah mas? " tanya Zahra


" Salah gimana maksudnya ? "


" Kan mahal mas.... nanti uangnya habis gimana? ngak usah mas... kita ngadainnya di rumah aja atau gedung biasa aja " ucap Zahra


" Sudah... adek ngak usah mikirin itu, itu urusan mas oke... ayo masuk " ucap Rangga... keduanya lalu di sambut oleh pihak hotel dan di bawa ke Ballroom hotel. Pihak hotel memperlihatkan berbagai pilihan thema dekorasi . Zahra memandang ke arah Rangga... seperti hendak menyampaikan sesuatu


" Ada apa dek?? " bisik Rangga


" Ngak usah di sini mas... lihat harganya mahal banget , kasian mas... " bisiknya merasa tak enak hati.. Rangga kembali tersenyum, wajar saja calonnya merasa tak enak... Zahra belum tau kalo dia horang kaya he he


" Ngak papa de... sudah mas bayar kok, adek tinggal pilih saja suka dekorasinya yang mana " kekeh Rangga...Zahra tertunduk.. ia bingung dari mana Rangga mendapat uang sebanyak itu sedangkan Rangga hanyalah seorang Polisi.. apakah mas Rangga korupsi...??? pikirnya


" Dek.... kenapa??? " tanya Rangga melihat Zahra yang terdiam


" Terus terang saja sama mas... jangan di simpan di dalam hati " pinta Rangga


" Mas... jangan marah ya, bukannya adek mau ikut campur... tapi uang sebanyak itu mas dapat darimana?? " ucapnya pelan sambil menarik2 ujung jilbabnya.. Rangga tersenyum senang ternyata tak salah ia memilih Zahra sebagai pendampingnya... ia bukan gadis yang gelap mata akan harta


" Mas.... kami akan memutuskannya besok, kami permisi dulu " pamit Rangga, ia lalu menarik tangan Zahra dan kembali ke mobilnya


" Mau ke mana mas?? " tanya Zahra lagi


" Kamu mau tau kan dari mana uang mas... mas akan kasih tau, supaya kamu ngak berfikir yang ngak-ngak tentang mas " jawab Rangga


" Jadi kita mau kemana mas? "


" Mumpung masih. siang.. kita ke Tangerang sebentar, untuk menjawab pertanyaanmu.. darimana uang mas berasal " ucap Rangga. ...Rangga mengarahkan mobilnya menuju ke perusahaannya di daerah tangerang


Setibanya di daerah Tangerang, Rangga memasuki halaman sebuah bangunan besar

__ADS_1


" Kantor apa ini mas? " tanyanya


" Ayo ikut saja.... " Rangga membawa Zahra memasuki kantor, semua pegawai kantor menunduk saat mereka lewat... Zahra jadi bingung melihatnya namun ia diam saja...


Rangga memasuki lift viv lalu menekan lantai top... sesampainya di lantai teratas keduanya di sambut 2 orang pria


" Selamat datang kak... selamat datang kakak ipar " sambut keduanya membuat Zahra kaget luar biasa


Mereka lalu mengiring Zahra ke sebuah ruangan yang bertuliskan ceo, Mereka masuk ke dalam ruangan tersebut... Rangga lalu duduk di bangku kebesaran di ruangan tersebut.


" Di sinilah uang mas berasal... " ucap Rangga. memperlihatkan nama yang tertera di atas meja


" Jadi... mas.. adalah... " ucap Zahra kaget luar biasa


" Ya kakak ipar... kak Rangga adalah pemilik perusahaan ini, namun kak Rangga lebih senang menjadi polisi maka kami berdua yang menjalankan perusahaan... kak Rangga hanya sesekali saja datang jika di haruskan " jelas salah satu adik ipar Rangga


" Sekarang adek jangan lagi berfikir yang aneh-aneh tentang mas.. Ok " ucap Rangga... Zahra hanya bisa terdiam... ia masih kaget dengan realita bahwa ternyata calon suaminya adalah orang yang sangat kaya.


Ngak pake lama di perusahaan, setelah Rangga membubuhkan tandatangannya di beberapa berkas merekapun kembali ke Jakarta kembali.


" Gimana... sudah mengerti kan sekarang dari mana uang mas berasal? apa ada lagi yang ingin adek tanyakan? " tanya Rangga


" Jadi sebenarnya mas itu orang kaya.. mengapa mas memilih Zahra untuk menjadi istri mas, Zahra kan hanya dari keluarga biasa saja mas... apa mas ngak salah pilih? " tanya Zahra yang kini merasa minder


" Hentikan pikiran itu dek... mas ngak pernah mempermasalahkan tentang itu, yang mas tau...mas sangat cinta sama adek, itu sudah lebih dari cukup. Yang mas minta dari adek hanya satu mulai saat ini percayalah dengan mas, jangan berdikiran yang aneh-aneh tentang mas Ok " pinta Rangga.. Zahra hanya bisa mengangguk... sesekali ia memandang ke arah Rangga, ia masih tak percaya selain menikah dengan lelaki yang begitu tampan... ia juga mendapatkan bonus berupa suami yang sangat kaya....


" Wah... Rena bisa pingsan ini kalo tau.... " ucap Zahra dalam hati.


Ya iyalah Zahra... secara Rena loh selalu sentimen dan iri padamu. Selamat ya Zahra bening, thor doakan kalian berdua selalu bahagia


See you next eps


Jangan lupa like komen dan votee nya

__ADS_1


__ADS_2