
Seninnnnnn...... voteee... 😘😘😘
☕☕☕☕
" Pak Suprie ada apa ini? " tanya Rangga sambil membantu Muniroh yang terduduk menangis di lantai
Suprie menarik nafas panjang....
Flashback On
Setelah bersalaman.. Suprie dan Fatimah menuju Stan makanan namun tiba-tiba Fatimah mencengkram lengan Suprie dengan kuat...
" Aduh bang... perut adek.... " ucapnya
" Kenapa dek perutnya.. sakit.. mau lahiran ?? " tanya Suprie panik
" Kita keluar aja bang.. Kagak usah makan, Kayaknya perut adek kontraksi ini " ucap Fatimah... keduanya lalu keluar berlahan
Sesampainya di pintu keluar aula... keduanya berhenti sejenak, dengan telaten Suprie menghapus butiran keringat di kening Fatimah
" Gimana dek... kita langsung ke rs aja ya " tanya Suprie
" Ngak deh bang.. sudah ngak sakit, tadi Kayaknya kontraksi palsu bang " sahut Fatimah
" Emang ada kontraksi palsu ? udah kita ke rs aja ya " kekeh Suprie
" Ngak usah bang... adek sudah bukan kok, kita pulang kerumah aja " jawab Fatimah... tiba-tiba
" Haii abang sayang.... haii Fatimah lama tak bertemu " sapa seseorang, keduanya pun menoleh... nampak di Mun dengan pakaian kurang bahan nan ketat
" Elu Mun... masih hidup aja Lo " sahut Fatimah jutek
" Ya iyalah... horang kayah gitu lho, tinggal lempar duit mulus lagi deh Kulit eksotis Mun... ohhh lo gendut banget Fat sekarang? ... Jaga body dong, ntar laki lo kabur lho " ucap Muniroh dengan ceriwisnya...membuat wajah Fatimah langsung merah
" Fatimah lagi hamil Mun... wajar dong kalo badannya rada melar " bela Suprie " Ow Ow Ow... lagi hamidun... berarti sebentar lagi abang puasa ya 40 hari, udah bang kagak usah puasa.. sama Mun aja 40 harinya, ntar Mun service deh abang ya.. muah muah " ucap Muniroh dengan centilnya...mata Suprie sudah melotot aja mendengar ucapannya Muniroh
" Waduh cilaka 12 nih... Mun napa sih cari koreng aja sukanya " ucapnya dalam hati
" Sudah dek Jangan di hiraukan perkataan Mun, Ayo kita pulang " ajak Suprie lalu menarik tangan Fatimah, Fatimah langsung saja mendorong tangan Suprie...telunjuknya langsung mengarah ke wajah Muniroh
__ADS_1
" Hei ondel-ondel apa kamu bilang ? kamu terang-terangan mau jadi pelakor.. hah... sudah bosan hidup Lo, sini Lo " teriak Fatimah sambil menyingsingkan lengan bajunya
" Adek... sudah malu dilihat orang " bisik Suprie
" Bini ngak ada antitude nya gitu kok kamu pertahankan sih abang... sudah sama Mun aja, di jamin abang bahagia lahir batin, Mun ngak akan galak kayak dia " ucap Muniroh lagi tambah membuat Fatimah meradang
" Kurang ajar kau pelakor kampungan.... ciattt.... " Fatimah pun melancarkan serangan Cakar mautnya ke arah Muniroh... rambut Muniroh yang langsung di jambak.. tangan satunya menarik gaun Muniroh lalu Fatimah mendorong Muniroh tanoa ampun
Buk... bunyi nangka busuk..eh maaf... bunyi Muniroh yang terjatuh ke lantai maksudnya... 😅😅
Belum puas melihat Muniroh terjatuh, Fatimah sudah bersiap lagi mengeluarkan cakar mautnya...Suprie langsung saja menghalangi Cakar muatnya Fatimah... alhasil wajah Suprie dah yang kena
" Ya Allah dek... sadar dek... istigfar... adek lagi hamil besar " ucap Suprie menenangkan Fatimah
" Abang juga sih... diam aja di rayu Sama si kunti jenong ini...adek jadi kesel, abang suka sama dia?? Kenapa abang halangan cakaran maut adek hah " bentak Fatimah
" Dek.. Demi Allah abang cuma cinta sama adeknya... abang sudah cinta mati, abang halangin adek karena abang ngak mau nanti adek di perkakan karena kasus kekerasan... adek mau lahiran di penjara ? " ucap Suprie dengan sabar membuat Fatimah terdiam .... air mata Fatimah langsung saja mengalir... apalagi setelah melihat wajah suaminya yang terkena cakarannya
" Abang... hik hik hik maafin adek, adek takut nanti abang berpindah kelain hati soalnya adek sekarang dah gembrot... apalagi pindahnya ke hati Mun, adek ngak rela!!! " ucapnya
" Iye.. iye... abang ngak akan pindah hati kemana2, hati abang sudah di gembok sama cintanya adek ya , cup.. cup... " ucap Suprie sambil menghapus air mata istrinya tersayang itu
Flashback off
Rangga hanya mengelengkan kepalanya... jadi ikutan pusing mendengarnya.... 😅😅😅
" Ibu Muni.. sebaiknya ibu pulang saja, ngak enak dilihat orang " saran Rangga. Sambil memberikan tissu, Muniroh mengelap ingusnya dengan tissu itu... matanya melotot melihat Pria tampan di depannya
" Ah jangan pangil ibu dong... Mun kan masih muda.. panggilannya aja ses " ucapnya senang pendapat pertolongan dari seorang pria tampan
" Hai ondel-ondel ngak usah senyam Senyum ama laki orang... lagian dia itu penganten baru.. tuh liat bininya bagaikan langit ama bumi sama Lo, ngak usah mimpi!! " suara Ketus Fatimah mengejutkan lamunan Mun... Muniroh pun melirik ke belakang Rangga... terlihat Zahra yang tersenyum manis padanya...
" Ya Tuhan.... nape cogan-cogan di muka bumi ini sudah pada ada yang punya hua hua hua , bang Suprie... kutunggu dudamu!! " teriaknya sambil berlari kembali ke mobilnya...
Ahhh akhirnya hidup bisa tenang kembali ...Suprie pulang dengan Fatimah begitupun Rangga pulang dengan Zahra
🐔🐔🐔🐔
Nun Jauh di London.....
__ADS_1
Emma masih menyusui twins, setelah keduanya anaknya kenyang dan tidur..ia dan Sean akan segera ke Oxford untuk menghadiri pernikahan Jhon dan Lisa, sekaligus mereka akan berlibur singkat 3 hari di sana.
Billy sebenarnya ingin menghadirinya namun karena Elena yang cembokur akhirnya Billy hanya bisa menitip kado.. dari pada hubungannya dengan Elena berantakan.
" Twins sudah tidur sayang? " tanya Sean begitu Emma memasuki kamar
" Ya Daddy... semua sudah siap?? " tanya Emma
" Ya, Ayo kita berangkat sekarang " ucap Sean.. keduanya lalu turun menuju lapangan Hely di belakang Mansion, Marsha dan Daniel melepas kepergian keduanya
" Mam.. papah.. titip twins ya, Emma berangkat dulu " pamit Emma lalu memeluk keduanya
" Baik sayang... nikmati liburanmu, Sean... Jaga kelakuanmu!! " ucap Marsha yang diangguki Sean
" Kami berangkat Mam.. pah... " pamit Sean
" Hati-hati son " pesan Daniel
Sebuah Helicopter pun membawa keduanya ke kota Oxford, mereka sengaja berangkat sore... Karena besok pagi acara sudah di mulai.
Mata Emma menikmati permandangan didepan matanya, seperti biasa ya sangat Suka menikmati permandangan selama di perjalanan, berbeda dengan Sean kerjanya hanya menciumi dan mengerayangi Emma. Namun Emma sudah biasa dengan kelakuan Sean itu... selama ia masih bisa menikmati permandangan ia tak perduli, berbeda dengan pilot dan para bodyguard yang hanya bisa menahan nafas dan menelan salifanya masing-masing melihat kelakuan bos mereka itu.
Ngak pake lama... Helicopter mendarat di sebuah hotel besar di Oxford, para pengawal akhirnya bisa bernafas lega... Walaupun Jhon menawarkan tempat tinggal di kota itu namun Sean menolaknya karena ia ingin bebas bersama istrinya tentunya.
Pihak hotel langsung mengantar mereka ke sebuah kamar terbaik di hotel tersebut , senyum Sean mengembang sempurna melihat fasilitas kamar yang di pesannya. Fantasinya sudah melanglang buana... banyak hal yang akan melakukannya bersama istrinya di kamar ini selama 3 hari ini....
" Kita hanya akan melakukannya di malam hari daddy... siang hari aku ingin traveling, jadi kurangi kadar mesum di otakmu itu " ucap Emma sambil mencoel kening Sean
" Ohh Sayang kau menganggu Fantasi terliarku barusan.... baiklah... bagaimana jika kita mulai dari sekarang, aku tak mau membuang waktu yang sangat berharga ini" ucap Sean lalu mengangkat Emma ala bridlestyle
Yah happy honeymoon dah kucing garong...semoga cepat Jadi dede baby nya yo... 😘😘😘
See you next eps
Jangan lupa like komen dan vote nya
Sembari menunggu ATM Up... silahkan membaca karyaku yg lain... di jamin ngak kalah seru ya
__ADS_1