
Satu jam sudah Billy berusaha menjauh dari Elena yang sarapan Jengki satu piring tadi, padahal Elena sudah 3x sikat Gigi namun menurut Billy masih saja nempel bau si Jengki dan itu sungguh membuat Billy mual
" Ayang..... sini.. ngapain sih duduk aja jauh betul!!! baby nyariin " jerit Elena pada Billy
" Udah ngak papa.. kan masih kelihatan juga, Jangan coba-coba mendekat " ucap Billy namun Elena tetap aja mendekat lalu nemplok di bahu Billy
" Ell Tolonglah.... Huekkkk " Billy berlari menjauh dari Elena
" Ayanngggg.... Ayang tega...!! 😭😭 " tangisnya Elena sedangkan Billy berdiri di belakang Emma dengan wajah memerah menahan gumuh dan mual yang luar biasa.
" Emma tolonglah aku Emm...bisa mati muda aku kalau begini " cicit Billy
" Ayang kok malah deketan ama Emma sih... istri mu itu Akuuu... 😡😡 " cemburu Elena kambuh.. Ia berjalan mendekati Billy dan happ tangannya menarik Billy dan mendorongnya ke sofa... Elena langsung duduk menaiki Billy
" Nah sekarang Ayang ngak bisa kemana-mana.... " ucapnya senang, Billy hanya bisa pasrah sambil terus menutupi hidungnya dengan tangannya
" Ya Tuhan..... Cobaan apa lagi ini, Ell menjauhlah... aku mau muntah ini... hu.. " Billy menutupi mulutnya jika tidak bisa muntah dia
" Elena... sudah biarkan Billy menenangkan perutnya dulu, ayo kita bersiap ke dokter " ajak Emma
" Kau ikut mengantarku juga ke dokter kandungan ??" tanya Elena
" He em..aku mau periksa kandungannya juga... aku sudah telat lama , tapi kau jangan bilang siapa-siapa dulu ya.. siapa tau ngak hamil " bisik Emma
" Ok.. OK... " ucap Elena
Setelah siap keduanya lalu memasuki mobil.. dengan alasan menemani Elena karena Billy mual terus, Sean pun memberi izin Emma ke rumah sakit . Elena sepanjang jalan merengut karena Billy tak mau duduk di belakang, ia memilih duduk di sebelah supir
" Sudah Elena... pahamilah Billy sebagaimana Billy memahami mualmu kemaren " rayu Emma
" Ya kalau aku mual wajar... Karena aku yang hamil, masa Billy yang ngak hamil ngidam juga?? " omel Elena
" Ya mana tau... bahkan Kadang bisa orang tua atau Saudara si hamil yang mengidam... sudah Jangan marah terus tak baik untuk perkembangan janinmu " ucap Emma lagi
" Ohh begitu ya... baiklah... Ayang Bill ngak papa kita pisah kamar sampai baby kita lahiran " ucap Elena membuat Billy langsung berbalik
" What no Ell..... ini kan sementara saja, Nanti kan mualku hilang juga pada saatnya seperti mu... jika kita pisah kamar bagaimana aku bisa menyuntikkan vitamin pada baby kita " protes Billy membuat Elena tersenyum senang
" Baiklah Ayang... terserah Ayang, Memang sebaiknya kehamilan ini di bawa senang aja ya Emm... he he " ucap Elena lagi yang di angguki Emma
__ADS_1
Tanpa antri ke tiganya masuk ke ruang dokter kandungannya karena sudah membuat janji, Elena yang pertama di periksa... dokter melakukan USG 4 dimensinaja pada janin Elena dan Syukurlah keadaan janin dan Ibunya sehat.
Selesai dengan Elena lalu Emma yang berbaring untuk di USG... mata Ketiganya melotot melihat bentuk bunda besar di perut Emma dan tidak satu satu seperti Elena... Ada 2 janin lagi di perut Emma, Emma senang sekali mengetahui Ia hamil kembali.
" Baiklah nyonya Brown... sepertinya anda akan mendapat kan anak ke 3 dan kedua 4 beberapa bulan ke depan, dan anehnya usia kandungannya anda dan nyonya Elena sama... sama-sama 10 Minggu... selamat pada kalian, bisa jadi nanti kalian akan melahirkan bersama sama " ucap Dokter
" Apaaaa..... mereka akan melahirkan bersama-sama... tidak, bisa habis rambutku ohhhhh brukk " Billy pingsan begitu mengingat pengalamannya menemani Emma melahirkan tempo hari
" Ayanggg..... bangun sayang, Ell janji nanti ngak akan jambak rambut Ayang kalau melahirkan " ucap Elena panik melihat Billy pingsan....
Beberapa perawat lalu mengangkat dan merawat Billy, Emma hanya bisa tersenyum melihat Billy yang nampak trauma dengan acara melahirkan 😂😂😂
Setelah Billy baikkan mereka pun kembali ke Mansion Daniel
" Emm.. Kau hamil muda juga, tapi mengapa kau nampak biasa saja ngak seperti Elena?? apa kau tak mengidam?? " tanya Billy
" Ya Tuhan itu mah adil Bill..... yang mengidam malah Sean... tapi ia tak menyadarinya karena Sean tak tau kalau aku hamil " jawab Emma
" Apa yang diidamkan Sean Emm...?? " tanya Elena
" Kalian lihat saja nanti kalau makan malam... oh ya 3 hari lagi Sean akan berulang tahun... aku berencana mengadakan pesta kecil-kecilan untuk family saja... dan nanti aku akan memberikan ini pada Sean sebagai kado ulang tahun.... jadi tutup rapat mulut kalian selama 3 hari ini... Pada siapapun... kau juga Romeo!! " titah Emma pada keduanya dan supirnya sambil mengibaskan foto hasil usg nya
" Jadi kalian berdua tak usah pulang... menginap saja di sini ya sampai selesai acara " pinta Emma
" OK.. OK... " sahut keduanya
🐣🐣🐣🐣
Sudah saat nya makan malam... Elena dan Billy tak sabar ingin melihat ngidamnya Sean...Semua sudah berkumpul... tinggal menunggu Sean dan Emma, dan tak lama keduanya pun datang di ruang makan
Maid lalu menghidangkan makan malam....
" Mana nanas pesananku!! " tanya Sean, Maid segera menghidangkan Nanas satu buah di atas piring. Sean lalu makan malam dengan mencampur nanas tadi di piringnya
" U la la... bos bagaimana rasanya makan steak dicampur nanas?? " tanya Billy
" Enak Bill.... sangat segar, ini coba kau rasa " ucap Sean menyuapi Billy... Billy pun membuka mulutnya sambil mengunyahnya berlahan...
" Huekkk apaan sih... rasanya ngak jelas gini... ihhhh " ucap Billy geli sendiri
__ADS_1
" Huh dasar katro.... " omel Sean, Elena tersenyum melihatnya... iya memang orang mengidam aneh-aneh
" Elena... Kau ngak pengen Jengkol lagi.. masih ada tuh satu bungkus?? " tanya Marsha
" Enggak tan... sudah ngak kepengen lagi " jawab Elena membuat Billy merasa lega
" Akhirnya...... bisa tenang juga hidupku " ucapnya sambil mengunyah. Selesai makan malam Elena nampak membuka hp nya menelfon seseorang
" Pak Suprie.... maaf menganggu!! " ucapnya
" Ya Nona ada apa??Kurang jengkolnya minta lagi " tanya Suprie dari sebrang sana
" Enggak... Ell sudah ngak mau Jengkol, Ell pengennya yang lain " jawabnya
" Mau apaan... ngak ada apa di sono?? " tanya Suprie lagi
" Ada tapi ngak segar... besok pagi pak Suprie ke Kebun Durian... petik sendiri ya 10 buah ya... lalu secepatnya kirim ke sini, Ell Pengen makan kolak durian, terimakasih " pinta Elena
" Yoiii...Billynya ada?? " tanya Suprie , Elena lalu menyerahkan hp nya pada Billy
" Hallo.... " ucap Billy malas
" Woi... Lo itu yang Bill Kagak tanggung jawab, bini lo yang ngidam kok gue yang repot!! " omel suprie
" Lha mana gua tau Prie... Emangnya Lo repotnya dimana sih... Rendang nya yang masak palingan juga si mpok !!" sahut Billy
" Ya Memang yang masak bini gua, tapi lo tau ngak bini lo itu minta jengkolnya yang segar.. gua si suruh metikin sendiri tuh jengkolnya dari po on nya, Ya Allah... ni kaki gua masih bengkak gegara Jatuh dari pohon jengkol " omel Suprie
" Ya derita lo... secara yang namanya pohon jengkolnya ngak ada tumbuh di Mari he he " jawab Billy tanpa dosa
" Nah ini... sekarang gua disuruh lagi naik pohon durian Coba.... ya Allah... 😭😭 " keluh Suprie
" Jadi lo ngak iklas... Awas ya kalo lo ngak naikin tu pohon durian.. kalo sampe anakku Nanti ngeces.... kudatangin kamu ke sana!! nolongin gitu aja kok susah " ancam Billy
" Iye iye... kok malah galakan kamu sih, gua doain ntar anakmu mirip gua... wek " ucap Suprie
" Dasar Suprie geblek.... enak aja... gua cakep...Elena cantik masa anakku mirip sama orang-orangnya sawah, ngak mungkin lah yao... selamat naik pohon durian ya Prie he he selamat malam " ucap Billy terkekeh
See you next eps
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan vote nya