Aku Tidak Mandul

Aku Tidak Mandul
171. Mimpi


__ADS_3

Insha Allah hari ini ngak double up, Karena kemaren double up so much typo nya... kasihan yang baca.. 😅😅


Lamaran Kapten Rangga ngak jadi di eps ini karena thor lagi kangen ma ipin upin... 😄😄 Sabar ya...


🐬🐬🐬🐬


Setelah beberapa jam ngobrol... Zahra pun tertidur, perjalanan dari London - Jakarta Lumayan lama ya. Bu Ami sudah masuk ke kamar sedari tadi, Rangga bingung.. mau mengangkat Zahra ke kamar takut Zahranya marah... mau di bangunkan untuk pindah ke kamar kasian nanti tidurnya terganggu . akhirnya Rangga menurunkan posisi sandaran bangku Zahra agar nyaman tidurnya lalu menyelimutinya.


Rangga kemudian membuka laman medsosnya... Ia tertawa geli melihat banyaknya cuitan2 yang kaget melihat Fotonya berdua Zahra... banyak yang memberi selamat namun tak sedikit juga yang marah dan merasa patah hati. Puas membuka laman medsosnya, Mata Rangga melihat Hp Zahra yang berada di depannya.


Rasa kepo membuatnya mengambil hp tersebut dan membuka laman medsos Zahra. Zahra hanya mengupload foto2nya seorang diri di Kantor ataupun di mansion Sean. Dengan usilnya Rangga kemudian mengupload Fotonya berdua Zahra di laman medsos Zahra, Rangga kemudian menulis Caption


# calon imamku 😍😍 # Selesai melakukannya Rangga senyum-senyum sendiri membayangkan betapa marahnya Zahra karena teman2nya pasti pada berkomentar.


Tak lama Rangga juga memeriksa Chat Zahra... Ia penasaran apa saja isi chat dari Zahra. Tak ada yang aneh..kebanyakan percakapannya dengan kedua orang tuanya yang rutin menanyakan keadaannya kemudian percakapan dengan Billy seputar pekerjaan.


Chat terakhir Zahra saat ia pamit pulang


" Tuan Billy... Zahra pamit pulang ke Jakarta, mohon maaf jika selama ini ada Salah... jangan lupa Jaga kesehatan tuan dan satu lagi... jangan terlalu benciiiiii dengan Nona Elena...hati-hati nanti malah jatuh cinta Lagi.. 😆😆..bye bye tuan selamat bekerja "


Dan ternyata ada balasan dari Billy


" 😭😭😭 sedih deh ganti aspri... dari aspri yang baek dan sabar jadi kunti jelek nan manja, hati-hati di jalan.. 😭😭😭." Rangga tertawa membaca cuitan Billy


Sebelum meletakkan hp Zahra satu keusilan Lagi di buatnya... Rangga menganti latar hp Zahra dengan foto dirinya memakai seragam Polisi...


" Adek hanya boleh melihat mas... dimana saja... kapan saja.... " ucapnya setelah puas mengutak-atik hp Zahra.


🍎🍎🍎🍎


Sementara sepasang merpati sedang terbang ke Jakarta kita lihat dulu keadaan Billy kesayangan thor.


Ternyata sekarang Billy sedang berada di Kantor... Ia kembali melaksanakan tugas hariannya karena Sean tak akan ke kantor seminggu ke depan.


Semenjak pagi Billy tak melepaskan kacamata hitamnya... Elena sudah bolak balik menyuruhnya untuk melepaskannya... namun Billy cuek aja. Hingga waktu makan siang


Di Restoran viv.... Billy dan Elena sedang duduk di meja makan. Elena sudah makan semenjak tadi namun Billy masih asik saja dengan laptopnya


" Bill... makan dulu, nanti mah kamu kambuh malah berabe Bill , di lepas sudah kacamatanya " ucap Elena untuk yang kesekian kali


" Kau makan saja tidak usah mencerewetiku." sahutnya dingin.. Elena hanya bisa menarik nafas panjang....


" Sabar... Elena... Sabar.... " ucapnya dalam hati, tak lama Suprie datang bergabung... Suprie membawa segelas besar es coklat kegemaran Billy

__ADS_1


" Siang Billy... ini aku bawakan minuman kesukaanmu " sapa Suprie sambil duduk si depan Billy, Billy sedikit melirik namun setelah itu cuek kembali


" Kenapa...? Tumben baek bener... mau nyogok gue biar gue ngak marah lagi atas kelakuan mu semalam... Cih... aku tak sudi, aku tak akan memaafkanmu " ucap Billy sambil memonyongkan bibirnya... Ia masih sangat kesal dengan Suprie


" Bill... udahan napa marahnya, gue kan ngak sengaja... besok gue sudah balik lho ke Jakarta " rayu Suprie


" Bodooooo... balik aja sana... Emang gue pikirin" sahutnya masih dengan mode kesal


Elena yang tak mengerti... akhirnya bertanya


" Ada apa sih dengan kalian berdua...? kalian bertengkar? " tanya Elena


" Engak non... cuma si Billy aja tuh yang melebih-lebihkan " jawab Suprie


" Apaa... Kau bilang aku melebih-lebihkan, Eh ceo katro... wajar banget gue marah, semut aja kalo di injek.. gigit balik apalagi gue " omel Billy


" Ya kan gue sudah minta maaf bro... namanya juga ngak sadar Jadi judulnya itu ngak SENGAJA.... Seharusnya lo ngak boleh marah Bill " protes Suprie


" Ngak boleh marah pala lo peang, pokoknya tiada maaf bagimu... titik ngak pake koma !! " tegas Billy


Elena semakin bingung dengan ulah keduanya


" Stoppp.... pusing kepalaku mendengar kalian berdua, Pak Suprie jelaskan apa sih yang terjadi ?? " pinta Elena penasaran...


" Ini semua karena mimpi... " ucap Suprie sambil memandang ke arah langit


" Mimpi.....?? " beo Elena


" He he Jadi gini non.... semalam kan saya tidur sekamar dengan Billy... Karena kamar tamu penuh semua " jelasnya sambil cengegesan ngak jelas


" Jadi saya mimpi.. lagi kerja tiba2 datang tuh si Muniroh... "


" Muniroh...? siapa dia Pak ? "


" Mantan terindah Billy ha ha " tawa Suprie


" Pletak.... enak saja mantan gua, gua ngak punya mantan macam lenongan gitu " protes Billy


" He he... Becanda doang Bill gitu aja marah "


" Trus gimana lanjutannya pak? "


" Nah.... si Muniroh langsung aja duduk di pangkuan saya nona... dia meluk saya eratttt banget sampe saya ngak bisa nafas...tiba2 saja dengar suara istri saya memanggil... kan saya panik non, bisa di SmackDown saya kalau ketangkep basah " ucap Suprie mengebu-gebu

__ADS_1


Elena masih memperhatikan cerita Suprie....


" Saya mendorong Muniroh sekuatnya... tapi Ia tak mau melepaskan saya non.... akhirnya saya tonjok matanya non... buk... tapi tetap aja dia ngak lepas...akhirnya saya tonjok lagi sebelahnya, nah baru dia nangis... ya gitu dah non ceritanya " ucap Suprie mengakhiri kisahnya


" Trus... Kenapa Billy yang marah, apa hubungannya? " tanya Elena masih ngak ngeh


" Gimana aku ngak marah Elllll..... lihat yang dia tonjok itu mata gue... bukan mantannya, lihat nih kedua mataku biru kayak beruang kutub , brak... " omelnya sambil membuka kacamatanya dan memperlihat kedua matanya yang membiru


" Bha hahahhahahah ha hi hi hi ha ha " Elena tak kuasa menahan tawanya, Ia tertawa terpingkal-pingkal melihat kedua mata Billy. Billy berdiri dan melepak kepala Suprie dengan dongkol....


" Puas sudah kamu... puas??!!! " omel. Billy sambil berdiri dan memakai kacamata hitamnya kembali dan berjalan kembali menuju ruangannya.


Puas tertawa...Elena menjewer kuping Suprie drngan kuat


" Aahhh aaaa..... aduh non sakit... Kenapa saya di jewer? " tanya Suprie sambil mengelus kupingnya yang memerah


" Itu hukuman Karena sudah menyakiti yayang ku Billy.... !! " jawab Elena lalu mengangkat baki makanan Billy yang belum tersentuh sedikitpun


" Billyyyyyyy... tunggu aku... " teriaknya bergegas menyusul Billy ke Lift.


Sesampainya di ruangan wakil Ceo... Billy melepas kacamatanya dan kembali membuka laptopnya, Elena meletakkan baki makanan Billy di atas meja


" Bill... makanlah dulu, nanti perutmu sakit lho kalau telat makan " ucap Elena


" Aku sangat sibuk Ell... Jangan ganggu aku " jawab Billy... akhirnya Elena pun mengalah, Ia pun menyendokkan sesuap makanan dan mengarahkannya ke mulut Billy


" Bill... buka mulutmu, biar aku menyuapimu.. aaaa " ucapnya seperti menyuapi seorang anak Kecil... Billy pun membuka mulutnya sambil terus mengetik. Dengan senang hati Elena terus menyuapi Billy hingga habis..Selesai makan Elena mengambil es batu dan membungkusnya dengan sebuah saputangan.


" Bill berbaringlah sebentar, aku akan mengompres matamu agar bengkaknya lekas hilang " panggil Elena...Billy melihat ke arah Elena yang tangannya sudah mengenggam kompres, karena merasa bagian matanya perih akhirnya Billy menurut.


" Sini berbaringlah di sini.. agar aku Mudah mengompresnya " ucap Elena menunjuk ke arah pahanya... Billy pun berebah di paha Elena...


" Ingat Ell... jangan curi-curi kesempatan " ucap Billy


" Iya.. iya... sudah tutup matamu " Elena mulai mengompres satu persatu mata Billy, dengan telaten Elena terus melakukannya hingga Billy tertidur.


Sesungguhnya Billy kurang tidur semalam karena selain bermimpi .. Suprie juga kalo tidur mendengkur.


Melihat Billy tertidur di pangkuannya... Elena sungguh merasa bahagia, Ia pun terus mengelus rambut Billy sampai ia juga ikut tertidur.


Bagaimana sista... kira-kira Billy dah luluh apa belum ya... 😆😁😁


Pantengin terus 🏧, besok Rangga lamaran.. kalo pada mau ikut kumpulin vote nya untuk mendukung Rangga Zahra 😅😅

__ADS_1


Bisaa aja Thor... Cari kesempatan 😅😅


__ADS_2