
Selamat hari pertama Ramadhan... Semoga kita semua di beri kesehatan di bulan yang mulia ini... Aminnn.
Banyak yang protes ya... dengan sikap Billy yang plinplan ama Lisa... semua ada alasannya ya sis.... bukan karena Billy yang cepat berubah haluan tapi karena Billy banyak pertimbangan.
Flassback on
Beberapa saat setelah Billy melihat Lisa bersama dengan seorang Pria dewasa... Ia curhat pada Daniel di Mansion Daniel
" Katakan pada Om... Billy, om sudah mengenalmu sejak 14 tahun yang lalu, kau tak bisa membohongi om... " ucap Daniel di balkon kamar Billy
" Tadi aku hendak memjemput Lisa Om... aku sangat rindu padanya, tapi aku melihatnya di jemput seorang pria dewasa... entah siapa dia !! hatiku sangat sakit melihatnya om " curhat Billy akhirnya
" Lisa adalah gadis pertama yang membuatku berdebar-debar..... " lanjutnya dengan mata berkaca-kaca
" Sudah... serahkan masalah ini Sama om... om akan menyelidikinya untukmu, sekarang istirahatlah kau pasti lelah... rokoknya om sita, ini bisa membunuhmu berlahan ha ha ha " ucap Daniel lalu meninggalkan Billy
Billy memandangi lampu2 yang menerangi kota London di malam hari. Sebenarnya jika Lisa dan pria itu tak berciuman di mobil tersebut Billy tak akan galau tingkat dewa seperti ini, hatinya teramat sakit saat melihat keduanya berciuman
2 hari berselang Daniel kembali memanggil Billy ke ruang kerjanya.
" Ini hasil penyelidikan Jhon 2 hari ini setelah membuntuti Lisa... dan beberapa foto yang di ambil dari cctv jalan raya selama 1 bulan ke belakang " ucap Daniel seraya memberikan sebuah amplop coklat pada Billy
Billy berlahan mengambil amplop tersebut dan mengeluarkan isinya berupa tumpukan foto Lisa.
" Jhon sudah mewawancarai lelaki itu, Ia bilang Ia sudah sering hang out dengan Lisa selama sebulan lebih, pria itu menyukai Lisa dan sudah melamarnya namun Lisa Ingin berpacaran saja dulu " terang Daniel... tumpukan foto di tangannya terlepas begitu saja
" Om yakin mereka berpacaran? " tanyanya tak percaya
" Kau lihatlah sendiri Bill... berapa sering mereka berpelukan dan berciuman... jika hanya sekedar berteman tidak akan se mesra itu, tapi sebaiknya kau bertanya langsung pada Lisa perihal ini, agar tak Jadi fitnah " nasihat Daniel
" Aku akan bertanya jika sudah merasa lebih baik om, baik om Billy permisi... Billy boleh kan menyimpan foto2 ini? "
" Silahkan Bill.... "
" Om.. jangan ceritakan hal ini pada Emma ya... aku tak mau Emma sedih juga sepertiku " pinta Billy yang diangguki Daniel
Flashback off
💪💪💪💪
__ADS_1
Setelah 1 jam akhirnya Billy dan Elena pulang kembali
" Kau mau ku antar kemana Elena? " tanya Billy
" Kembali ke Kantor saja Billy... aku akan pulang dengan papah nanti , terimakasih sudah mau menemaniku Bill... kau memang pria yang baik " ucap Elena setelah sampai, keduanya lalu berpisah di front office
Billy berjalan cepat hendak kembali ke ruangannya namun seseorang mengejar dan memanggilnya
" Billy... tunggu " kejar Lisa, Billypun berhenti
" Billy... kita harus bicara, Jangan diamkan aku seperti ini " pinta Lisa, Billy memandangi Lisa beberapa saat, Ia sangat rindu pada gadis didepannya ini....tapi.....
" Kita akan bicaranya jika Suprie sudah kembali ke Jakarta, Saat ini aku sangat sibuk.. beri aku waktu untuk menyelesaikan pekerjaanku " ucap Billy lalu masuk ke lift dengan gontai...
Sementara Lisa kembali ke ruangan Daniel dengan semangat dan senyum memenuhi wajah cantiknya
" Omm boleh El masuk ? " tanyanya sambil menyembulkanmu wajahnya di balik pintu
" Masuklah dear, kemarilah ceritakan pada om hasilnya " pinta Daniel tak sabar, Elena pun duduk manja si sebelah Daniel
" Billy memperlakukanku dengan baik Walaupun awalnya iya sangat kesal padaku om. Om... El...semakin suka pada Billy...benar kata om dia pria yang baik " lapor Elena
" Jika kau menyukainya... om sangat setuju, tapi rubahlah sedikit sifatmu itu "
Daniel memandangi Elena dengan senang. Ia sangat menyayangi gadis itu, Elena tumbuh tanpa kasih sayang seorang Ibu.. Karena Ibunya meninggal beberapa bulan setelah melahirkannya dan ayahnya tak menikah lagi sejak saat itu.
Elena sering menginap di Mansion mereka.... Karena ayahnya juga sibuk bekerja, Daniel sangat menyayangi dan memanjakannya karena ia sebenarnya Ingin memiliki anak perempuan namun ia tak mau Marsha Hamil lagi karena takut kejadian serupa terulang kembali.
Tak lama setelah mengetahui hasil penyelidikan Jhon terhadap Lisa...Daniel selalu memikirkan kebahagiaan Billy, Ia merasa sangat kasihan dengan anak angkatnya itu, Ia ingin Billy mendapat pasangan yang baik. Saat itulah terbersit idenya untuk menjodohkan keduanya.
Danielpun memanggil Elena
" Elena..om mau tanya, apakah kau sudah punya kekasih? "
" Belum om... Walaupun El sudah move on namun belum ada pria yang nyangkut di hati El "jawabnya jujur
" Bagaimanakah pendapatmu tentang Billy? " tanya Daniel kemudian
Elena langsung melengos sebal...
__ADS_1
" huh Sekertaris menyebalkan itu, masa dia memanggiku kuntilanak dasar katarak. " omel Elena kesal mengingat pertemuannya dengan Billy di pesta Ida
" Ha ha ha... dear Jangan seperti itu, bukalah hatimu sedikit , lihatlah Billy dari dekat, Ia pria yang baik dan bukan pria play boy seperti om Daniel papahmu ha ha ha " sahut Daniel geli
" Huh baik dari mana... ngak ada manis2nya sama perempuan, dia bilang aku gendutlah.. jelek lah, suruh dulu si mesum itu ke dokter mata. Cewek secantik aku dikatakan kunti jelek " kembali Elena kesal jika mengingatnya
" Elena Sayang.... turuti nasihat om, om sudah mengenalnya Billy sedari kecil, Ia sungguh pria yang baik. Dekati dan lihatlah Ia baik-baik , jika kau menyukainya om akan mendukungmu " saran Daniel
" Baiklah om... Elena akan menuruti om, tapi om janji ya kalau El ngak suka om ngak akan maksa "
" Iya Sayang...."
Kini Daniel tersenyum puas... Karena akhirnya Elena menyukai Billy, Ia akan berusaha menyatukan keduanya ke jenjang yang lebih serius.
🐠🐠🐠🐠
Sementara itu si Kucing garong setelah rapat kelar langsung meluncur ke rs, ia sangat merindukannya iatri dan kedua anaknya walau harus beberapa jam berpisah.
Sesampainya di restoran... bergegas Ia memasuki kamarnya, nampak Emma baru keluar dari kamar mandi... Ia harus selesai mandi di bantu perawatnya.
" Mengapa kau tak menungguku Sayang, aku bisa memandikanmu " protesnya
" Tak apa2 daddy... aku bisa, sekarang mandilah dulu kau dari luar banyak membawa virus , baru kita makan siang" titah Emma, Sean pun menurut
Selesai Mandi... Sean pun keluar, matanya langsung mencari keberadaan Emma. Emma nampak sedang menyusui Prince... Sean pun mendekat dan duduk di samping Emma lalu membelai pelan kepala prince. Mata Sean tertegun melihat prince yang begitu lahap menghisap ****** susu Emma.... biasanya dia yang melakukannya... 😩😩 kini sudah di rebut anaknya
" Glek.... " Ia hanya bisa menelan salifanya melihat payudara Emma yang tambah Muontok dan berisi
" Ee sayang ini sudah berapa hari? " tanyanya sambil menciumi pipi Emma
" 4 hari daddy....mengapa? " tanya Emma
" Setelah 40 hari... twins beri susu formula saja, hentikan asinya... " ucap Sean
" What..... mana bisa Sean.. " protes Emma
" Bisa... ini perintah, aku hanya bisa menolerirnya selama itu saja... setelah itu gunung kembar itu menjadi milikku kembali " ucapnya tanpa dosa
" Whattt.......???? " Emma hanya bisa ternganga mendengarnya
__ADS_1
See you next eps
love you all.... 😍😍