
Sean menepuk keningnya yang kedua kali... mengapa dia sampai jadi begini
" Kami akan menunggu di luar tuan " pamit para pengawalnya, bergegas Sean mandi dan memakai pakaian apapun yang di temukannya.
" Ayo kita berangkat.... " ucap Sean.. nampak ia membawa tas kecil di dadanya entah apa isinya, sepanjang jalan mencari Emma... Sean tak berhenti mengomel dan membentak pengawalnya yang berjumlah 6 orang itu. Sean kesal sekali bagaimana mungkin mereka sampai kecolongan menjaga Emma.
" Ingat... jika sampai terjadi apa-apa dengan istriku kalian semua akan merasakan akibatnya " ucapnya kesal dengan wajah yang memerah entah karena terkena terpaan matahari ataukah karena marah.
" Bagaimana apakah kalian sudah mendapatkan gps keberadaan Emma!!?? " tanyanya lagi
" Sebentar lagi tuan... sabar " sahut pengawalnya
" Sabar... sabar gundulmu, istri ku menghilang dan kalian memintaku sabar, cepat!!! " omelnya tak mau di bantah
Sementara Sean mencari Emma seperti cacing kepanasan... Emma kini sedang berada di atas sebuah kapal pesiar... menikmati keindahan pemandangan Bora-bora. Emma sangat mengagumi pulau ini, karena semenjak kecil ia sudah besar di Bali maka ia sangat menyukai pantai... laut dan juga pemandangan indah seperti ini.
Sebelum berkeliling dengan kapal pesiar Emma sudah menyelam tadi selama 45 menit, dengan di temani seorang trainer ahli... Emma menyelam menikmati pemandangan di bawah air, begitu cantik nya membuat Emma betah berlama-lama menyelam.
Kapal terus berjalan pelan... sunset sudah hampir terlihat, mereka akan menikmati Sun set dari atas kapal pesiar. Semenjak kapal pesiar mulai berjalan tadi sebenarnya seorang pria tampan sudah melirik Emma. Ia mengagumi kecantikan wanita asia tersebut, beberapa kali ia berusaha berinteraksi dengan wanita tersebut namun wanita tersebut cuek saja.
Bahkan saat momen sunset... ia kembali mencoba mendekatinya... namun langsung mendapat penolakan dari wanita itu
" Maaf tuan... saya sudah bersuami, jangan ganggu saya " jawab Emma tegas
" Tapi aku tak melihat suamimu "
" Dia menunggu di dermaga... dia tak ikut karena mabuk laut " ucap Emma berbohong
" Permisi..... " lanjut Emma lalu meninggalkan pria tampan itu, Emma naik ke geladak atas... ia mengabadikan momen sunset sambil berselfie ria.
Pria tampan itu akhirnya hanya memandangi dari kejauhan
__ADS_1
" Aku akan tetap mengikuti mu wanita cantik.. siapa tau kau hanya berbohong " ucapnya sambil menyalakan rokoknya
Di daratan.... ke 7 pria tinggi besar sudah jungkir balik mencari Emma namun tak juga terlihat batang hidungnya. Petunjuk terakhir di dapat dari trainer yang menemani Emma menyelam satu jam yang lalu. Petunjuk GPS Emma menunjukkan Emma berada di perairan bukan di daratan, menurut pihak ke amanan kemungkinan Emma naik ke kapal pesiar atau bisa juga naik kapal2 kecil milik penduduk untuk berkeliling pulau.
Akhirnya pihak keamanan membantu Sean dengan menghubungi kapten kapal pesiar, ia mengirimi foto Emma agar bisa mencarinya. Dalam 10 menit sudah ada jawaban... positif Emma berada di kapal pesiar, bahkan kapten kapal mengambil foto Emma yang sedang berdiri di geladak kapal seorang diri.
Untung pas di foto Emma ngak lagi ngobrol sama tu cowok tampan.... kalo ke foto apa ngak tambah ngamuk si kucing garong melihat Emma dengan pria lain... 😅😅😅
Sean menunggu di dermaga dengan tak sabar... kapal pesiar baru kembali saat gelap, sedangkan kapal2 kecil yang kembali tak ada Emma di dalamnya. Beribu kali sudah Sean menelfon Emma... namun rupanya Emma mematikan paket datanya .
" Sayangku Emaaaa, mengapa kau tega sekali pergi sendiri seperti itu tok.. tok.. tok.... " ucap Sean kesal sambil mengetok satu2 kepala anak buahnya sedangkan para pengawalnya hanya bisa pasrah, tak mungkin mereka melawan orang yang mengajinya...Sean kemudian berjalan ke jembatan dermaga menunggu kapal pesiar merapat
Ke enam pengawalnya akhirnya merumpikan bos mereka yang sedang bingung itu.
" Wah mengerikan sekali kalo bos sudah marah, kupingku serasa mau copot mendengarnya marah tak berhenti dari tadi " celetuk salah seorangnya
" Ya wajarlah bos marah , namanya istri nya menghilang... apalagi nyonya begitu cantik, pastilah hati bos deg degan abis itu "
" Kemari kalian.... sekarang aku ajak kalian bertaruh he he " ucap salah satunya
" Bertaruh apaan?? "
" Nah nantikan nyonya turun dari kapal pesiar dan bertemu bos... sekarang menurut kalian bos akan berani marah pada istrinya atau tidak??? he he, aku bertaruh bos pasti tak berani marah pada nyonya Emma " ajak salah seorang lagi
" Memangnya taruhannya apa?? "
" Yang menang taruhan bisa istirahat lebih banyak dari pada yang kalah taruhan... bagaimana??? "
" Oke... siapa takut.. pasti aku menang, aku bertaruh bos tak berani memarahi istrinya "
" Kalau aku....bos pasti memarahi nyonya "
__ADS_1
" Iya... bos pasti marah.. "
" Iya benar.. aku yakin bos marah.. "
Akhirnya 4 orang menebak Sean akan memarahi Emma dan 1 orang menebak Sean tak berani... sedangkan yang seorang tak ikutan menebak karena sedang mengawal Sean di dermaga.
Bagaimana dengan kalian..??. apa tebakan kalian... 🤔🤔🤔
Setelah menunggu istrinya di dermaga selama 1 jam... akhirnya kapal pesiar merapat, Sean memerintahkan para pengawalnya untuk siaga.. jangan sampai lengah lagi dan nanti Emma menghilang lagi.
Satu persatu pelancong turun dari kapal pesiar... tak lama nampaklah Emma yang memakai celana jeans dan kaos ucansee nya plus topi dan kacamata hitamnya membuatnya terlihat seperti gadis remaja saja.
" Tuan itu nyonya....!! " seru pengawalnya, Sean langsung melompat dan berjalan cepat ke arah Emma. Matanya melotot memperhatikan penampilan Emma dari atas sampai bawah....
" Mengapa istrinya berpenampilan begitu cantik.... pasti banyak mata lelaki yang mengaguminya di kapal tadi, enak saja hanya aku yang boleh menikmati kecantikannya " cicit Sean dalam hati
Dari kejauhan Emma sudah melihat penampakan suaminya dan juga para pengawalnya, Emma tersenyum senang dalam hati karena ia sudah menduga Sean pasti sudah menantinya di sini. Emma menoleh ke belakang... ia memperhatikan lelaki tampan tadi ternyata masih mengikutinya... mau tak mau Emka menjalankan rencananya, padahal malas sekali ia berbaikan dengan Sean, ia masih marah.
Emma berjalan santai meniti jembatan dermaga dengan sang pria tampan di belakangnya dan Sean yang berada beberapa meter di depannya.
Apakah yang akan di lakukan Emma?
Apakah yang akan terjadi selanjutnya?
Pantengin terus ATM yo... jangan kasih kendor dong vote dan kopi buat author
See you next eps
Penampakan Emma... 😍😍
__ADS_1