Aku Tidak Mandul

Aku Tidak Mandul
50. Tertipu


__ADS_3

Hai sista... dah senin lagi, hari ini insha Allah double up ya.... ditunggu vote vote kalian


Selesai makan malam Sean mengajak Emma ke ruang bilyar, Sean bermain 2 set sedang Emma hanya menonton sambil berselfie ria.


Selesai bermain Sean mengajak Emma kembali ke kamar. Sesampainya di kamar Sean segera memeluk Emma dan menciumnya. Emma membalas ciuman panas Sean, Emma bahkan melepaskan satu persatu pakaian yang di kenakan Sean.


Gairah Sean sudah memuncak di tunjukkan dengan posisi boy yang sudah berdiri tegak. Emma meminta Sean mengampar Kasur cadangan


" Kok ngak di ranjang sayang ? " tanya Sean


" Kalo di ranjang susah... nanti bunyi-bunyi, kan aku mau berterimakasih padamu malam ini " jawab Emma sambil tersenyum penuh makna


Sean kembali meraih pinggang ramping Emma, Ia menariknya ke pangkuannya


" Mulailah sayang... aku sudah tak sabar " ucapnya sambil kembali melayangkan ciuman ke bibir sexy itu.


Emma balas menciuman Sean, keduanya sudah terhanyut... tangan Sean sudah mulai tak terkondisikan. Emma berdiri lalu menarik Sean ke kasur


" Tunggu aku di sini sebentar ya... aku mau siap-siap " bisiknya, Seanpun mengangguk pasrah


" Cepat..... " ucapnya, Emma pun menghilang di balik pintu kamar mandi


Sementara itu suprie dan Billy yang sudah puas bermain bilyar juga kembali ke kamar mereka. Kamar Mereka berada di depan Kamar Sean, hanya saja kamar mereka ukurannya lebih kecil dari kamar Sean. Saat keduanya melewati kamar Sean, keduanya tiba-tiba berhenti karena mendengar suara erangan dari kamar Sean.


Si Billy yang mempunyai sifat kepo luar binasa langsung menempelkan kupingnya ke arah pintu


" Ahhh Emma enak sekali.... pintar sekali kau.... " suara Sean terdengar


" Ya dong ...Emma... "


" ahhh... sakit... pelan-pelan dong, iya enak terusss"


Mata Billy membulat mendengarnya


" Bill ngapain lo... ngintip ya? " tanya Suprie melihat Billy yang sudah seperti cicak nempel di pintu


" shuttt.... Jangan ribut... boss kayaknya lagi wik wik nih " bisik Billy


" Masa sih baru juga jam berapa " sahut Suprie


" Kalo ngak percaya sini... dengerin deh " ajak Billy


sebagai pemberitahuan sista, posisi pintu kamar Sean tidak tertutup rapat , makanya suara terdengar cukup jelas


Suprie sebenarnya tidak pernah menguping seperti itu apalagi menguping bos nya, namun rasa penasaran yang besar membuatnya akhirnya bergabung dengan Billy nemplok di pintu kamar.


" Gimana enak apa enak banget? " tanya Emma


" Enak banget tapi sakit... au.. au pelan pelan dong sayang au "

__ADS_1


" Ih kamu ini lelaki bukan sih, gitu aja ngak tahan. Sekarang pindah posisi ya "


" Terserah... tapi pelan-pelan ya "


" Iyaaa.... aduh kok keras banget Sean, aku ngak kuat nih..."


Mendengat itu... Billy dan Suprie saling tatap dan tersenyum mesum membayangkan apa yang terjadi di balik pintu


" Aahhhhh.... Emmm.... sakittt"


" Keras banget Sean, tangan aku sudah ngak kuat nih... aku injak-injak aja ya " suara Emma terdengar kelelahan


" Jangan dong nanti tambah sakit bukannya enak " protesnya


" Ih cemen banget sih Sean, sudah diam aja... dicoba dulu baru komentar,... sini aku mulai ya "


Suprie dan Billy yang terlalu asik menguping lupa kalau pintu dalam keadaan adaan terbuka, mereka terdorong kaget mendengar Emma yang akan menginjak boy nya Sean.


" Aaaaahhhhh sakittt... " jerit Sean Tiba tiba


" Gubrak..... " Billy dan Suprie terjatuh di lantai setelah pintu terbuka lebar-lebar karena tak kuat menahan beban


" Jangan Emma... jangan di injak-injak kasian masa depan Bos!! " teriak Billy


Krik.... Krik... Krik...


" Apaan sih Bill.... emangnya ada apa dengan masa depan Bos? " tanya Emma. Billy dan Suprie saling pandang


O... o... ternyata lagi di pijet toh, tertipuuu..πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜‚πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…


" plak..... ini gara-gara pemikiran mesummu itu Bil " ucap Suprie marah melepak Billy, Billy pun tidak terima


" Plak.... Emangnya aku doang... kamu juga kan " balasnya tak mau kalah


" Kalian berdiri di tembok... angkat satu kaki kalian.... selalu menganggu saja. " bentak Sean marah


" Maaf bos... tuan... "


" Diam di situ dan jangan bersuara, berani bersuara kulempar kalian kembali bawah !! " teriak Sean lagi


" Sean udah diam... biarkan saja mereka, kita lanjut lagi ya " ucap Emma


" Heran punya anak buah kok ngak ada yang bener " omel Sean


Emma kemudian melanjutkan kegiatannya menginjaki punggung Sean dengan sebelah kakinya.


Sementara si upin ipin di hukum kembali.


Flassback on

__ADS_1


Emma keluar dari kamar mandi memakai pakaian tidurnya berupa hotpant pendek kaos dan atasannya kaos longgar. Emma membawa sebotol minyak di tangannya lalu mendatangi Sean


" Tiarap!! " titahnya


" What?? kok tiarap.. boy nya kan di atas "


" Dasar otak mesum, siapa bilang aku mau treatment si boy "


" Katanya mau berterimaka....."


" Iyaa... tiarap dulu " Sean akhirnya membalik badannya


" Kulihat selama ini kau tidak pernah merilekkan tubuhmu... selalu bekerja saja, malam ini aku akan memijitmu agar besok badanmu segar kembali... sebagai ucapan terimakasihku " ucap Emma lalu memulai memijit-mijit telapak kaki Sean


" Kau menipuku Emma.... " ucapnya kesal, semula Sean Ingin protes.. namun sentuhan tangan Emma memang membuat tubuhnya rilex, akhirnya Sean menikmati pijitan Emma walaupun terkadang terasa sakit.


Flassback off


" Udah telentang " titah Emma, Emma lalu memijat bagian tangan mulai dari telapak, punggung sampai ke bahu. Sean memandangi Emma sambil berbaring


" Gimana ngak tambah klepek-klepek , kamu memang paket Komplit, beruntung sekali aku. Aku tak akan pernah melepaskanmu Emma, bagaimanapun caranya " ucap Sean dalam hati. Tak lama Sean pun tertidur


Emma menyuruh ipin upin untuk keluar dari kamar, setelah selesai memijit-mijit Sean, Emma pun membaringkan tubuhnya di ranjang Sedangkan Sean di biarkan tertidur di Kasur saja.


🍿🍿🍿🍿


Sudah pagi lagi, Semua sudah turun ke ruang makan Sambil sarapan sambil berbincang , rencananya hari ini mereka akan berkeliling untuk melihat sekolah orang hutan dan rehabilitasi berulang Madu. Emma sangat bersemangat sekali


Seorang lelaki datang dan menjadi gaet tour mereka. pertama mereka di ajak berjalan kaki menyusuri sungai. Di tempat ini di buat 5 pulau buatan di mana masing-masing pulau buatan di kelilingi sungai.


Tujuannya agar sang orang hutan terkurung di pulau buatan karena mereka tak bisa berenang jadi tak perlu di buatkan pagar. puas melihat Orang Hutan mereka menaiki mobil untuk melihat tempat Beruang Madu berada. Banyak Beruang Madu yang di pelihara di sini, sebagian tak di lepas di alam liar karena jumlah mereka tinggal sedikit dan takutnya nanti malah punah.


Sepanjang tour Sean selalu mengandeng atau mengenggam tangan Emma, Ia tak mau melepaskannya sedikitpun.


Billy hanya bisa membiasakan diri melihatnya


" Awas Nanti kalau aku punya kekasih juga, akan ku balas kebucinanmu Bos.... 😭😭😭"


See you next eps


Jangan lupa like komen dan vote untuk karyaku sista


Ruang Bilyar



Orang Utan


__ADS_1


__ADS_2