
Sesampainya di ruang kerja.....
Jhon menyalakan rokoknya... ia duduk di sofa panjang sambil menyilahkan Billy.
" Kau merokok Bill...?? " tanya Jhon
" Tidak om... " jawab Billy
" Good.... pertahankan itu.." ucap Jhon kembali menghisap dan kemudian meletakkannya di asbak
Jhon menatap Billy dengan intens
" Bill jawablah dengan jujur , apakah kau tulus mencintai anakku Elena? "
" Ya om... aku sangat mencintainya " jawab Billy lagi
" Apakah kau bersedia berjanji padaku, bahwa kau akan membahagiakannya seumur hidupnya.. tidak akan menghianatinya dan meninggalkannya apapun yang terjadi?? " tanya nya lagi
" Billy berjanji om " sahut Billy dengan mantap, Jhon mengeluarkan nafas lega...
" Kau tau Bill... Elena adalah milikku yang paling berharga, ia di tinggal ibunya saat dia berusia 15 tahun, itulah mengapa aku tak mau menikah lagi... karena Elena takut jika cintaku terbagi pada wanita lain, dia takut merasa tak di cintai. Aku berharap kau bisa memberikan cinta , kasih sayang dan juga perhatian yang dibutuhkannya... aku paling pantang melihatnya bersedih Billy " ucap Jhon
" Baik om... " sahutnya lagi
" Kini ia sedang sangat bahagia... wajahnya selalu tersenyum, di hatinya hanya ada kamu... tolong buatlah ia bahagia, lakukanlah apa yang di idam-idamkannya sejak dulu " lanjut Jhon lalu menyerahkan sebuah diary pada Billy
" Apakah ini diary Elena Om? " tanya Billy sambil membukanya
" Ya.. lihatlah bagian yang bertanda itu, bacalah berlahan dan lakukanlah untuknya... " titah Jhon
Billy membuka bagian yang di tandai...
*Hal yang sangat kuinginkan....
Aku ingin jatuh cinta 💝💝💝
Kini aku sudah merasakannya...
Billy I Love Youuuu 😘😘
Aku ingin di lamar dengan Romantis
Aku masih menunggu kapan ia
akan melamarku... apakah romantis ?
Aku ingin foto prewed memakai
gaun merah di London eye
Aku ingin pernikahanku seperti di
negri dongeng
__ADS_1
Aku ingin berbulan madu ke Bora-
bora
Aku ingin punya banyak anak.... 😍*
Billy tersenyum membaca daftar keinginan Elena.....
" Bagaimana bisa kau mengabulkan keinginannya? " tanya Jhon
" Bisa om... Billy akan menuruti semua keinginannya ini " jawab Billy
" Kalau begitu kau bisa melamarnya dengan romantis malam ini, aku sudah mengatur makan malam romantis kalian berdua malam ini di balkon... lamarlah Elena setelah kalian dinner " titah Jhon
" Tapi om... Billy belum lagi membeli cincin dan bunga, bagaimana Billy melamar tanpa kedua hal tersebut ?" ucap Billy lagi, Jhon menekan bel di dekatnya lalu tak lama masuklah pelayan membawa nampan berisi seikat bunga nan begitu indah dan sebuah kotak kecil.
" Untuk malam ini aku akan membantumu Bill.... tapi tolong lamarlah anakku dengan romantis " ucap Jhon lalu membukakan kotak kecil itu di hadapan Billy... nampak sebuah cincin berlian nan sangat indah
" Om... seharusnya aku membeli dengan uangku sendiri om " tolak Billy
" Ini adalah hadiah pertunangan dariku untuk kalian, untuk pernikahanmu nanti bisa kau beli sendiri... aku akan meninggalkan kalian berdua, malam ini aku harus ke Indonesia... banyak yang harus kuselesaikan sebelum kalian menikah " ucapnya lalu berdiri dan memeluk Billy
" Selamat datang di keluarga Brown Billy " ucapnya saat memeluk Billy
" Terimakasih Om... "
" Mulai sekarang panggil aku papah... jangan om lagi " pinta Jhon
" Baik pah... terimakasih untuk malam ini, Billy akan berusaha sebaik mungkin untuk melamar Elena dengan romantis " jawab Billy... nampak matanya berkaca2 mendapat penerimaan yang hangat dari calon mertuanya.
" Billy kau sudah datang?? " suara merdu menghentikan langkah keduanya, Billy melihat ke atas dimana suara berasal.. nampak Elena tampil begitu cantik dengan gaun peach mudanya dan mahkota bunga yang mengelilingi kepalanya..... Billy ternganga melihat Elena yang begitu cantik.. begitu pun Jhon.
Jhon berjalan naik menyusul Elena yang sudah berada di tengah tangga, di gandengnya lengan anak gadisnya itu menuruni tangga
" Kau sudah dewasa My angel... " ucap Jhon dengan mata berkaca2, sesampainya di bawah... Jhon menyerahkan lengan Elena pada Billy, Billy menerimanya lalu mengecup punggung tangan Elena
" Rasanya aku sudah berada di surga begitu melihatmu " ucapnya
" Kok bisa begitu?? " tanya Elena
" Karena kau secantik bidadari, aku sangat beruntung " jawab Billy lagi membuat Elena tersenyum malu.. wajahnya seketika memerah
" Oww Billl...kau sudah pandai merayu sekarang "
" Aku tak merayu Ell... aku hanya menyatakan kebenaran"
Jhon tersenyum senang melihat wajah Elena yang begitu sumringah
" Ell sayang.. Billy, maaf papah tak bisa ikut dinner bersama kalian, papah harus segera berangkat ke Indonesia, jet sudah menunggu papah. Billy menginaplah malam ini, besok pagi antar Elena ke Mansion Daniel... aku pergi mungkin 10 hari, papah pergi dulu sayang " pamit Jhon lalu mengecup kening Elena
" Hati-hati di jalan papah.. jaga kesehatanmu muah.. " balas Elena , Jhon yang sudah melangkah kemudian berbalik
" Bill jangan coba2 melakukannya sebelum kalian menikah... kau tau kan walaupun sudah tua tanganku ini masih kuat merontokkan gigimu jika kau macam2 " ancamnya lalu kembali berjalan
" Siapp... pah.... " sahut Billy dengan wajah memucat.
" Bunga cantik ini tak bisa menadingi kecantikannmu Ell, I Love you " ucap Billy sambil memberikan bunga yang di sembunyikannya sedari tadi
" Terimakasih Billy chayang, tak kusangka kau bisa juga romantis " ucap Elena sambil mencium bunga tersebut
" Bisa kita mulai dinner kita cantik? " tanya Billy
" Tentu... ayo, apa yang papah bicarakan padamu Bill...? " tanya Elena penasaran
" Itu rahasia kami berdua, kau tak perlu tau " jawab Billy, keduanya lalu berjalan menuju balkon sambil berpegangan tangan... keduanya saling tatap mengagumi pasangan masing2.
__ADS_1
Sesampainya di balkon keduanya makan bersama
" Maaf aku makan banyak Ell, masakanmu sungguh enak... nanti jika kita menikah maukah kau memasak untukku setiap hari ? " tanya Billy
" Sungguh seenak itu...? kau berbohong Bill "
" Kau tau Elena mengapa masakanmu begitu terasa lezat di lidahku?? "
" Mengapa?? "
" Karena kau memasaknya dengan penuh cinta " ucap Billy lagi
" Tidak...!! aku memasaknya biasa saja " balas Elena
" Baiklah.. kalau begitu berarti karena aku memakannya dengan penuh cinta... bagaimana?? ha ha ha, hei ada apa dengan wajahmu.. mengapa tiba2 memerah seperti itu? " tanya Billy geli melihat mimik wajah Elena yang tiba2 malu2
" Itu karena sedari tadi kau selalu mengombalku... lelaki mesum!! " ucap Elena kesal
" Hei cantik aku belum lagi mulai merayumu.... sekarang tutup matamu.. okay "
" Why...?? "
" Suprise.... dong.. ayo tutup matamu " titah Billy, Elenapun menurut.. Billy menuntunnya menjauh dari meja
" Sekarang diam di sini... bukalah matamu saat kau siap... " ucap Billy... benerapa saat kemudian terdengarlah suara musik...
Terdengar suara lelaki yang menyanyikan sebuah lagu berjudul. BEAUTIFUL girl... lagu lawas sepanjang masa... suaranya begitu merdu, karena penasaran Elena pun membuka matanya... betapa kagetnya ia, ternyata yang menyanyi adalah Billy... Elena sangat bahagia... Billy menyanyikan lagu yang begitu romantis untuknya... tubuhnya bergetar... airmatanya menetes saking bahagianya.
Elena sungguh tak menyangka Billy bisa begitu romantis... di akhir lagu Billy berlutut di depan Elena sambil memegang sebelah tangannya
" Beribu bintang malam ini di langit... tak ada satupun yang dapat menadingi sinar kecantikannmu, kau dan segala pesonamu telah memenuhi rongga dadaku hingga membuatku sulit bernafas sayang... Elena... maukah kau menghabiskan masa depanmu denganku si pengemis cinta ini... menjadi ibu dari anak2 kita dan menua bersama... " ucapnya...
" Ohh Billy... hik hik hik... " Elena tak bisa berkata-kata lagi
" Elena... maukah kau menikah denganku?? " pintanya lalu mengeluarkan kotak cincin di sakunya dan membukanya
" Omg... omg... Billl.. kau sungguh2 melamarku? " tanya Elena lagi
" Hemmm... bagaimana, aku menunggu jawabanmu " ucap Billy lagi... Elena menghapus air mata dari wajahnya... ia lalu mengangguk berkali2
" Ya Billy sayang... aku bersedia menjadi istrimu... selamanya, selama sisa umurku hik hik hik " jawabnya... Billy kemudian memakaikan cincin berlian tersebut di jemari Elena... keduanya lalu berpelukan
" Terimakasih Bill... aku bahagia sekali " ucap Elena
" Aku juga Ell... I Love you "
" I love you more Bill " sahut Elena, Billy kemudian memberikan sapu tangannya pada Elena
" Hapus dulu ingusmu itu... hilang nanti cantikmu gara2 ingus itu " ucapnya membuat Elena geram
" Ohh Billyyyyyyy... kata2mu membuat momen romantis kita rusak.... I hate you...buk.. buk.. buk " omel. Elena sambil memukuli dada Billy berlahan
" Ha ha ha.. baiklah cantikku... khusus malam ini kau boleh tak menghapus ingusmu " ucap Billy lagi
" Billyyyyyyy..... arg....😡😡😤"
Jiahhh kebayang ngak kalian... habis dilamar di protes ingus kalian.... 😂😂😂
Sementara itu di ruang kerja Jhon
" Hua.. hua.. hua.... Bruno....aku sangat bahagia, akhirnya anakku dilamar dengan romantis... Broott " ternyata Jhon belum berangkat.. ia mengintip melalui layar cctv di ruang kerjanya, Jhon sangat bahagia melihat putrinya yang juga begitu bahagia malam ini
" Selamat tuan... anda juga mendapatkan menantu yang sangat tampan dan pekerja keras dan sangat mencintai nona Elena " ucap Bruno.. kepala pelayan di Mansion Jhon
" Ahh aku sudah lega... baiklah aku berangkat dulu Bruno, jaga mereka berdua malam ini..jangan sampai mereka melakukannya, aku tak mengizinkannya sampai mereka sudah menikah nanti " titahnya lalu bergegas meninggalkan Mansion
Ocrelah cukup sekian dan terimakasih untuk eps ini... lumayan lelah jempol thor nih udah ngetik 1400 kata...spesial untuk lamaran Billy ya sis
Beautiful Elena
Elena
__ADS_1