
Hai sista semua..... maaf ya kalo pada sakit perut karena kelakuan Billy, itu bukan halu ya tapi keadaan kita sehari-hari memang gitu ya sista... ayo ngaku siapa aja yang sudah pernah nahan angin mamirinya saat masih di lift... 😅😅😅
Masih tertarik ngak sama drama angin mamirinya nya Billy ? ..kalo masih tertarik Monggo di baca ya sis 🤗🤗😳😳
🌪🌪🌪🌪
" Billlyyyyyyyyyyy....." protes ketiganya bersamaan, Billy hanya bisa menunduk pasrah
" Sue lo Bill.... tu pantat kok durjana banget, ngak pernah disekolahin apa ? liat-liat dong kalo mau di lepas... lo mau kita semua keracunan hah " omel Suprie mewakili Sean yang tak berani membuka tangan apalagi mulutnya
" Sudahhhh..... di tahan... di empit terus, tapi remnya doll kayaknya ah... ah... nah mau keluar lagi... uhhh" sahut Billy sambil meloncat pelan berusaha menjepit angin mamirinya, berabe kan kalau keluar lagi
Ketiganya tambah mundur hingga menempel di dinding lift.... Sean tambah melotot sambil mengelengkan kepalanya....
" Jangan coba-coba kamu kentut untuk kedua kalinya Bill.... " ucapnya melalui pelototan matanya...Billy tambah pucat dan berkeringat
" Aduh ini kok lift nya ngak nyampe- nyampe sih.. udah ngak tahan nih... " cicit Billy
" Ya Tuhan bau Apaa ini, makan apaan sih kamu Billy? .. awas kalo kentut lagu gua tam...... " belum kelar lagi suara Suprie
" Tuuuuut... pret... pret... " Billy hanya bisa menempelkan pantatnya ke dinding lift sebagai upaya memperkecil pencemaran udara... 😂😂😂 emangnya ngaruh apa
" Billyyyyyyy... " wajah Sean semakin merah karena marah...
" Ini salah bos juga... gegara nyuruh Billy gantiin bos makan durian.... " bela Billy melihat wajah merah Sean
" Dasar kutu kepret...hantu blau... kaleng rombengan, kamu tuh ya Bill... tau ngak ini baunya seperti apa hah??? bau durian segar aja dah menyengat apalagi ini udah di permentasi di perut kamu.... ampunn Billlll " Suprie mengoceh tak karuan... entah sudah berapa banyak gas beracun yang sudah tertelan olehnya
Ting...... akhirnya pintu lift terbuka, Sean segera menarik tangan Emma keluar dai lift diikuti oleh keduanya, mereka berjalan sampai ke depan pintu kamar mereka...
Sean sudah bisa bernafas lega kini...
" Billy.... sekarang juga pulang ke Jakarta, bikin pusing aja!! " bentak Sean
" Bha ha ha ha hi hi hi.... " Emma malah tertawa terpingkal-pingkal, ia merasa lucu sekali melihat ekspresi ke tiganya yang berbeda.
Suprie segera membukakan pintu kamar tuannya
" Silahkan tuan... nyonya " ucapnya mempersilahkan tuannya masuk, namun Billy yang malah masuk saat Sean membantu Emma berdiri
__ADS_1
" Bill... ngapain juga lo yang masuk!! " bentak Suprie sambil menghalangi Billy di depan pintu
" Prie.... gue harus ke toilet nih... kayaknya anginnya tadi keluar ama teman-temannya " ucap Billy tanpa dosa
" Ha ha ha hi hi hi ha ha " Emma kembali tertawa mendengarnya
" Apaa.... ih jijay gue Bill... punya teman jorok kayak kamu "
" Emang gp Udah.. minggir "
" Bilang dulu ama bos " halang Suprie
" Boss... Billy mau numpang ke toilet " lapor Suprie segera
" Ngak... nanti kamarnya jadi bau lagi, sudah cepat pergi " usir Sean
" Boss... tolonglah bos, Billy harus bersihkan dulu!!! " mohonnya sambil menyatukan kedua tangannya
" Ngakk... Suprie... bawa dia!! " titah Sean
" Emma.... emmm.... tolong dong, Inikan gara-gara kamu juga, nyuapin aku durian banyak banget hik hik " ucap Billy
" Sayang.... ih kenapa juga sih di kasih izin di Billy.... hilang sudah hasratku yang mengebu tadi gara-gara Billy " protes Sean
" Sudah... jangan marah, nanti aku akan memberimu hadiah spesial " rayu Emma
" Hadiah spesial?? apa katakan "
" Aku akan run away di kamar memakai itu... bagaimana?? " bisik Emma sambil menunjuk ke arah paperbag yang berisi lingerie
Alis Sean langsung terangkat....senyumnya mengembang secepat kilat
" Suprie... cepat keluarkan Billy dari kamar , bawa pulang ke villa... suruh team Jhon saja yang berjaga " titahnya
" Siap. bos.... " Suprie segera masuk ke kamar dan menarik Billy. Billy yang semula hendak protes tak jadi melihat pelototan dari Sean, ia pun pasrah mengikuti Suprie kembali ke Villa
Melihat sang penganggu sudah pergi, Sean segara membawa Emma masuk ke kamar mewah yang di pesannya . Keduanya mandi sebentar untuk menyegarkan badan mereka. Sean dengan setia menunggu run Away yang di janjikan Emma dari sofa.
20 menit berlalu.....
__ADS_1
Pintu toilet pun terbuka... Emma keluar memakai lingerie berwarna pink... biasa warna kesukaannya, Ia berlenggang-lenggok bak model di dalam kamar.... Sean melihatnya tanpa mengedipkan mata
Saat Emma akan masuk lagi ke toilet untuk mengantinya... Sean langsung menariknya dan mengangkatnya ke atas ranjang
" Daddy.... baru satu... kan mau ganti lagi " protes Emma
" Tidak usah... kau lebih sexy jika tak memakai apa... apa he he " jawab Sean dan segera beraksi
" Seannnnn...... "
Ya begitulah sista.... dunia serasa milik berdua kalo lagi jatuh cinta. 😅😅
🍆🍆🍆🍆
Kita beralih pada Upin ipin yang sedang berada di lift
" Prie... maaf ya, kan ngak sengaja " ucap Billy melihat Suprie yang cemberut
" Ngak sengaja apanya, udah... males gua punya teman kayak kamu " rajuk Suprie
" Kamu ngomel cium bau terasi...lha kentut mu baunya kayak tape busuk tau "
" Iya... iya... Udahan dong marahnya " ucap Billy sambil merapatkan kedua kakinya... Suprie yang melihatnya langsung menjauh
" Mau kentut lagi lo Bill? "
" Ngak.... "
" Truss ngapain tuh kaki di rapetin, pasti mau nahan kentut busuk lo lagi kan ? "
Billy pun tersenyum... lalu tertawa kecil, ia pun mendekati. Suprie lalu berbisik di kuping Suprie
" Ini rahasia ya Prie.... gua ngak pake cd makanya kaki gua rapetin, ngak enak gundal gandul begitu he he "
" Ya Tuhannn...Billl..... ampun deh kelakuanmu, memang kamu itu ya sekretaris somplak.. ngak punya akhlak... pletakkk " hilang sudah kesabaran Suprie kali ini
Okay guess sampai disini dulu ya... kita sambung lagi kapan-kapan 😆😆 Thor mau pergi dulu beli durian ada yang mau nitip ngak??
Jangan lupa untuk like komen dan vote karya aku
__ADS_1
Happy Reading selalu