Aku Tidak Mandul

Aku Tidak Mandul
93. Suprise....


__ADS_3

Benar saja wajah sean nampak memerah, Emma hapal dengan wajah suaminya itu. Emma tau Sean mati-matian menahan amarah dan rasa cemburunya.


Emma memandangi cincin yang di pasangkan oleh Marsha di jarinya.


" Cincin yang sangat cantik Eric.. terimakasih, namun aku tak pantas untuk memakainya. Berikanlah cincin ini pada wanita yang akan mengisi hatimu nanti, okay... " ucap Emma dengan sopan sambil melepaskan cincin dari jemarinya dan mengembalikannya pada Eric


" Tidak Emm.... hanya kau yang pantas.... "


" Eric tolonglah.. ini adalah hari bahagiaku, apakah kau ingin merusaknya dengan cincin ini " pinta Emma, Eric pun terdiam beberapa saat sambil memandangi wajah cantik itu


" Katakan padaku.. bahwa kau bahagia Emma, maka aku akan pulang dengan puas " ucapnya kemudian, Emma tersenyum dengan sangat indah pada Eric


" Aku bahagia Eric... sangat-sangat bahagia... " ucapnya kemudian


" Baiklah kalau begitu.. saya mohon pamit, sekali lagi selamat Emma jagalah selalu agar bibirmu selalu tersenyum, jika tidak... aku akan datang " ucapnya agak keras sambil melirik ke arah Sean


Marsha lalu mengantar Erik ...ia akhitnya dapat bernafas lega tak terjadi perkelahian di acara ini, mengingat Eric adalah keluarga kerajaan ia tak bisa berlaku sembarangan pada Eric.


Sean mendekat ke arah Emma dan merangkulnya erat, Emma memandangi wajah kokoh nan tampan itu....


" Berhentilah marah dan cemburu sayang, aku hanya mencintaimu seorang " ucapnya lalu memeluk Sean dan membenamkan wajahnya di dada suaminya itu.


Sean yang semula. sangat murka melihat Eric kini berangsur mulai tenang, tangannya memeluk Emma dengan Erat


" Aku mencintaimu juga Emma... dengan segenap jiwaku, jangan pernah berpaling dariku... ingat itu sayang " bisiknya masih dengan nada cemburu


Emma tersenyum mendengarnya...


" Susah memang punya suami berondong... kekanak-kanakan " ucap Emma sambil tertawa geli

__ADS_1


" Terserah kau mau bilang apa.... yang penting kan milikku hanya milikku, ayo kita berdansa " ucap Sean. Sean mengandeng tangan Emma ke tempat dansa.. keduanya berdansa diiringi musik romantis.


Dari kejauhan mata Eric masih mengawasi keduanya... nafasnya terdengar memburu, ia cemburu dan sakit hati... tentu


" Belajar melupakanmu dan mengiklaskanmu entah akan memakan waktu berapa lama Emm " ucapnya pelan


" Tuan sebaiknya kita pulang, semakin lama tuan di sini akan membuat tuan semakin sedih " ajak Andre... ia tak sampai hati melihat kesedihan tuannya itu


" Baiklah Andre... ayo kita pulang, Andre tarik kembali mata-mata yang mengawasi Emma, saatnya aku belajar melupakannya "


" Baik tuan.... " keduanya lalu berjalan ke pintu keluar


Baru saja melangkah beberapa langkah Eric bertabrakan dengan seorang wanita... yang sedari tadi berjalan tergesa-gesa hingga tak melihat keberadaannya


" Bruk... ahhhh" keduanya bertabrakan dan terjatuh dengan posisi sang wanita menindih Eric


" Ya Tuhan..... ayam.. ayamnya bagaimana, tidak terhamburkan?? " ucap wanita itu panik, ia pun berdiri dan memeriksa tas bawaannya


" Hei.... seharusnya kau minta maaf pada tuan karena sudah menabraknya bukannya malah mencemaskan bawaanmu, apakah kau tau siapa yang kau tabrak!! " bentak Andre marah, Wanita itu pun tersadar akan kesalahannya.. ia pun memandang ke arah Eric


" Maaf kan saya tuan... saya tak sengaja, saya terlalu senang karena akan bertemu sahabat saya.. sekali lagi maafkan saya " ucapnya sopan sambil sedikit menunduk tanda menghormati pria di depannya


" Baiklah tak apa-apa, siapa namamu " tanya Eric


Belum lagi wanita itu menjawab, seseorang memanggilnya


" Ida.... mengapa kau meninggalkanku, kau tau betapa berat kepiting yang kubawa hah " ucap temannya marah


" Maaf cece ku sayang, ayo kita masuk dan mengejutkan tuan rumah, permisi tuan... sekali lagi terimakasih " pamit Ida

__ADS_1


Eric memandangi ida sampai menghilang dari pandangan


" Hemmm wanita yang menarik, Andre cari tau tentang wanita itu " titahnya yang di angguki oleh Andre


🐓🐓🐓🐓


Sementara itu di dalam Mansion....


Sean masih asik berdansa dengan Emma, tak lama hp nya berbunyi


" Hallo.... ada apa Bil? "


" Boss.... Suprise is Came " kode dari Billy


" Ok.... " sahut Sean


" Sayang... sekarang tutup matamu " ucap Sean lalu menutup mata Emma dengan kedua tangannya


" Ada apa Sean... mengapa mataku di tutup ?" tanyanya penasaran


" Suprise.... hadiah spesial dariku " bisiknya


" ok sekarang buka matamu " bisik Sean sambil melepaskan tangannya. Emma membuka kedua matanya berlahan


" Supriseeeee....... Emmaaaaaa " teriakan duo racun memecah kesunyian


" Apaaa...... kalian datang.... " teriak Emma tak kalah kencang


See you next eps

__ADS_1


happy reading sista


__ADS_2