
Sedikit pemberitahuan sista.. harap baca lagi bab 256 sebelum lanjut agar tak bingung dengan alurnya, karena kemarin ada masalah dengan proses reviuw hingga hanya sebagian yang ter upload, tapi thor sudah perbaiki ya sista.
Sudah hari senin lagi ya.. ditunggu vote kalian untuk ATM, terimakasih.. 😍😍
🌵🌵🌵🌵
Mereka berpelukan cukup lama...
" Oh my son.. akhirnya aku bisa memelukmu, izinkan aku mengisi hari hari kita yang hilang selama ini " ucap Draco
" Tentu dad... tolong jagalah mamah untukku, bahagiakan dia.. kebahagiaan mamah adalah kebahagiaanku juga " balas Draco
" Apakah mamah sudah tau jika kau papah kandungku ? " tanya Draco kemudian
" Belum.. Itu juga membuatku bingung, apakah kita harus memberitahunya atau tidak, aku takut jika Meg tau.. ia akan berfikiran aku mendekatinya karena kau " jawab Jhon galau..Draco pun juga bingung..
" Begini saja dad.. biarkan saja dulu, kita akan memberitahunya jika diperlukan saja nanti, bagaimana dengan Elena.. apakah dia perlu tau? " tanya Draco balik.
" Aku tak pernah penyimpan rahasia apapun pada Elena, nanti jika dia pulang dari bulan madu aku pasti memberitahunya " jawab Jhon... Keduanya menghabiskan siang dengan saling berbagi cerita.
" Malam ini aku akan membawa Megan bertemu keluarga Brown.. apakah kau ikut? " tanya Jhon
" Sebenarnya aku ingin ikut dad.. tapi aku sudah ada janji dengan Eric and... dad rahasiakan ini dari mamah... jika malam ini aku beruntung, menantumu akan bertambah dalam waktu dekat... sampaikan saja salamku untuk Emma dan Sean Brown " jawabnya sambil tersenyum... senyum juga menghiasi wajah Jhon, ia tak menyangka Tuhan begitu baik padanya.
Pada Akhirnya kini ia bisa bertemu anak kandungnya... bisa mendapatkan pasangan untuk masa tuanya dan mudah-mudahan segera di berikan cucu seperti Daniel.. saudara nya. Dengan langkah ringan Jhon meninggalkan hotel dan kembali ke Mansionnya bersiap untuk acara dinner malam.
🐏🐏🐏🐏
Kehebohan segera terjadi di Mansion Daniel... mendengar seorang Jhon akan memperkenalkan seorang wanita. Ini adalah kali pertama semenjak kematian ibunya Elena.. Jhon mengandeng seorang wanita.
Siapa wanita itu.. bagaimana mereka bertemu... semenjak kapan mereka dekat... ahhh banyaknpertanyaan di kepala Marsha dan Daniel.
__ADS_1
Marsha bahkan sampai melarang Sean dan Emma terbang ke Bali dulu, untuk menghormati tamu Jhon... karena Elena dan Billy sedang berbulan madu.
Dengan berat hati akhitnya Sean dan Emma pun menunda keberangkatan mereka hingga besok pagi. Sudah 1 jam Marsha dengan semangat bolak balik untuk mengecek sendiri persiapan dinner istimewa malam ini. Ia sangat senang akhirnya adik iparnya itu akan melepas kejomloannya selama ini.
Memang sudah saatnya Jhon memikirkan urusan pribadinya yang selama ini diabaikannya demi menyenangkan anak semata wayangnya.. Elena.
Saatnya dinner... tamu yang dinanti pun datang. Jhon datang dengan mengandeng seorang wanita cantik nan menawan dan sepertinya seusia dengannya.
" Selamat datang Jhon, dan... siapa wanita cantik ini? " sapa Marsha ramah
" Megan... Megan Bastian " jawab Megan sopan...
" Oh Nana yang cantik secantik orangnya, perkenalkan aku ipar Jhon... namaku Marsha.. ini suamiku Daniel.. ini anak dan menantuku. Ya Megan kuharap tak lama lagi nama belakangmu akan berubah menjadi Brown juga seperti kami " celoteh Marsha dengan semangat
Megan yang semula rada kikuk.. akhirnya bisa cepat akrab karena keramahan Marsha dan keluarganya. Jhon sangat senang sekali... keluarga nya memberi dukungan akan hubungannya dengan Megan.
" Jhon.. sekarang ceritakan pada kami.. dimana kau menemukan wanita cantik ini... mata tuamu ternyata masih jeli juga ha ha " tanya Marsha tak sabar
" Uuuuuu kau dengar itu Meg... kau sangat beruntung, semenjak ibunya Elena meninggal... kau adalah wanita pertama yang menarik perhatiannya " sambut Marsha.. membuat wajah Meg kembali bersemu merah.
" Oh ya Sean.. Emma kurasa kalian mengenal anak dari Meg... dia mengirimkan salam untuk kalian berdua " lanjut Jhon
" Oh ya... siapa anakmu nyonya? " tanya Sean
" Oh anakku namanya Draco Bastian... sia pemilik hotel xxxx di Oxford, London dan Paris " jawab Meg membuat wajah Sean langsung saja masam, melihat itu.. Emma langsung mencubit pelan paha Sean sambil memberinya kode... agar jangan merusak acara dinner yang penting ini.
" Oh ya... sampaikan salam balik dari ku uncle " jawab Sean akhirnya setelah mendapat 2x cubitan mesra dari Emma.
" Jadi.. apakah akan ada pernikahan? kapan Jhon sebaiknya dipercepat saja " tanya Daniel
Jhon dan Megan saling lirik dan tersenyum malu-malu.
__ADS_1
" Begini saja.. serahkan masalah pernikahan kalian padaku, kalian akan menikah setelah anak-anak pulang dari Bali.. bagaimana?? " tanya Marsha lagi
" Kalau aku sih ok saja.. bagaimana denganmu Meg? apa ada saran " ucap Jhon.. Megan hanya mengangguk senang... ia sangat senang akan memiliki ipar yang begitu baik seperti Marsha.
" Megan... selama di London, aku akan membawamu menghadiri semua acara arisan dan kumpul2 para wanita london, kebetulan Emma dan Elena kan tak ada.. sekalian memperkenalkanmu pada teman2 kami, bagaimana Jhon.. kau tak keberatan kan? "
" Aku tak masalah Marsha selama Megan menyukainya... " jawab Jhon, kembali Megan mengangguk setuju. Dinner pun berjalan dengan lancar.. semua merasa senang malam itu kecuali Sean yang masih meradang mendengan nama Draco yang di sebut beberapa kali oleh Jhon.
" Sayangku Emma..sepertinya aku akan lebih ketat mengawasimu, aku tak mau lelaki bajingan itu nanti mendekati dan merayumu " bisik Sean
" Ya terserah padamu saja daddy... lakukan apa yang bisa membuat hatimu tenang... yang penting jangan rusak malam ini.. kasihan uncle Jhon... ia tampak sangat bahagia " ucap Emma
" Jika kau tak mau aku merusak malam ini... sepertinya kita harus izin untuk beristirahat lebih cepat karena besok pagi kita akan berangkat ke Bali " bisik Sean dan mulai mengerayangi Emma.. sebuah cubitan kembali di layangkan Emma
" Sean.. tolong kondisikan tanganmu... ini masih di depan banyak orang!! " ucap Emma kesal..akhirnya Emma pun pamit karena di kucing garong terus saja mengendusnya...
" Sayang.... masih terlalu cepat untuk langsung tidur, bagaimana jika berolahraga malam sebentar ? " ucap Sean lalu membuka kaos tidurnya
" Kurasa percuma juga aku menjawab tidak.. lakukan saja aoa yang kau inginkan kucing garong " sahut Emma pasrah
Dannn... mulailah si kucing garong menggarap sawah Emma, hal yang menurut Sean adalah kegiatan yang paling menyenangkan di muka bumi ini... yaitu bercinta dengan istri tercintanya itu.
" Kau milikku Emma... hanya milikku s... sekarang.. nanti dan selamanya " bisiknya berkali-kali dalam percintaan mereka.
okayyy sampai sini dulu ya
Besok Emma bakalan pulang kampung ke Bali, apakah ia akan bertemu dengan mantan suami dan mertuanya?
See you next eps
Jangan lupa like komen dan Votenya
__ADS_1